• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Wamentan dalam Nusantara Livestock & Poultry Expo 2025 Bicara Soal GPS yang Masih Impor

Wamentan dalam Nusantara Livestock & Poultry Expo 2025 Bicara Soal GPS yang Masih Impor

  • 06 November 2025, 9:47 PM
  • InovTek
  • Nabila Sahma Libriyanti

Tangerang, hortiindonesia.com - Nusantara Livestock & Poultry (NLP) Expo 2025 hadir secara perdana pada hari Kamis (06/11/2025) di ICE BSD City Tangerang. Usung Tema "Shaping a Resilient Food Estate for Indonesia”, NLP Expo yang diadakan pada 6-9 November 2025 dirancang untuk menjadi sebuah sarana kolaboratif bagi pelaku indsutri peternakan dan perunggasan.

Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono B. ENG., M.M, MBA hadir dalam opening ceremony memberikan sambutan. Dalam sambutannya, Sudaryono mengatakan bahwa pemerintah harus menjadi bagian penting dalam pemecahan masalah, misalnya mengenai grand parent stock (GPS) atau bibit induk ayam pedaging yang masih impor.

"Negara harus membantu GPS lokal, tidak bisa hanya mengandalkan trial & error. Kalau bisa diberi tahu bagaiman cara menciptakan GPS dengan kualitas yang maju," tegas Sudaryono.

Turut hadir membuka acara, Achmad Dawami selaku Ketua Umum Gabungan Perusahaan Pembibitan Unggas (GPPU) menyampaikan pentingnya acara NLP Expo 2025 di tengah tantangan yang tengah dihadapi sektor perunggasan.

"Di tengah fluktuasi harga pakan, iklim, dan ketidakpastian pasar, sektor Indonesia telah menunjukan ketahanan dan kapasitas yang luar biasa. Lebih dari 65% protein yang dikonsumsi Indonesia berasal dari unggas," terang Achmad Dawami.


Baca Juga: Ditjen Hortikultura Percepat Perbaikan Layanan PPID

Ketua Umum Gabungan Perusahaan Makanan Ternak (GPMT), Desianto dalam sambutannya pun menantikan peluang-peluang yang akan datang di tengah banyaknya tantangan. "GPM percaya ahwa penguatan sektor ini tidak bisa sendiri-sendiri tetapi harus berjalan bersama tumbuh, tangguh, adaptif, dan berdaya saing ditingkat global," ujarnya.

NLP Expo 2025 menghadirkan sejumlah brand yang berkontribusi dalam bidang peternakan Indonesia, diantaranya Chickin, AGRIFAM, Biochem, nusaQu, WINCAHAYA, SYARIFTECH, dan masih banyak lagi.

Tak hanya pameran, acara ini juga menghadirkan Nusantara Food Summit, kolaborasi bersama Narasi dengan tema "Food Security 2.0: Mewujudkan Kemandirian Pangan" yang terdiri dari dua sesi.

Sesi pertama diisi oleh Ibu Jatu Barmawanti, Founder AYO Community, dengan menghadirkan sejumlah narasumber inspiratif, antara lain Ibu Ir. Maria Nunik Sumartini dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH), Ibu Febby perwakilan dari BULOG, serta Bapak Tubagus Syailendra, CEO & Co-Founder Chickin Indonesia. Para pembicara membahas pentingnya inovasi dan sinergi lintas sektor dalam memperkuat rantai pasok pangan Indonesia.

Sementara sesi kedua diisi dengan H. Yandri Susanto, S.Pt., M.Pd. selaku Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Ibu Widiastuti, S.E., M.Si. selaku Deputi Bidang Koordinasi Usaha Pangan dan Pertanian Kemenko Perekonomian, Bapak Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M.Si. selaku Rektor IPB University, serta Ibu Dian Novita Ketua Umum Perempuan Tani HKTI. Dalam sesi ini, para narasumber membahas strategi dan kebijakan menuju ketahanan pangan yang berkelanjutan di Indonesia.

Rafidi Iqra Muhammad selaku Direktur PT. Debindo Global Expo berharap acara ini dapat menjadi jembatan dalam mewujudkan kapasitas ketahanan pangan bagi bidang pertanian dan peternakan. "Ujungnya kami berharap akan kenaikan pertumbuhan ekonomi Indonesia secara menyeluruah," ujar Rafidi.

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 06 November 2025, 9:47 PM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 06 November 2025, 9:47 PM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 06 November 2025, 9:47 PM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 06 November 2025, 9:47 PM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved