• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Budidaya Jamur Punya Potensi Ekspor Tinggi, Permintaan Terus Meningkat

Budidaya Jamur Punya Potensi Ekspor Tinggi, Permintaan Terus Meningkat

  • 26 Juli 2020, 5:42 PM
  • Kilas
  • HORTI INDONESIA

Jamur merupakan salah satu komoditas hortikultura yang mengandung protein baik. USDA merilis dalam setiap 100 gram jamur terdapat 3,1 gram protein. Rasanya juga lezat  dan baik untuk kesehatan tubuh. Jamur juga diyakini dapat meredakan kanker, pencegah HIV dan sederet manfaat penangkal penyakit lainnya.

Potensi produksi jamur dinilai sangat besar dan dapat menciptakan peluang bisnis. Budidayanya juga mudah dilakukan bahkan dengan metode tanam ramah lingkungan jelas sangat bagus bagi kesehatan tubuh.

Sekretaris Direktorat Jenderal Hortikultura, Retno Sri Hartati Mulyandari dalam keterangannya, Minggu (26/7) mendorong para petani jamur untuk meningkatkan produksinya.
“Sayangnya, saat ini konsumsi jamur di Indonesia saat ini masih sangat rendah yakni 0,18 kg per kapita per tahun. Produksi jamur pada 2019 juga tercatat sebanyak 33.163 ton. Potensi pasar luar negeri yang konsumsi jamurnya tinggi antara lain Perancis, Jerman, Rusia, USA, Timur Tengah, Korea, China Jepang. Budidaya jamur sangat mudah dan tidak perlu area yang luas. Sehingga kita bisa terus meningkatkan produksi,” ujar Retno.

Retno juga meyakini, melalui peningkatan produksi secara mandiri dan modern, pertanian Indonesia dengan sendirinya akan maju.

“Ditjen Hortikultura mendorong komoditas hortikultura termasuk komoditas jamur agar semakin berdaya saing dan ramah lingkungan sehingga mampu menyejahterakan petani secara berkelanjutan,” lanjut Retno.

Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Tommy Nugraha mengakui produksi jamur di Indonesia masih rendah dibanding dengan negara lain. Hal ini menuntut masyarakat di bidang perjamuran untuk lebih giat lagi mempromosikan, mensosialisasikan konsumsi jamur dan bermanfaat bagi hidup.

“Tahun 2007 lalu Indonesia pernah masuk lima besar negara pengekspor. Bahkan selama pandemi ini produsen jamur di Brebes mampu mengekspor 20 kontainer untuk sebulan dengan nilai transaksi sebesar USD 750 ribu,” papar Tommy.

Tommy menyebutkan, Menteri Pertanian SYL memberikan tantangan untuk menaikkan ekspor tiga kali lipat komoditas pertanian (GraTiEks) termasuk jamur.

“Kementerian Pertanian juga mengajak kepada ibu-ibu di seluruh tanah air untuk sama-sama mengembangkan jamur karena nilai jamur itu makin lama makin tinggi.”


Baca Juga: Industri Pengolahan Bawang Merah Harus Disegerakan

Penelitian LIPI

Peneliti Jamur (LIPI), Iwan Saskiawan mengatakan jamur memiliki keunggulan dalam budidaya dan berpotensi tinggi dalam peningkatan produksi nasional.

“Keunggulan budidaya jamur ini, kita menggunakan limbah tetapi tidak menghasilkan limbah. Limbah yang kita gunakan misalnya dari jerami padi, serbuk gergaji kemudian limbah tekstil kapas dan lainnya. Perputaran uang dalam bisnis jamur cukup cepat. Dalam sebulan jamur merang sudah panen dan dijual,” jelas Iwan.

Iwan menambahkan, di tengah merosotnya perekonomian saat ini dan banyak terjadi PHK, budidaya jamur layak dijadikan peluang bisnis. Hal yang perlu dikuasai hanyalah tentang tehnik dasar budidaya jamur, termasuk pembibitan.

Bisnis Jamur di Mata Petani

Pengusaha Jamur Tiram CV AAC, Triono Untung Piryadi mengatakan budidaya jamur mudah untuk dikembang, terlebih cukupnya lahan di Indonesia. Dirinya bahkan menyajikan sejumlah teknis dasar budidaya yang penting diketahui oleh pemula. Mulai dari penyiapan baglog dan bahan baku media tanam, tehnik penaburan bibit, inkubasi, pemeliharaan kubung hingga proses panen.

“Usaha jamur itu mudah dan disesuaikan saja dengan iklim. Dilihat dari jumlah penduduk, pangsa pasar Indonesia luar biasa. Daya terima masyarakat dari tahun ke tahun meningkat,” papar Triono.

Salah satu kelompok tani asal Subang, Jembar Jamur mengatakan bahwa para petani jamur hingga saat ini bersemangat untuk menanam. Hanya saja terkadang  petani terkendala permodalan.

“Menanam jamur itu mudah. Bisnis jamur memberikan lapangan pekerjaan sehingga bisa mengurangi pengangguran di desa. Kami juga mengajak pelaku usaha terjun dalam permodalan karena banyak petani yang mau menanam namun memiliki keterbatasan modal,” terang Ketua Kelompok Jembar Jamur, Wahyudin.

Wahyudin juga meminta dukungan pemerintah untuk meningkatkan produksi jamur dengan pendampingan dan bantuan teknologi pasca panen. Dirinya meyakini, dengan simbosis mutualisme antara petani, pemerintah dan pelaku usaha, bisnis jamur bisa melonjak tinggi.

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 26 Juli 2020, 5:42 PM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 26 Juli 2020, 5:42 PM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 26 Juli 2020, 5:42 PM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 26 Juli 2020, 5:42 PM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved