• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Harga Pangan di Pasar Induk Kramat Jati Bergerak Dinamis, Sejumlah Komoditas Alami Kenaikan

Harga Pangan di Pasar Induk Kramat Jati Bergerak Dinamis, Sejumlah Komoditas Alami Kenaikan

  • 15 November 2025, 8:02 AM
  • Kilas
  • Adhita Diansyavira

Hortiindonesia.com — Sejumlah harga pangan di Pasar Induk Kramat Jati pada Selasa, 11 November 2025, menunjukkan pergerakan yang bervariasi. Beberapa komoditas mengalami penurunan harga, sementara sebagian lainnya justru naik cukup signifikan. Data ini dirilis oleh Pasar Jaya sebagai bagian dari pemantauan harga kebutuhan pokok di wilayah DKI Jakarta.

Untuk komoditas cabai, harga cenderung berfluktuasi. Cabai merah keriting turun Rp1.000 menjadi Rp42.000 per kilogram dengan pasokan 23 ton. Penurunan juga terjadi pada cabai merah besar (TW) yang merosot Rp5.000 menjadi Rp60.000 per kilogram. Sementara itu, cabai rawit merah dan cabai rawit hijau justru bergerak naik. Cabai rawit merah bertahan di harga Rp19.000 per kilogram, sedangkan cabai rawit hijau naik Rp2.000 menjadi Rp22.000 per kilogram.

Pada kelompok bawang, bawang merah mencatat kenaikan cukup tajam sebesar Rp3.000 sehingga kini berada pada harga Rp31.000 per kilogram. Di sisi lain, bawang putih stabil di harga Rp24.000 per kilogram dengan suplai mencapai 29 ton.


Baca Juga: Kementan Bangun Grand Design Hortikultura 2020 - 2024 Berbasis Korporasi

Beberapa komoditas hortikultura juga mengalami pergerakan harga. Kentang ukuran sedang stabil di harga Rp12.500 per kilogram, sementara tomat buah naik tipis Rp500 menjadi Rp8.000 per kilogram. Kenaikan serupa terjadi pada semangka yang bergerak dari Rp8.000 menjadi Rp8.500 per kilogram.

Kabar baik datang dari komoditas kelapa kupas yang turun Rp1.000 menjadi Rp15.000 per butir. Penurunan ini membantu menekan biaya untuk usaha kuliner dan rumah tangga yang banyak menggunakan kelapa sebagai bahan utama.

Sementara itu, jeruk Medan mengalami penurunan harga Rp2.000 sehingga kini berada di level Rp32.000 per kilogram dengan suplai cukup tinggi, yakni 43 ton.

Secara keseluruhan, kondisi harga pangan di Pasar Induk Kramat Jati menunjukkan dinamika yang dipengaruhi oleh ketersediaan pasokan dan permintaan pasar. Pasar Jaya terus melakukan pemantauan harian guna memastikan stabilitas harga dan pasokan untuk kebutuhan masyarakat Jakarta.

Sumber : Asosiasi Petani Cabai Indonesia (APCI)

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 15 November 2025, 8:02 AM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 15 November 2025, 8:02 AM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 15 November 2025, 8:02 AM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 15 November 2025, 8:02 AM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved