• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Gass Poll Bantuan Pertanian untuk Petani Milenial Tabanan

Gass Poll Bantuan Pertanian untuk Petani Milenial Tabanan

  • 16 Desember 2020, 11:49 AM
  • Agribisnis
  • HORTI INDONESIA
Bali, hortiindonesia.com
Berbicara tentang Bali, pikiran akan terlintas pada keindahan Pantai Kuta dan objek wisata seperti Tanah Lot di Kabupaten Tabanan. Kabupaten Tabanan sendiri merupakan salah satu sentra utama hortikultura.  Data statistik Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan 2019 menyebutkan, eksisting luas lahan yang tersedia mencapai 83.933 hektare, terdiri dari lahan sawah 20.256 hektare, lahan bukan sawah 48.655 hektare dan lahan bukan pertanian 15.022 hektare.  Lahan bukan sawah dimanfaatkan masyarakat untuk menanam komoditas hortikultura strategis seperti aneka cabai. Potensi pengembangan kawasan cabai besar mencapai 400 hektare per tahun dan untuk cabai rawit mencapai 1.200 hektare per tahun. Besarnya potensi pertanian yang ada di Tabanan perlu segera mendapat perhatian pemerintah, terutama dalam mendorong program Gerakan Tiga Kali Ekspor (Gratieks) yang dicanangkan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.
 
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan, I Nyoman Budana mengatakan saat ini Kabupaten Tabanan masih tetap diandalkan sebagai lumbung pangan untuk Propinsi Bali. Kabupaten ini dapat memasok berbagai jenis kebutuhan komoditas hortikultura untuk pasar lokal seperti sayuran daun, aneka cabai dan bawang merah. Pengembangan budidaya dilakukan dengan tetap mempertahankan lahan pertanian  produktif. Lahan yang tersedia tidak diperjualbelkan untuk dijadikan perumahan atau pertokoan.
 
“Dengan adanya Peraturan Gubernur yang mengharuskan hotel dan restoran membeli produk hasil pertanian, mendorong petani untuk terus mengembangkan komoditas sayuran dengan mutu yang baik. Budidaya sayuran dilakukan secara ramah lingkungan dengan memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan Hortikultura di Kabupaten Tabanan,” tambah Nyoman beberapa waktu lalu.
 
Di sisi lain, diakui tidak mudah menarik perhatian kaum milenial untuk terjun ke sub sektor hortikutura. Pemerintah berupaya memberikan stimulus bantuan sarana produksi dan pasca panen untuk merangsang minat kaum milenial masuk ke dalam subsektor hortikultura di Kabupaten Tabanan. Menyadari hal tersebut, Kementerian Pertanian menyalurkan bantuan APBN Tahun 2020  kepada para petani milenial yang ada Kabupaten Tabanan.
 
Bantuan yang diberikan terdiri dari sepeda motor roda tiga, keranjang panen, ember dan terpal. Termasuk di dalamnya sarana pengolahan seperti alat perajang bawang, alat penggoreng bawang, alat vaccum drying bawang merah, bantuan pengembangan kawasan cabai besar 15 hektare, kawasan cabai rawit 15 hektare dan kawasan jahe sebanyak untuk 2 hektare.  
 
Bantuan pengembangan kawasan untuk sarana budidaya cabai dialokasikan untuk sembilan kelompok tani di Kecamatan Penebel dan Baturiti.  Bantuan sarana yang diberikan antara lain berupa bantuan benih dan sarana pengendalian OPT likat kuning. Untuk benih jahe dialokasikan ke satu kelompok tani di Kecamatan Penebel.   Bantuan yang diberikan oleh pemerintah ini diharapkan dapat memperkuat modal petani sehingga petani hortikultura khususnya dapat semakin mandiri.

Baca Juga: Kementan Yakini Pisang Mas Kirana Gunung Kidul Bisa Tembus Eskpor

 
Saat menyerahkan bantuan, Komisi IV DPR RI I Made Urip menjelaskan bahwa beberapa kendala yang dihadapi sektor pertanian saat ini adalah regenerasi kaum tani, pemasaran dan pasca panen produk hortikultura. Pemberian stimulus bantuan sarana produksi dan pasca panen untuk merangsang minat kaum milenial melirik sub sektor hortikultura. 
 
“Di samping itu berikan tantangan kepada kaum milenial untuk mengembangkan produk-produk hortikultura yang inovatif dan baru. Saya berharap petani milenial dapat mengembangkan model usaha yang mampu menciptakan peluang pasar bekerja sama dengan hotel dan restoran. Produksi sayuran dan buah yang bermutu dan ramah lingkungan serta menjaga kelangsungan lahan pertanian produktif di Kabupaten Tabanan. Di samping itu berdayakan keluarga dengan industri olahan tingkat rumah tangga,” paparnya.
 
Bersamaan, Kasubdit Tanaman Sayuran Daun dan Jamur, Indra Husni menyampaikan bahwa dengan adanya fasilitasi bantuan diharapkan dapat meningkatkan produksi, produktivitas, daya saing dan nilai tambah produk hortikultura khususnya komoditas bawang merah. Komoditas pertanian khususnya hortikultura terbukti mampu bertahan sebagai penopang pendapatan petani di saat pandemi Covid – 19.
 
“Komoditas hortikultura mampu berkontribusi dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Di samping itu komoditas hortikultura berpeluang besar untuk memberikan keuntungan kepada petani dengan harga jual yang relatif baik seperti aneka cabai, bawang merah  dan sayuran daun. Dengan demikian butuh sinergisme dan dukungan dari berbagai pihak dalam pengembangannya,” ujar Indra. 
 
Anggota Kelompok Tani Subak Bengkel Desa Bengkel, Pande Putu Widya Paramarta asal Kecamatan Kediri, mengatakan bantuan pasca panen dan pengolahan bawang merah  yang diterima dapat memberikan motivasi untuk berbudidaya aneka komoditas hortikultura. Di samping itu dengan bantuan sarana pasca panen dan pengolahan untuk bawang merah mampu memberikan nilai tambah dengan membuat bawang goreng. Produk industri rumah tangga ini mampu menjadi sumber pendapatan bagi keluarga.  Model usaha yang terintegrasi seperti ini diharapkan mampu menarik kaum milenial untuk terjun mengembangkan hortikultura ke depan.
 
“Selain itu dengan adanya fasilitasi bantuan ini tumbuh jiwa enterpreneur pertanian yang tangguh. Selain itu terbentuk integrasi budidaya dan pengolahan komoditas hortikultura dari hulu sampai ke hilir dan mendorong kemandirian petani, khususnya petani bawang merah di Subak Bengkel,” ujar Pande yang juga petani milenial ini.

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 16 Desember 2020, 11:49 AM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 16 Desember 2020, 11:49 AM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 16 Desember 2020, 11:49 AM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 16 Desember 2020, 11:49 AM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved