• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Cara Efektif Merawat Mangga Arumanis: Panen Lebat Sepanjang Tahun

Cara Efektif Merawat Mangga Arumanis: Panen Lebat Sepanjang Tahun

  • 08 Maret 2025, 9:24 AM
  • Buah, Tips & Trik
  • Adhita Diansyavira

Hortiindonesia.com - Mangga Arumanis merupakan salah satu varietas mangga unggulan di Indonesia yang memiliki cita rasa manis, aroma khas, serta daging buah yang tebal dan sedikit berserat.

Tahukan Sobat Horti, agar mangga Arumanis dapat berbuah lebat sepanjang tahun, diperlukan perawatan yang tepat dan konsisten. Pada artikel ini Sobat Horti akan mengulik cara efektif merawat mangga Arumanis, mulai dari pemilihan bibit hingga teknik pemupukan dan pengendalian hama, silahkan disimak, ya!

1. Memilih Bibit Berkualitas

Langkah pertama dalam budidaya mangga Arumanis adalah memilih bibit yang berkualitas. Bibit yang baik memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Berasal dari pohon induk yang produktif dan bebas penyakit.

  • Memiliki batang yang lurus dan kokoh.

  • Daun berwarna hijau segar tanpa bercak kuning atau hitam.

  • Akar kuat dan sehat, tidak busuk atau kering.

  • Tinggi bibit minimal 50 cm jika berasal dari cangkok atau okulasi.

Sebaiknya pilih bibit hasil okulasi atau cangkok karena lebih cepat berbuah dibandingkan bibit dari biji.

2. Menanam di Lokasi yang Tepat

Mangga Arumanis membutuhkan kondisi lingkungan yang ideal untuk tumbuh subur dan berbuah maksimal. Beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam pemilihan lokasi tanam:

  • Tanah: Mangga Arumanis tumbuh baik pada tanah yang subur, gembur, dan memiliki drainase baik. pH tanah ideal berkisar antara 5,5-7,5.

  • Iklim: Memerlukan sinar matahari penuh sepanjang hari, minimal 6-8 jam per hari.

  • Ketinggian Tempat: Tumbuh optimal di daerah dengan ketinggian 0-500 mdpl.

  • Jarak Tanam: Jarak ideal antar pohon sekitar 8-10 meter agar tidak terjadi persaingan dalam penyerapan nutrisi dan sinar matahari.

3. Penyiraman yang Tepat

Penyiraman merupakan faktor penting dalam merawat mangga Arumanis. Berikut panduan penyiraman yang tepat:

  • Pada musim kemarau, siram pohon 2-3 kali seminggu agar tanah tetap lembab.

  • Saat musim hujan, kurangi frekuensi penyiraman untuk menghindari pembusukan akar.

  • Pastikan air tidak menggenang di sekitar pangkal pohon untuk mencegah penyakit akar.

  • Untuk tanaman muda, gunakan mulsa atau serasah kering di sekitar batang untuk mempertahankan kelembaban tanah.

4. Pemupukan yang Teratur

Agar pohon mangga Arumanis tumbuh subur dan berbuah lebat, pemupukan harus dilakukan secara teratur dengan jenis pupuk yang sesuai:

  • Usia 0-1 tahun: Gunakan pupuk NPK dengan kandungan nitrogen tinggi untuk merangsang pertumbuhan daun dan batang.

  • Usia 1-3 tahun: Tambahkan pupuk fosfor dan kalium untuk memperkuat akar dan batang.

  • Usia 3 tahun ke atas: Berikan pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang sebanyak 20-30 kg per pohon setiap 6 bulan.

  • Saat fase berbunga dan berbuah, gunakan pupuk KNO3 dan ZK untuk mempercepat pembentukan buah.


  • Baca Juga: Mata Sehat dengan Wortel: Mitos atau Fakta?

5. Pemangkasan Rutin

Pemangkasan bertujuan untuk memperbaiki struktur pohon, meningkatkan sirkulasi udara, serta merangsang pembentukan tunas dan bunga. Jenis pemangkasan yang perlu dilakukan:

  • Pemangkasan Bentuk: Dilakukan pada pohon muda untuk membentuk tajuk yang seimbang.

  • Pemangkasan Pemeliharaan: Memotong cabang yang kering, sakit, atau terlalu rimbun agar sinar matahari dapat masuk ke seluruh bagian pohon.

  • Pemangkasan Produksi: Mengurangi jumlah tunas vegetatif agar lebih banyak tunas generatif (bunga dan buah) yang terbentuk.

6. Penyerbukan dan Pembungkusan Buah

Untuk meningkatkan hasil panen, penyerbukan dapat dibantu secara manual dengan menyapukan kuas kecil pada bunga. Selain itu, pembungkusan buah juga penting untuk melindungi dari hama dan cuaca ekstrem:

  • Gunakan plastik berlubang atau kertas semen untuk membungkus buah yang mulai membesar.

  • Pembungkusan dilakukan saat buah berukuran sekitar 5-7 cm untuk mencegah serangan lalat buah.

7. Pengendalian Hama dan Penyakit

Beberapa hama dan penyakit yang sering menyerang mangga Arumanis adalah:

  • Lalat Buah: Gunakan perangkap feromon atau insektisida nabati.

  • Kutu Putih: Semprotkan larutan sabun cair dan minyak neem.

  • Antraknosa: Penyakit jamur yang menyebabkan bercak hitam pada daun dan buah. Gunakan fungisida berbahan aktif mankozeb atau kapur pertanian.

  • Busuk Batang: Dipicu oleh jamur dan bakteri. Potong bagian yang terinfeksi dan aplikasikan fungisida.

8. Teknik Pemicu Pembungaan

Agar mangga Arumanis berbuah sepanjang tahun, pemicu pembungaan perlu dilakukan dengan metode berikut:

  • Stress Air: Mengurangi penyiraman selama 1-2 bulan untuk merangsang pembentukan bunga.

  • Pemangkasan Tunas Vegetatif: Mengurangi cabang muda yang tidak produktif agar energi pohon difokuskan pada pembungaan.

  • Aplikasi Pupuk KNO3: Semprotkan pupuk KNO3 2% saat tanaman memasuki fase generatif.

9. Panen dan Pascapanen

Mangga Arumanis siap dipanen setelah 90-120 hari sejak bunga mekar. Ciri-ciri mangga yang siap panen antara lain:

  • Kulit buah berubah dari hijau pekat menjadi hijau kekuningan.

  • Aroma manis mulai tercium dari tangkai buah.

  • Getah berkurang dan buah terasa lebih padat saat diketuk.

Setelah dipanen, buah mangga sebaiknya disimpan di tempat sejuk dan kering agar daya simpannya lebih lama. Hindari menumpuk buah terlalu banyak untuk mencegah kerusakan akibat tekanan.

Merawat mangga Arumanis agar berbuah lebat sepanjang tahun memerlukan perawatan intensif, mulai dari pemilihan bibit unggul, pemupukan yang tepat, hingga pengendalian hama dan penyakit.

Dengan teknik yang benar, petani atau pekebun dapat menikmati hasil panen yang maksimal dan kualitas buah yang optimal. Dengan perawatan yang rutin dan konsisten, mangga Arumanis tidak hanya menjadi tanaman produktif tetapi juga memiliki nilai ekonomi tinggi di pasaran. Selamat mencoba, Sobat Horti!

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 08 Maret 2025, 9:24 AM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 08 Maret 2025, 9:24 AM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 08 Maret 2025, 9:24 AM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 08 Maret 2025, 9:24 AM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved