• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Platform INESIK Dikembangkan untuk Perkuat Rantai Pasok Kedelai Nasional

Platform INESIK Dikembangkan untuk Perkuat Rantai Pasok Kedelai Nasional

  • 04 September 2025, 3:36 PM
  • InovTek
  • HORTI INDONESIA

Surabaya, hortiindonesia.com - Situs dan platform bernama Inovasi Pertanian Kedelai Berbasis Model Prediktif dan Teknologi Informasi untuk Mendukung Ekonomi Sirkular atau disingkat INESIK dibangun dan dikembangkan oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Provinsi Jawa Timur (Jatim).

Platform INESIK ini ditujukan untuk memperkuat rantai pasok kedelai nasional, sekaligus menguatkan ekonomi sirkular atau yang berbasiskan masyarakat.

“Model prediktif ini membantu untuk merencanakan strategi dalam mendukung inovasi ekonomi sirkular,” kata Ketua Tim Peneliti, Prof Erma Suryani ST MT PhD.

Menurut alumnus National Taiwan University of Science and Technology ini menjelaskan bahwa pengembangan INESIK ditujukan untuk mendukung ekonomi sirkular dalam inovasi pertanian kedelai. Kedelai pun, kata Emma seperti dikutip Mediaperkebunan.id, Kamis (5/9/2025), dipilih karena perannya yang vital dalam ketahanan pangan.

“Namun demikian, produksi kedelai belum mampu memenuhi kebutuhan nasional yang menyebabkan ketergantungan pada impor cukup tinggi,” jelas Erma.

Selain itu, panen kedelai sangat rentan terhadap iklim, hama, dan penyakit. Penerapan teknologi pertanian pun masih belum optimal sehingga efisiensi produksi belum maksimal. Kondisi ini berdampak pada rendahnya harga jual yang diterima petani.

Guru besar Departemen Sistem Informasi ITS tersebut menerangkan bahwa INESIK hadir untuk menjawab persoalan tersebut. Platform ini memfasilitasi petani, mitra, hingga pemerintah dalam mendukung operasional pertanian kedelai.

“INESIK bertujuan menciptakan keberlanjutan di bidang kedelai melalui inovasi dan teknologi informasi,” ungkap Erma.

Sosialisasi ini dilakukan untuk mempresentasikan hasil penelitian pada mitra yang ikut serta berkolaborasi, yakni Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dipertak).


Baca Juga: Sirih Merah, Tanaman Obat dengan 5 Aktivitas Farmakologi

Selanjutnya, Dinas Peternakan (Disnak) Jawa Timur, serta Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jawa Timur pada Jumat (29/8) lalu. Selain pemaparan hasil,kegiatan turut diwarnai sesi diskusi antara tim peneliti dan para mitra.

Dalam kesempatan tersebut, Erma mengenalkan fitur-fitur unggulan INESIK yang dapat membantu dalam pengelolaan sumber daya kedelai secara efisien.

Melalui situs yang diluncurkan beberapa hari yang lalu, pengguna dapat mengakses informasi penting seputar harga pasar, prediksi cuaca, jejaring pengolahan, hingga layanan pendampingan pertanian kedelai.

Situs ini dilengkapi dengan beragam fitur teknologi informasi, mulai dari dashboard, kalender tanam, informasi varietas kedelai, layanan pendampingan yang mencakup seluruh tahap budidaya, serta sistem prediksi supply dan demand berbasis model prediktif.

“Model prediktif ini membantu untuk merencanakan strategi dalam mendukung inovasi ekonomi sirkular,” jelas alumnus National Taiwan University of Science and Technology tersebut.

Adapun, terdapat fitur-fitur yang interaktif, seperti kalkulator ekonomi sirkular yang dirancang untuk menghitung potensi ekonomi dan prediksi keuntungan serta efisiensi.

Dalam sistem INESIK juga tersedia menu forum daring yang diharapkan dapat menjadi wadah komunikasi antara petani, pelaku industri, akademisi, dan pembuat kebijakan.

Penelitian ini sesuai dengan komitmen ITS akan mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), terlebih poin ke-12, yakni Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.

Erma pun mengharapkan INESIK dapat menjadi fasilitas bagi petani maupun pelaku bisnis ataupun mitra dalam mewujudkan keberlanjutan pertanian kedelai.

“Saya berharap penelitian ini dapat dimanfaatkan oleh berbagai pihak,” tutupnya optimis.

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 04 September 2025, 3:36 PM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 04 September 2025, 3:36 PM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 04 September 2025, 3:36 PM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 04 September 2025, 3:36 PM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved