• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Gelombang Kenaikan Harga Hortikultura, BI Wanti-Wanti Risiko Inflasi

Gelombang Kenaikan Harga Hortikultura, BI Wanti-Wanti Risiko Inflasi

  • 24 November 2025, 8:49 AM
  • Kilas
  • Adhita Diansyavira

Hortiindonesia.com - Harga sejumlah komoditas pangan kembali merangkak naik dalam beberapa minggu terakhir, khususnya kelompok hortikultura dan produk peternakan seperti cabai merah dan telur ayam ras. Bank Indonesia (BI) menilai tren kenaikan ini berpotensi memberi tekanan tambahan pada inflasi menjelang akhir tahun.

Deputi Gubernur BI, Aida S. Budiman, menjelaskan bahwa lonjakan harga kali ini didominasi oleh komoditas volatile food. “Pada bulan ini dan beberapa bulan sebelumnya memang terjadi kenaikan volatile food yang disumbang terutama oleh cabai merah, telur ayam ras, dan daging ayam ras,” ujar Aida dikutip dari Bloomberg Technoz, Senin (24/11/25).

Aida menjelaskan bahwa BI tidak langsung mengaitkan kondisi ini dengan program pemerintah Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, ada faktor musiman dan struktural yang mendorong kenaikan harga pangan tersebut.

Ia memaparkan bahwa pada periode yang sama tahun lalu, inflasi pangan bergejolak berada di level sangat rendah yakni 3,04% di Agustus 2024, turun menjadi 1,43% di September dan 0,89% di Oktober. Maka, kenaikan hingga 6,59% pada bulan ini menjadi sinyal jelas adanya tekanan tambahan di sisi pasokan maupun permintaan.

Aida juga menyoroti bahwa saat ini bukan musim tanam untuk sejumlah komoditas hortikultura seperti cabai merah, ditambah adanya risiko gangguan cuaca. Untuk telur dan daging ayam, peningkatan harga dipicu oleh naiknya biaya pakan.

Kenaikan Harga Terjadi di Berbagai Daerah

Deputi Gubernur BI lainnya, Ricky Gozali, menambahkan bahwa beberapa daerah juga mengalami lonjakan harga pangan yang cukup signifikan.

“Kita harus mencermati adanya kenaikan di volatile food dalam inflasi tersebut. Beberapa daerah sudah mengalami peningkatan dan mengkhawatirkan,” ungkap Ricky.

Untuk menahan tekanan inflasi, BI bekerja sama dengan pemerintah pusat dan daerah melalui strategi 4K yaitu keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.
Fokus utamanya adalah memastikan suplai komoditas hortikultura aman, terutama menghadapi tingginya curah hujan dan peningkatan permintaan selama masa libur akhir tahun dan Nataru.

Telur Ayam Ras Melonjak di 157 Kabupaten/Kota

Dari sisi data, Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasati, mengungkapkan bahwa harga telur ayam ras naik 0,32% dibandingkan Oktober 2025 menjadi rata-rata Rp31.645/kg, melewati Harga Acuan Penjualan (HAP) sebesar Rp30.000/kg.

Sebanyak 157 kabupaten/kota mencatatkan kenaikan harga telur. Beberapa daerah bahkan mencatat harga sangat tinggi, seperti:


Baca Juga: Geser Pir dan Anggur Impor, Jambu Kristal Kian Digandrungi

  • Bamberamo Tengah: Rp100.000/kg

  • Puncak Jaya: Rp90.000/kg

  • Intan Jaya: Rp90.000/kg

Menurut Amalia, salah satu faktor pendorong naiknya harga telur adalah meningkatnya kebutuhan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang memasukkan telur sebagai komponen lauk utama.

Sumber : Bloomberg Technoz

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 24 November 2025, 8:49 AM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 24 November 2025, 8:49 AM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 24 November 2025, 8:49 AM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 24 November 2025, 8:49 AM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved