• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Antisipasi Musim Kemarau, Kementan Percepat Fasilitasi Bantuan Pompanisasi dan Pipanisasi di Jawa Tengah

Antisipasi Musim Kemarau, Kementan Percepat Fasilitasi Bantuan Pompanisasi dan Pipanisasi di Jawa Tengah

  • 22 April 2022, 1:50 PM
  • Kilas
  • HORTI INDONESIA

Jakarta, hortiindonesia.com - Pengaman produksi dan stok bangan pangan pokok/strategis menjadi perhatian penuh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) di tengah kondisi iklim yang tidak menentu saat ini. Mentan SYL meminta kepada seluruh jajarannya agar meningkatkan upaya khusus berupa langkah adaptasi dan mitigasi dampak perubahan iklim.

Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto menindaklanjuti arahan tersebut melalui fasilitasi sarana dan prasarana dampak perubahan iklim sebagai langkah mitigasi pengamanan produksi komoditas hortikultura strategis hadapi musim kemarau.

"Kami sudah menyiapkan anggaran untuk bantuan dampak perubahan iklim (DPI) dari pompa air sampai teknologi hemat air yang sesuai dengan kebutuhan wilayah setempat untuk antisipasi musim kemarau,” terang Prihasto.

Plh. Direktur Perlindungan Hortikultura, Inti Pertiwi Nashwari mengungkapkan bahwa tahun 2022, Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian telah mengalokasikan bantuan sarana prasarana dampak perubahan iklim sebanyak 210 ha.

“Harapannya dengan bantuan ini, pada saat kondisi off season produksi bawang merah dan aneka cabai tetap terjaga,” ungkap Inti.

Inti juga menambahkan, Direktorat Perlindungan Hortikultura bersama BPTPH 33 Provinsi dan POPT yang tersebar di lapang akan aktif turut serta mengawal langkah antisipasi perubahan iklim.


Baca Juga: Produksi Jagung Pipilan Kering Aceh 2024 Anjlok 21,27%, Ini Penyebabnya

Kepala BPTPH Prov Jawa Tengah, Herawati menyampaikan bahwa alokasi bantuan DPI pada tahun 2022 dari Ditjen Hortikultura meliputi 8 Kabupaten, yaitu Klaten, Brebes, Kendal, Rembang, Magelang, Demak, Banyumas dan Kebumen. Fasilitasi bantuan menyesuaikan dengan kebutuhan kelompok, di antaranya adalah pompanisasi, pipanisasi, tandom serta sumur bor sederhana.

"Target kami minggu ini, bantuan sudah tersalurkan sampai ke kelompok untuk selanjutnya dimanfaatkan kelompok tani dalam rangka mengantisipasi musim kemarau di lapangan,” ujar Herawati.

Dalam rangka mengawal fasilitasi sarana DPI, Koordinator Dampak Perubahan Iklim dan Bencana Alam, M. Agung Sunusi bergerak bersama POPT untuk turun langsung ke Provinsi Jawa Tengah. Agung menyatakan bahwa distribusi fasilitasi DPI sudah hampir selesai sebelum musim kemarau tiba, terutama untuk lokasi Kabupaten Magelang dan Kebumen yang merupakan salah satu penyangga pasokan cabai wilayah Jawa-Bali.


Agung menambahkan, berdasarkan data prediksi BMKG untuk tiga bulan ke depan beberapa sentra produksi cabai dan bawang merah kondisi aman banjir dan kekeringan, dengan curah hujan rata-rata pada kisaran 115 mm/bulan - 270 mm/bulan. Namun, mulai Juli beberapa sentra bawang merah di Kabupaten Pati dan Demak perlu waspada kekeringan, sedangkan sentra aneka cabai kondisi aman.

“Dengan kondisi ini maka perlu dilakukan langkah percepatan realisasi fasilitasi DPI di sentra utama penyangga komoditas strategis Hortikultura,” terang Agung.

Kelompok Tani Krajan di Mirit, Kebumen, Jawa Tengah merupakan salah satu poktan penerima bantuan fasilitasi DPI yang mengembangkan tumpang sari komoditas cabai rawit merah dan semangka. Ketua Poktan Krajan, Taat Budiarto mengungkapkan bahwa selama ini permasalahan utama di wilayah binaannya adalah ketersediaan air dan sumur bor untuk selanjutnya dialirkan dengan pompa.

"Alhamdulillah, tahun 2022 ini kami mendapatkan bantuan pompa air lengkap dengan pipa air dari Ditjen Hortikultura Kementerian Pertanian. Dengan bantuan tersebut, kelompok kami akan memaksimalkan pertanaman terutama pada kondisi off season untuk menghadapi natal dan tahun baru. Terima kasih atas bantuannya,” tutup Taat.

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 22 April 2022, 1:50 PM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 22 April 2022, 1:50 PM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 22 April 2022, 1:50 PM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 22 April 2022, 1:50 PM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved