• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Berry: Buah Pelindung Radikal Bebas di Saat Covid-19

Berry: Buah Pelindung Radikal Bebas di Saat Covid-19

  • 28 April 2020, 4:30 PM
  • Buah, Khasiat

TAHUKAH Anda mengapa buah yang berakhiran kata berry lebih istimewa daripada buah lainnya, dalam segi harga maupun gengsi? Dalam NewsWeek Juni 2006, Don Sturn, pemilik Berry Farm, Portland, Amerika Serikat menyatakan kewalahan memenuhi permintaan semua jenis produk berry: strawberry, raspberry, blueberry, dan blackberry, ketika ahli biologi Gary Stoner dari Ohio State University memublikasikan hasil penelitiannya bahwa berry dapat mengurangi risiko tumor kolon 60-80 persen pada tikus percobaannya.

Percobaan Stoner terus dilakukan hingga saat ini. Yang menjadi objek bukan lagi tikus, tetapi manusia. Kekuatan berry untuk meng-atasi kanker bukan merupakan hal yang baru. Hampir 50 tahun lamanya berbagai riset ilmiah menunjukkan bahwa berry merupakan makanan yang bermanfaat bagi kesehatan. Saat ini penelitian terbaru ditujukan pada kemampuan berry dalam mencegah serangan jantung dan penurunan kinerja otak.

Pernahkan Anda berpikir bahwa berry sebagai pil antioksidan? Dengan berry Anda tidak perlu lagi pergi ke apotik untuk membeli pil antioksidan. Antioksidan adalah suatu molekul yang dalam jumlah relatif sedikit dapat mencegah proses oksidasi. Dalam dunia biologi, antioksidan adalah semua senyawa yang dapat meredam radikal bebas (suatu molekul yang mempunyai satu atau lebih elektron yang tidak berpasangan dalam orbital luarnya), termasuk enzim-enzim dan protein pengikat logam. Atau dengan kata lain, antioksidan adalah senyawa-senyawa yang mampu menghilangkan, membersihkan, menahan pembentukan, atau meniadakan efek oksigen reaktif

“Dahulu saya menganjurkan mengonsumsi berry karena kandungan vitamin C, potassium (Na), serat, dan asam folat. Tetapi, hari ini saya me-nemukan kandungan antioksidan yang begitu banyak di dalam berry, ” ujar Prof. Ronald Wrolstad, ahli gizi dan makanan dari Oregon State University, AS. Beberapa tahun yang lalu, para peneliti dari Tufts mengukur level antioksidan dari 50 jenis buah dan sayuran, dan yang tertinggi adalah berbagai jenis buah berry.

Tinggi rendahnya antioksidan pada berry dapat dilihat pada pekat atau tidaknya pigmen anthosianin yang terdapat pada berry, merah, ungu dan biru. Berry yang pekat berarti mengandung pigmen yang kuat untuk melindungi tubuh dari radikal bebas. Pada bulan April 2006, David Bell dari Indiana University School of Medicine, melaporkan bahwa ekstrak blueberry melindungi arteri jantung dari serangan radikal bebas.


Baca Juga: MENGENAL ISTA RULES DALAM PENGUJIAN MUTU BENIH

“Tidak ada kekuatan yang sekuat blueberry berry dalam melindungi otak,” ujar James Joseph, ahli penyakit saraf dalam bukunya yang berjudul “The Color Code,” buku ini membahas tentang manfaat memakan makanan berwarna alami. Pada suatu rangkaian uji coba, Joseph menempatkan tikus dalam wadah yang me-ngandung 100 persen oksigen untuk menyerupai kerusakan oksidatif otak yang disebabkan proses penuaan. Hasilnya, tikus yang diberi makan blueberry sama sekali tidak menunjukkan kerusakan otak. “Saya sebut blueberry sebagai brain berry,” ujar Joseph.

Strawberry dan raspberry dapat membantu menghambat kinerja karsinogen (pemicu timbulnya sel kanker). Lyndon Larcom, ahli mikrobiologi dari Clemson University melakukan serangkaian uji coba yang hasilnya mengindikasikan bahwa strawberry dan raspberry dapat menghambat karsinogen dalam dua level yaitu menghambat kerja karsinogen dan mengaktifkan proses metabolisme tubuh.

Berapa jumlah berry yang dibutuhkan tubuh? Tidak ada yang tahu pasti. Tetapi, National Cancer Institute mengampanyekan “Savor the Spectrum” yang mengajak rakyat Amerika untuk mengonsumsi buah-buahan dan sa-yuran dari beberapa kelompok warna: merah, kuning, hijau, biru, dan ungu. USDA Food Guide Pyramid merekomendasikan untuk mengonsumsi 5 sampai 6 jenis produk buah-buahan atau sayuran yang berbeda warna setiap harinya.*** 

Dadang Gusyana, S.Si, MP

Member Amrican Society of Agromony

 

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 28 April 2020, 4:30 PM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 28 April 2020, 4:30 PM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 28 April 2020, 4:30 PM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 28 April 2020, 4:30 PM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved