• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Cara Mudah Produksi Benih Jambu Biji dari Nol Sampai Siap Tanam

Cara Mudah Produksi Benih Jambu Biji dari Nol Sampai Siap Tanam

  • 20 Januari 2026, 3:03 PM
  • Buah
  • Adhita Diansyavira

Hortiindonesia.com - Jambu biji merupakan salah satu komoditas buah yang banyak digemari karena bisa dikonsumsi langsung maupun diolah menjadi berbagai produk seperti jus, selai, dan aneka makanan lainnya. Namun, supaya hasil panennya maksimal, semuanya harus dimulai dari hal paling dasar yaitu penggunaan benih yang bermutu.

 

Benih yang baik akan menghasilkan tanaman yang lebih seragam, pertumbuhannya kuat, lebih tahan terhadap gangguan hama dan penyakit, serta produktivitasnya lebih stabil dalam jangka panjang. Karena itu, proses produksi benih jambu biji perlu dilakukan dengan cara yang benar dan terstandar agar kualitasnya tetap terjaga dari awal sampai siap disalurkan ke petani atau konsumen.

Sobat Horti, dalam proses produksi benih jambu biji hal pertama yang perlu dipersiapkan adalah lahan pembenihan. Lahan ini harus memiliki kondisi lingkungan yang bisa diatur, seperti cukup sinar matahari, kelembapan yang sesuai, serta akses air yang memadai untuk penyiraman.

Persiapan lahan dilakukan dengan pengukuran dan penataan area agar kegiatan pembenihan lebih tertib, lalu lahan dibersihkan dari gulma, rumput liar, dan semak belukar sampai ke akarnya supaya tidak mengganggu pertumbuhan bibit. Penataan fasilitas seperti tempat penampungan air, gudang penyimpanan, jalur keluar masuk, dan lokasi pengumpulan benih juga perlu disiapkan agar alur kerja pembenihan berjalan lebih efisien.

Selanjutnya Sobat Horti, tahapan penting berikutnya adalah menyiapkan batang bawah yang menjadi pondasi utama tanaman. Batang bawah harus berasal dari biji yang baik, sehat, dan berasal dari buah jambu biji yang sudah masak fisiologis. Biji yang dipilih sebaiknya seragam bentuknya dan tidak rusak, lalu dibersihkan dari sisa daging buah dan dicuci sampai benar-benar bersih.

Untuk mencegah serangan jamur, biji juga direndam dalam larutan fungisida sebelum disemai. Penyemaian biasanya dilakukan menggunakan tray agar lebih rapi dan mudah diawasi, dengan sistem satu biji untuk satu lubang. Dalam beberapa hari, biji akan mulai berkecambah dan tumbuh menjadi bibit kecil yang siap dipelihara sampai cukup kuat.

Sobat Horti, bibit dari tray kemudian dipindahkan ke polibag setelah beberapa minggu ketika tanaman sudah memiliki akar yang cukup kuat untuk beradaptasi. Pemindahan ini harus dilakukan hati-hati agar akar tidak rusak dan bibit tidak stres. Setelah berada di polibag, batang bawah dirawat secara rutin dengan penyiraman yang cukup, pemupukan seperlunya, penyiangan gulma, serta pengendalian organisme pengganggu tanaman.


Baca Juga: Program Inovatif Selama Pandemi, Kementan Diganjar Merdeka Award

Pada tahap ini juga dilakukan seleksi agar batang bawah yang digunakan benar-benar sehat dan seragam, karena batang bawah yang kurang baik bisa memengaruhi kualitas benih yang dihasilkan. Umumnya batang bawah siap digunakan untuk sambung pucuk pada umur sekitar tiga sampai empat bulan, sedangkan untuk okulasi biasanya lebih siap pada umur lima sampai enam bulan.

Selain batang bawah, Sobat Horti juga perlu menyiapkan batang atas atau entres karena bagian ini yang menentukan varietas dan kualitas buah yang akan dihasilkan kelak. Entres harus berasal dari pohon induk yang terdaftar dan jelas asal-usulnya agar varietasnya terjamin. Pemilihan entres juga harus tepat karena tidak semua bagian cabang cocok untuk perbanyakan.

Untuk sambung pucuk, entres dipilih dari bagian yang sesuai dengan kebutuhan sambungan, sedangkan untuk okulasi biasanya entres diambil dari bagian cabang tertentu yang masih produktif dan sehat. Agar kualitas entres lebih baik, pohon induk sebaiknya dirawat dan diberi pupuk terlebih dahulu sehingga bahan tanam lebih segar dan siap digunakan.

Nah Sobat Horti, tahap perbanyakan dilakukan dengan dua teknik yang umum digunakan, yaitu sambung pucuk dan okulasi. Sambung pucuk dilakukan dengan memotong batang bawah pada ketinggian tertentu, kemudian membelah bagian ujungnya dan memasukkan entres yang sudah dibentuk menyerupai huruf V ke dalam belahan tersebut. Setelah itu sambungan diikat dengan kuat lalu ditutup plastik agar kelembapannya terjaga sampai entres berhasil menyatu dan mengeluarkan tunas baru.

Sementara itu, okulasi dilakukan dengan menempelkan mata tunas dari entres pada batang bawah melalui sayatan kulit, lalu diikat rapat menggunakan tali elastis agar mata tunas tidak bergeser dan terlindungi dari air atau kotoran yang bisa memicu pembusukan. Jika mata tunas tetap segar setelah beberapa minggu, batang bawah bagian atas dipotong secara bertahap agar energi tanaman terfokus pada pertumbuhan tunas baru.

Setelah proses sambung pucuk atau okulasi berhasil, Sobat Horti tetap perlu melakukan pemeliharaan sampai benih benar-benar siap salur. Perawatan meliputi penyiraman yang teratur, pembersihan gulma, pemangkasan tunas liar yang muncul dari batang bawah, pemupukan sesuai kebutuhan, serta pengendalian hama dan penyakit jika ditemukan gejala serangan. Benih yang sudah siap salur harus tumbuh sehat dan memenuhi ukuran standar tertentu, termasuk tinggi minimal dan pertumbuhan tunas yang kuat. Sebelum disalurkan, benih juga perlu melalui pemeriksaan agar kualitasnya sesuai standar sertifikasi, kemudian diberi label sebagai tanda legalitas dan jaminan mutu.

Terakhir Sobat Horti, tahap yang sering dianggap sepele padahal sangat penting adalah pengemasan dan pengangkutan benih. Banyak benih yang sebenarnya sudah bagus tetapi rusak atau mati dalam perjalanan karena teknik pengemasan yang kurang tepat. Untuk pengiriman jarak dekat, benih disusun rapi dan saling menopang antar polibag agar tidak roboh, serta perlu dilindungi dari angin kencang dan paparan matahari langsung.

Untuk pengiriman jarak jauh, media tanam biasanya dikurangi agar lebih ringan dan tidak mudah tumpah, kemudian polibag diikat rapat dan disusun dalam wadah yang aman seperti boks kayu atau dus karton. Dalam pengiriman antar wilayah, prosedur tambahan seperti pemeriksaan kesehatan tanaman dan dokumen karantina juga perlu dipenuhi agar pengiriman berjalan lancar dan benih sampai tujuan dalam kondisi tetap sehat.

Jadi Sobat Horti, produksi benih jambu biji itu bukan sekadar menanam dan menunggu tumbuh, melainkan rangkaian proses yang harus dilakukan secara teliti mulai dari persiapan lahan, pemilihan batang bawah dan entres, pelaksanaan sambung pucuk atau okulasi, pemeliharaan sampai siap salur, hingga pengemasan dan pengangkutan yang aman. Kalau semua tahapan dijalankan dengan benar, benih yang dihasilkan akan sehat, seragam, berkualitas, dan siap mendukung budidaya jambu biji yang lebih sukses di lapangan.

Sumber : SOP Produksi Benih Jambu Biji (Psidium guajava L.) yang disusun BPTP Jawa Barat.

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 20 Januari 2026, 3:03 PM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 20 Januari 2026, 3:03 PM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 20 Januari 2026, 3:03 PM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 20 Januari 2026, 3:03 PM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved