• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Likat Kuning Solusi Menangkal Hama di Tanaman Bawang Putih

Likat Kuning Solusi Menangkal Hama di Tanaman Bawang Putih

  • 13 September 2018, 1:44 PM
  • Sayur, Tips & Trik
  • HORTI INDONESIA

Pemerintah menghimbau untuk menggukan likat kuning agar bisa menghindari berbagai hama yang menyerang tanaman bawang putih.

“Perangkap likat kuning terbukti efektif mengurangi penggunaan pestisidadan mampu menangkap hama lebih cepat, murah dan pasti lebih ramah lingkungan,” ujar Direktur Sayuran dan Tanaman Obat, Prihasto Setyanto.

Lebih lanjut, Prihasto menjelaskan, perangkap likat kuning adalah perangkap untuk menangkap serangga yang terbuat dari plastik berwarna kuning yang dilapisi lem.

“Cara membuatnya gampang dan murah, cukup siapkan plastik berwarna kuning ukuran 15 x 21,5 cm yang dilapisi oleh plastik bening dan diolesi dengan lem tikus. Pasang dengan tiang ajir bambu. Satu hektar idealnya dipasang 40 perangkap,” terang Prihasto.

Sehingga, Prihasto menghimbau, agar pengembangan bawang putih, baik melalui APBN, swadaya maupun kerjasama kemitraan dengan importir, dapat mengaplikasikan teknologi sederhana dan tepat guna tersebut.

“Kita tidak mau program menuju swasembada bawang putih gagal akibat pengendalian hama dan penyakit yang asal-asalan atau tidak ramah lingkungan,” ucap Prihasto.

Dihubungi terpisah, Direktur Perlindungan Hortikultura, Sri Wijayanti Yusuf, membenarkan penggunaan likat kuning bisa membantu mengurangi hama dan penggunaan pestisida.


Baca Juga: Belum Banyak yang Tahu, 3 Tanaman Ini Bisa Cegah Dampak Perubahan Iklim

“Setiap spesies serangga hama memiliki ketertarikan yang berbeda terhadap warna perangkap likat. Perangkap likat kuning efektif untuk menurunkan populasi lalat pengorok daun Liriomyza, lalat buah, kutu kebul, kutu daun dan thrips,” tutur Yanti,

Bahkan menurut Yanti, “perangkap likat yang terpasang pada area pertanaman bisa dijadikan sarana monitor populasi serangga hama.”

Terbukti, Kabul, Ketua Kelompok Tani Bawang Putih 'Regek mengakui bahwa dengan menggunakan likat kuning sangat membantu dalam menekan serangan hama.

"Pengalaman kami, penggunaan likat kuning bisa mengurangi penggunaan pestisida 10 hingga 20 persen,” terang Kabul.

 

Sehingga, Kabul menambahkan, dengan likat kuning, para petani bawang putih bisa tahu seberapa tingkat serangan hama khususnya kutu dan serangga. Dari situlah petani bisa mengukur penggunaan pestisida yang wajar. Sehingga penggunaan pestisida tidak  berlebih dan bisa merusak lingkungan.

 

“ Saya janji teknologi ini akan sosialisasikan ke seluruh anggota,” pungkas Kabul. YIN

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 13 September 2018, 1:44 PM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 13 September 2018, 1:44 PM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 13 September 2018, 1:44 PM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 13 September 2018, 1:44 PM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved