• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. UNTUK HORTIKULTURA, HANYA PETANI CABAI, BAWANG DAN KENTANG YANG DAPAT PUPUK SUBSIDI

UNTUK HORTIKULTURA, HANYA PETANI CABAI, BAWANG DAN KENTANG YANG DAPAT PUPUK SUBSIDI

  • 02 November 2021, 1:59 PM
  • Sayur, Kilas
  • Admin

Jakarta, Hortiindonesia.com

Petani hortikultura yang berhak mendapatkan alokasi pupuk subsidi adalah petani cabai, kentang, bawang merah dan bawang putih. Luasan maksimal yang bisa diberikan adalah 1 ha. Direktur Pupuk dan Pestisida , Ditjen Sarana dan Prasarana Pertanian,  Muhammad Hatta menyatakan hal ini.

Pupuk subsidi ini didistribusikan dengan NIK (Nomor Induk Kependudukan), by name by adress. Hal ini penting agar semua kebutuhan warga terpenuhi.  Kebutuhan pupuk by name by adress ini diajukan dalam e-RDKK dan dilakukan validasi yang panjang dan bertahap. Karena itu datanya 94% valid.

Penyaluran diperbaiki dengan percepatan implementasi kartu tani, meningkatkan infrastruktur dan tenaga pendukung penerapan transaksi online di kecamatan.  Mengusulkan revisi Permendag nomor 15 tahun 2013 terkait peran Kementerian/dinas pertanian dalam menetapkan penyalur.

Pupuk yang disubsidi adalah urea dan NPK. NPK direformulasi dari semula 15-15-15 menjadi 15-10-12. Formulasi baru ini mendekati atau sesuai dengan kondisi tanah dan tanaman.  Juga dapat meminimalkan kelebihan dan kekurangan salah satu atau dua unsur hara P dan K yang bahan bakunya masih impor dan harganya mahal.

Ria Mardiana, dari Pusat Studi Agraria IPB University menyatakan data tahun 2013 rata-rata petani hortikultura lahannya sempit. Petani cabai rawit rata-rata 0,13 ha/KK, cabai besar 0,38 ha, bawang merah 0,26 ha, kentang 0,48 ha.


Baca Juga: DPO Modoinding Picu Animo Pelanggan Pasar Swalayan

Sedang petani buah semusim melon 0,31 ha, semangka 0,41 ha, strwrberry 0,13 ha. Sedang tanaman hias krisan 0,3, melati 0,2, mawar 0,09. Sedang petani biofarmaka 0,05  ha.

Didin Nurdin, Ketua Kelompok Tani Cempaka Wangi, Kecamatan Campaka Kabupaten Cianjur menyatakan kelompok taninya yang beranggotakan 22 orang dan berlahan sempit mendapat alokasi pupuk subsidi. Sebagian besar menanam cabe, jagung dan jahe.

Didin yang merupakan petani cabai menyatakan naik turunnya harga cabai merupakan hal yang biasa. Dari 12 kali panen 4 kali  ketika harga sedang tinggi sehingga untung besar dan 8 kali ketika harga rendah sehingga rugi tetapi keuntungan 4 kali panen bisa menutupi kerugian 8 kali panen.

Riyadi, pengusaha mesin tekstil yang terjun ke agribinsis cabai menyatakan tantatangan yang dihadapi luar biasa besar. Ketika menanam pupuk non subisidi langka dan mahal. Panen harga ditekan pengepul sehingga petani pasti rugi.

Kendala pemasaran disiasati dengan menjual langsung ke konsumen. Dari kebun di Pangelengan di jual di garasi rumah di Bandung. Dengan jaringan pertemanan yang luas juga lewat medsos pemasaran tidak terkendala.

 

 

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 02 November 2021, 1:59 PM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 02 November 2021, 1:59 PM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 02 November 2021, 1:59 PM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 02 November 2021, 1:59 PM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved