• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Perluasan Tanam Bawang Merah Solusi Mendongkrak Pasokan

Perluasan Tanam Bawang Merah Solusi Mendongkrak Pasokan

  • 17 September 2018, 4:26 PM
  • Sayur
  • HORTI INDONESIA

Sumenep – Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman menghimbau jajaranya untuk mengamankan produksi melalui perluasan areal tanam seperti di daerah sentra seperti Brebes, Cirebon, Kendal dan sepanjang pantai utara Jawa tidak.

“Kita terus berupaya menjaga stabilisasi pasokan bawang merah melalui manajemen pola tanam. Caranya dengan mendorong perluasan tanam di daerah-daerah yang bisa tanam saat musim hujan atau off season ,” ujar Direktur Sayuran dan Tanaman Obat, Prihasto Setyanto.

Lebih lanjut menurut Prihasto, bawang merah paling banyak ditanam justru pada saat musim hujan, dengan puncak tanamnya di bulan Januari - Februari. Totalnya mencapai 600 hektar lebih. Kemudian di di sentra utama seperti Brebes baru mulai tanam. Melalui hal tersebut diharapkan petani bisa memperoleh harga yang bagus setiap panennya.

“Kalau daerah yang memiliki karakteristik off seasons seperti Kecamatan Rubaru ini diperluas, saya optimis pasokan dan harga bawang merah nasional akan semakin stabil,” ungkap Prihasto.

Bahkan, Prihasto mengakui bahwa pihaknya juga terus mendorong agar daerah hortikultura seperti di Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep bisa menerapkan budidaya bawang merah yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

“Saya harap petani mulai menerapkan teknologi likat kuning dan feromon exi  secara optimal untuk mengurangi biaya penggunaan pestisida,” harap Prihasto.


Baca Juga: Festival Buah, Cepat & Hemat Cari Varietas Unggulan Baru

Sementara itu, Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Sumenep Habe Hadjat, berkomitmen untuk terus mendampingi petani di wilayahnya, agar produktivitas meningkat. Sebab di setiap daerah memiliki kontur tanah yang berbeda-beda. Salah satunya di Kecamatan Rubaru memang sejak dulu menjadi sentra bawang merah yang meliputi Desa Mandala, Basoka dan Karangnangka.  

“Jadi kontur lahan di sini berlereng sehingga air tidak menggenang saat musim hujan. Intensitas panas matahari juga optimal sehingga menjadikan kawasan tersebut sangat cocok ditanami bawang merah", terang Habe.

Sehingga, Habe mengakui untuk varietas bawang merah yang ditanam petani adalah Rubaru. Pemilihan nama juga diambil dari kawasan tersebut. Bahkan varietas tersebut terbukti tahan hujan dan tidak mudah terserang Fusarium. Produktivitasnya bisa mencapai 8-10 ton per hektar. Saat kabupaten lain produksinya turun di bulan Maret - April, di Sumenep justru terjadi panen raya.

“Tak heran kalau ada yang menyebut Sumenep sebagai penyelamat bawang merah nasional,” beber Habe.

Salah satu petani yaitu Ilyasin.  Petani bawang merah asal Desa Mandala Kecamatan Rubaru ini mengakui selama lebih dari 18 tahun menanam, lebih banyak untungnya dibanding ruginya. Petani ini juga tidak mengalami kesulitan menjual hasil panen bahkan saat musim panen raya sekalipun.

Lebih dari itu, pendapatan dari hasil tanam bawang merah Rubaru minimal 4x lipat dari modal yang kami keluarkan. Misalnya dengan modal Rp 10 juta, kami bisa dapat hasil Rp 40 - Rp 50 juta setiap panen.

“Jadi Saat musim kemarau begini kami tetap nanem bawang merah. Untuk pengairan, kami gunakan teknologi lokal sederhana berupa tandon air dari terpal dengan rangka anyaman bambu. Kami menyebutnya sebagai lumbang. Kemudian kami fokus untuk persiapan benih tanam raya Januari - Februari nanti,”  Pungkas Ilyasin. YIN

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 17 September 2018, 4:26 PM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 17 September 2018, 4:26 PM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 17 September 2018, 4:26 PM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 17 September 2018, 4:26 PM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved