• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Dorong Jeruk Sambas ke Pasar Ekspor, Kementan Gelar Bimbingan Teknis Bujangseta

Dorong Jeruk Sambas ke Pasar Ekspor, Kementan Gelar Bimbingan Teknis Bujangseta

  • 22 Mei 2022, 11:42 AM
  • Buah, Kilas
  • HORTI INDONESIA

Jakarta, hortiindonesia.com - Sesuai dengan arah kebijakan pembangunan hortikultura yaitu peningkatan daya saing melalui peningkatan produksi, produktivitas, dan mutu produk hortikultura, Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Hortikultura memiliki langkah strategis berupa pengembangan Kampung Hortikultura. Direktur Jenderal Hortikultura Prihasto Setyanto senantiasa berpesan pada seluruh jajarannya dan pelaksana kegiatan di daerah bahwa Kampung Hortikultura harus berskala ekonomi dan menjadi pusat tata kelola budi daya hortikultura yang baik dan teregistrasi sehingga memiliki daya saing dan mudah ditelusur atau memiliki trracibility.
Salah satu Kampung Hortikultura yang dikembangkan adalah Kampung Jeruk di Kabupaten Sambas.

Sejak 2018, telah dikembangkan kawasan Jeruk dari APBN dengan luas lebih dari 1.000 hektare di Kabupaten Sambas. Pengembangan Jeruk di Kabupaten Sambas ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden No. 1 Tahun 2021 yang menerangkan bahwa Sambas merupakan salah satu lokasi prioritas untuk pengembangan pertanian di daerah perbatasan.

Pada kegiatan Bimbingan Teknis (bimtek) Budidaya Jeruk di Desa Gapura Jumat (19/5) lalu, Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Sambas, Dedy Budianto mengungkapkan bahwa Kabupaten Sambas memiliki potensi yang sangat besar untuk pengembangan jeruk karena pasar ekspor ke Malaysia masih sangat terbuka lebar.

"Kabupaten Sambas merupakan daerah perbatasan dengan Malaysia. Ini bisa menjadi peluang untuk memasok jeruk ke sana," terang Dedy.


Dedy menambahkan, saat ini pisang dan buah naga sudah diekspor ke Malaysia, serta jeruk varietas Krisma atau yang biasa disebut jeruk keprok madu susu juga sudah mulai dijual ke sana.

Untuk memenuhi permintaan pasar ke Malaysia tersebut, tentunya petani Sambas harus mampu memenuhi kuantitas, kualitas dan kontinuitas produksi. Dedy menyebutkan, saat ini petani jeruk di Desa Gapura mulai menerapkan teknologi untuk menghasilkan buah jeruk yang dapat dipanen berjenjang sepanjang tahun atau yang biasa disebut bujangseta.


Baca Juga: Produk Olahan Cabai Kabupaten Sinjai Siap Bersaing

Menyambung dari yang diungkapkan Dedy, Ketua Kelompok Tani (poktan) Buluh Serumpun, Ramli mengaku bahwa dengan menerapkan bujangseta, buah jeruk dapat berbuah sepanjang tahun.


"Dari 170 pohon jeruk yang sudah produksi, panen pertama saya bisa beli motor, dan panen selanjutnya bisa buat beli kendaraan roda empat, renovasi rumah dan sekolahkan anak. Alhamdulillah cukup menguntungkan," ungkap Ramli.

Ramli juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Kementan, yang diwakili Ditjen Hortikultura dan Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro) karena telah memberikan bimtek bujangseta dan bantuan sarana produksi kepada poktannya, sehingga bisa panen jeruk dengan hasilJ yang memuaskan.

Dihubungi secara terpisah, Direktur Buah dan Florikultura, Liferdi Lukman menjelaskan bahwa Kabupaten Sambas merupakan sentra utama jeruk di Kalimantan Barat (Kalbar) yang terus didorong peningkatan produksi dan mutunya. Dari data BPS tercatat bahwa Provinsi Kalbar memberikan sharing produksi jeruk nasional rata-rata sebesar 5,12% per tahun. Dalam beberapa tahun terakhir, Kementan fokus mengembangkan jeruk dalam rangka mengurangi impor dan saat ini pengembangan jeruk juga didorong untuk peningkatan ekspornya.

"Kabupaten Sambas merupakan daerah perbatasan dengan Malaysia. Tidak perlu menggunkan pesawat dan kapal laut. Hasil panennya bisa langsung dijual ke sana. Tentunya hal ini adalah peluang besar untuk terus meningkatkan produksi dan mutu. Oleh karena itu, pada 2022 , Kementan telah mengalokasikan kegiatan intensifikasi dengan penerapan teknologi bujangseta seluas 50 hektar di Kabupaten Sambas ini," jelas Liferdi.

Sebagai penutup, Liferdi menambahkan bahwa pengembangan Kampung Jeruk dan bimtek bujangseta di Kabupaten Sambas merupakan salah satu bentuk komitmen Kementan untuk mendorong ekspor jeruk terutama di daerah perbatasan. Teknologi ini mudah diterapkan, sehingga diharapkan daerah sentra jeruk yang lain juga dapat menerapkan. Liferdi turut menyatakan secara optimis, pihaknya akan terus mengawal melalui kegiatan bimbingan teknis secara masif agar jeruk unggulan nasional nantinya akan mampu bersaing di pasar luar negeri.

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 22 Mei 2022, 11:42 AM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 22 Mei 2022, 11:42 AM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 22 Mei 2022, 11:42 AM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 22 Mei 2022, 11:42 AM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved