• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Indikator Kinerja Makro Subsektor Hortikultura Semakin Membaik

Indikator Kinerja Makro Subsektor Hortikultura Semakin Membaik

  • 01 Maret 2020, 4:58 PM
  • Kilas
  • HORTI INDONESIA

 Berbagai kebijakan yang diluncurkan Kementerian Pertanian untuk memacu kinerja subsektor hortikultura tampak membuahkan hasil yang menggembirakan. Berbagai indikator makro tahun 2019 menunjukkan adanya peningkatan jika dibanding tahun 2018, diantaranya peningkatan Nilai Tukar Petani (NTP), Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) Hortikultura dan produktivitas tenaga kerja hortikultura.

"Berdasarkan data BPS, Nilai Tukar Petani (NTP) Hortikultura tahun 2019 sebesar 102,44 atau naik 1,34 persen dibanding tahun 2018 yang mencapai 101,09. Nilai NTP diatas 100 dapat diinterpretasikan bahwa petani sejahtera, atau pendapatannya naik lebih besar dibanding pengeluarannya" terang Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto, saat dikonfirmasi di Jakarta (28/2). Prihasto menjelaskan nilai NTP-Hortikultura dapat digunakan sebagai indikator kemampuan tukar produk yang dijual petani hortikultura dengan produk yang dibutuhkan petani untuk kegiatan produksi dan konsumsi rumah tangganya. "Gampangnya, kalau nilai NTP-nya diatas 100, artinya indeks yang diterima lebih besar dr indeks yang dibayarkan," jelasnya.
NTP hortikultura tahun 2019 meningkat dibanding tahun 2018, artinya kesejahteraan petani hortikultura juga meningkat.

Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) Hortikultura tahun 2019 diketahui meningkat yaitu sebesar 114,02 atau naik 1,16 persen dibanding tahun 2018 yang mencapai 112,71. Nilai NTUP tersebut menunjukkan adanya peningkatan insentif harga bagi usaha pertanian di subsektor hortikultura. "NTUP meningkat karena indeks harga yang diterima petani hortikultura meningkat lebih besar daripada peningkatan harga input usaha taninya. Dengan kata lain, usahatani di subsektor hortikultura semakin menguntungkan bagi petani. Prospek kedepannya semakin cerah," ujar pria yang sering dipanggil Anton tersebut.


Baca Juga: BRIN Perkuat Hortikultura dengan Inovasi Kultur Jaringan hingga Poliploidisasi

Lebih lanjut Anton menuturkan, Produktivitas tenaga kerja hortikultura tahun 2019 juga meningkat signifikan hingga Rp 46,3 juta, atau naik 5,87% dibanding tahun 2018 sebesar Rp 43,73 juta. “Angka produktivitas tenaga kerja subsektor hortikultura tersebut jauh lebih tinggi dibanding rata-rata produktivitas tenaga kerja sektor pertanian umumnya yang baru mencapai Rp 29,24 juta. Angka produktivitas tenaga kerja tersebut dihitung berdasarkan nilai PDB atas dasar harga konstan dibagi dengan jumlah tenaga kerja hortikultura. "Ini menandakan bahwa penggunaan tenaga kerja di subsektor hortikultura semakin efisien dan produktif, sehingga sanggup menghasilkan nilai tambah yang cukup besar.Terlihat dari PDB yang semakin tinggi pula," sambungnya.

Berdasarkan catatan BPS, PDB atas harga konstan dari subsektor hortikultura sebesar Rp 153,2 Trilyun, naik 5,5% dibanding tahun sebelumnya Rp 145,1 Trilyun. Jumlah tenaga kerja terserap di subsektor hortikultura mencapai 3.307.930 orang. Sementara, nilai PDB atas harga berlaku subsektor hortikultura tahun 2019 mencapai Rp 238,8 Trilyun, naik 9,2% dibanding tahun 2018 sebesar Rp 218,7 Trilyun. PDB Hortikultura berkontribusi 16,03 % terhadap PDB sektor pertanian keseluruhan yang mencapai Rp Rp 1.489,5 Trilyun.

Anton meyakini, membaiknya berbagai indikator makro kinerja subsektor hortikultura tidak lepas dari berbagai kebijakan utama Kementerian Pertanian yang dinilai banyak kalangan semakin pro-petani. "Berbagai kebijakan out of the box Menteri Pertanian diakui menjadi pengungkit membaiknya kinerja pertanian. Contoh, kebijakan Menteri Pertanian Bapak Syahrul Yasin Limpo (SYL) terkait Single Data Pertanian berikut modernisasi teknologi informasi melalui AWR dan Kostratani-nya, membawa dampak bagi perbaikan sistemik kebijakan pertanian secara umum. Kebijakan tersebut juga mampu menjadi pemantik bagi kepastian berusaha dan berinvestasi di sektor pertanian," tandas Anton.

Gerakan Tiga Kali Ekspor atau Gratieks yang digulirkan Mentan SYL, juga dinilai berhasil membangkitkan semangat kolektif petani dan pelaku usaha hortikultura untuk memperbaiki sistem budidaya dan pemasaran produk hortikultura. Fasilitasi akses KUR pertanian yang ditargetkan bisa terserap hingga Rp 50 Trilyun (Rp 6,39 Trilyun diantaranya khusus untuk hortikultura), terbukti turut menggairahkan agribisnis hortikultura. "Belum lagi munculnya trend petani muda milenial yang mulai banyak menggandrungi bisnis hortikultura, membuat subsektor ini semakin seksi dan prospektif," pungkas Anton optimis.

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 01 Maret 2020, 4:58 PM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 01 Maret 2020, 4:58 PM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 01 Maret 2020, 4:58 PM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 01 Maret 2020, 4:58 PM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved