• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Akhirnya Tembus China! Durian Beku RI Jadi Andalan Baru Ekspor

Akhirnya Tembus China! Durian Beku RI Jadi Andalan Baru Ekspor

  • 26 Januari 2026, 10:19 AM
  • Buah
  • Adhita Diansyavira

Hortiindonesia.com - Indonesia menorehkan pencapaian baru dalam penguatan ekspor hortikultura. Pada awal Januari 2026, untuk pertama kalinya durian beku asal Indonesia resmi menembus pasar Tiongkok setelah tiba di Pelabuhan Qinzhou, Guangxi. Keberhasilan ini menjadi sinyal bahwa Indonesia makin serius memperkuat posisi sebagai pemasok produk pertanian bernilai tambah di pasar internasional.

Pengiriman perdana tersebut mencakup 23 ton durian beku produksi perusahaan dari Sulawesi Tengah. Total nilai transaksinya mencapai USD 123,84 ribu atau setara sekitar Rp2,08 miliar. Proses ekspor ini turut didukung oleh Kementerian Perdagangan RI bersama Kedutaan Besar RI di Beijing, khususnya melalui peran Atase Perdagangan RI yang membantu mempertemukan pelaku usaha Indonesia dengan mitra bisnis di Tiongkok.

Atase Perdagangan RI Beijing, Budi Hansyah, menyampaikan bahwa masuknya durian beku Indonesia ke Tiongkok menjadi bukti pengakuan terhadap kualitas produk hortikultura nasional. Ia menjelaskan, produk tersebut dinilai sudah memenuhi seluruh syarat teknis yang ditetapkan otoritas setempat, mulai dari aspek keamanan pangan, kesehatan tumbuhan, hingga standar mutu.

Menurutnya, ekspor langsung ini memperlihatkan bahwa produk hortikultura Indonesia mampu bersaing di pasar dunia karena berhasil memenuhi ketentuan yang ditetapkan pemerintah Tiongkok. Ia juga menambahkan bahwa proses pengiriman telah melewati persetujuan Badan Karantina RI, serta pengawasan kepabeanan dan karantina di Tiongkok. Hal tersebut memperkuat kredibilitas sistem jaminan mutu dan karantina pertanian Indonesia di mata mitra dagang global.

Durian beku yang masuk ke pasar Tiongkok tidak hanya disasar untuk konsumsi langsung, tetapi juga untuk diolah menjadi berbagai produk turunan bernilai tambah, seperti daging durian beku, durian kering, durian kering beku, hingga pasta durian. Produk-produk ini akan disalurkan ke berbagai wilayah di Tiongkok yang dikenal memiliki permintaan durian yang tinggi.


Baca Juga: Terus Semangat Kembangkan Pertanian, Komisi IV DPR RI Apresiasi Petani Banyuasin

Melihat peluang tersebut, Kemendag mendorong pelaku usaha dalam negeri agar tidak hanya mengekspor komoditas mentah, tetapi juga memperluas ekspor produk olahan. Strategi ini dinilai penting untuk meningkatkan nilai jual ekspor sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di tengah persaingan kawasan.

Direktur PT Amerta Nadi Agro Cemerlang, I Putu Agus Candranata, turut mengapresiasi dukungan pemerintah yang telah mendampingi proses ekspor, mulai dari penyediaan informasi pasar hingga memfasilitasi pengurusan dokumen yang dibutuhkan. Ia menilai pendampingan tersebut berperan besar dalam kelancaran ekspor perdana durian beku ini.

Pemilihan Pelabuhan Qinzhou juga dinilai strategis karena merupakan salah satu pusat logistik utama perdagangan buah antara Tiongkok dan ASEAN. Pelabuhan ini ditopang layanan kepabeanan yang cepat, kawasan berikat, serta jaringan distribusi laut dan kereta barang yang dapat menjangkau wilayah pedalaman Tiongkok.

Budi menambahkan, penguatan jalur ekspor melalui Qinzhou bukan hanya mempercepat distribusi produk hortikultura Indonesia, tetapi juga membuka peluang perluasan pasar ke berbagai kawasan potensial di Tiongkok. Apalagi dengan beroperasinya proyek Terusan Pinglu pada 2026, biaya logistik produk pertanian Indonesia diperkirakan dapat turun hingga 30 persen.

Capaian ini juga sejalan dengan tren meningkatnya aktivitas perdagangan Indonesia–Tiongkok. Sepanjang Januari hingga November 2025, nilai perdagangan kedua negara tercatat mencapai USD 138,34 miliar atau tumbuh 12,52 persen dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya. Sementara itu, ekspor Indonesia ke Tiongkok pada periode tersebut mencapai USD 60,30 miliar.

Dengan terbukanya akses ekspor durian beku ke Tiongkok, Indonesia dinilai semakin siap memaksimalkan sektor hortikultura sebagai sumber pertumbuhan ekspor baru. Langkah ini sekaligus menunjukkan strategi pemerintah dalam memperkuat daya saing produk pertanian nasional melalui peningkatan kualitas, kepastian standar, dan pengembangan produk bernilai tambah agar semakin kompetitif di pasar global.

Sumber : Humas Kemendag

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 26 Januari 2026, 10:19 AM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 26 Januari 2026, 10:19 AM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 26 Januari 2026, 10:19 AM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 26 Januari 2026, 10:19 AM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved