• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. PROGRAM MAKMUR PETROKIMIA UNTUK HORTIKULTURA KOMODITAS KENTANG, BAWANG MERAH DAN TOMAT

PROGRAM MAKMUR PETROKIMIA UNTUK HORTIKULTURA KOMODITAS KENTANG, BAWANG MERAH DAN TOMAT

  • 22 Agustus 2023, 12:55 PM
  • Sayur, Budidaya, Agribisnis
  • Admin

Jakarta, hortiindonesia.com 

Petrokimia punya program makmur yang dilatarbelakangi oleh rencana pemerintah mengalihkan subsidi pupuk, harga agroinput non subsidi dianggap mahal oleh petani karena keuangan mereka terbatas, belum terlindunginya dari risiko gagal (tanam, panen, bencana adalam dan sejenisnya, terbatasnya jumlah PPL untuk melaksanakan pendampingan budidaya, ketidakpastian/fluktuasi harga jual komoditas pertanian.

Menurut Eko Suroso , SVP Transformasi Bisnis PT Petrokimia Gresik, program ini merupakan komitmen perusahaan untuk lebih mendekatkan diri kepada konsumen serta memperkenalkan produk-produk retail yang lebih berkualitas kepada petani; mencipatakan suatu ekosistem yang dapat membantu petani dari hulu hingga hilir, sehingga proses budidaya maupun pemasaran hasil pertanian tidak terhambat; pendampingan intensif kepada petani dan budidaya pertanian berkelanjutan serta rantai pasok dan didukung teknologi dengan berbasis triple bottom line (people, planet, profit).

Peranan Petrokima dan anak perusahaan pada program makmur adalah penyedia pupuk berkualitas, pestisida dan benih, kawalan budidaya, uji tanah oleh mobil uji tanah, sosialisasi dan kawalan pengendalian HPT. Tahun 2022 program ini seluas 98.598 ha  ( meningkat 482% dibanding tahun 2022)  dengan jumlah petani 60.307 orang (naik 278%). Komoditas yang diusahakan untuk hortikultura adalah kentang, bawang merah dan dan tomat.

Kenaikan produksi pada demplot kentang paling tinggi kemudian tomat, kemudian bawang merah. Pada tanaman kentang hasil panen rata-rata demplot 13,6 ton/ha sedang petani di sekitar 11 ton/ha.  Ada perbedaan 2 ton/ha (naik 18%). Produksi tertinggi demplot 20,1 ton/ha.


Baca Juga: Membangun Masa Depan Jagung Indonesia: Peluang dan Tantangan dari Hulu ke Hilir

Pada bawang merah hasil panen rata-rata demplot 14,3 ton/ha, petani disekitar 13,88 ton/ha, ada kenaikan 0,42 ton/ha atau hanya naik 3,02% saja. Produksi tertinggi demplot 15,48 ton/ha.

Pada tomat produksi demplot rata-rata 20 ton/ha, petani sekitarnya 18,5 ton/ha, ada kenaikan 1,5 ton/ha (naik 8,1%). Produksi demplot tertinggi 26 ton/ha.

Salah satu layanannya adalah Mobil Uji Tanah (MUT) untuk mendukung peningkatan keberlanjutan dan produksi pangan melalui kawalan analisa tanah dan klinik pertanian berbasis pemupukan berimbang yang bersifat mobile. Fasilitas ini diadakan karena banyak petani yang masik kesulitan mengecek kandungan tanahnya karena tidak memiki alat penguji, sehingga kesulitan dalam memilih jenis pupuk maupun dosis yang akan digunakan.

Ini juga merupakan sarana Petrokimia Gresik membantu pemerintah mengedukasi petani untuk menerapkan pola pemupukan berimbang demi terwujudnya pertanian berkelanjutan.  Dengan alat uji ini penggunaan pupuk oleh petani akan lebih efisien dan produktivitasnya semakin optimal sehingga kesejahteraan petani meningkat.

Ada 30 personil, 15 unit yang tersebar di 15 provinsi yaitu Sumatera Bagian Utara (1 unit);  Sumatera Bagian Selatan 1 unit ; Banten, DKI, Jabar (3 unit); Jateng, DIY (2 unit); Jatim (3 unit); Bali, NTB, NTT ( 2 unit); Kalsel 1 unit; Sulsel ( 1 unit).

 

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 22 Agustus 2023, 12:55 PM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 22 Agustus 2023, 12:55 PM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 22 Agustus 2023, 12:55 PM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 22 Agustus 2023, 12:55 PM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved