• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. IRIGASI, DOLOMIT DAN BORAT ATASI CEMARAN GETAH KUNING MANGGIS

IRIGASI, DOLOMIT DAN BORAT ATASI CEMARAN GETAH KUNING MANGGIS

  • 10 Desember 2021, 7:02 PM
  • Buah, Budidaya
  • Admin

Solok, Hortiindonesia.com

Getah kuning merupakan salah satu masalah dalam budidaya manggis, Tanaman yang terkena getah kuning maka buahnya tidak diterima pasar sehingga petani rugi.

Menurut Titin Purnama, Peneliti Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika, Solok, saluran getah kuning berbentuk saluran memanjang dan bercabang dengan dinding-dinding sel-sel epitel. Akan jadi masalah jika keluar dari saluran yang pecah mencemari daging buah dan kulit buah.

Ada buah manggis yang kulitnya bergetah kuning tetapi dagingnya bersih tetapi sebaliknya ada juga yang kulitnya bersih tetapi dagingnya bergetah kuning. Ada tidaknya getah kuning pada kulit tidak bisa dijadikan penentu  untuk buahnya.  Kerugian akibat getah kuning ini bervariasi, antar lokasi bisa 0-69% sedang antar pohon di lokasi sama bisa 0-40%.

Ada dua faktor penyebabnya yaitu faktor dalam gangguan fisiologis (pecahnya dinding sel saluran getah kuning) dan faktor luar gangguan mekanis berupa gesekan, benturan, memar dan gangguan OPT lainnya.

Getah kuning yang mencemari buah dipastikan akibat dari gangguan fisiologis, sedang mencemari kulit bisa ganggunan fisiologis atau mekanis. Ganggunan fisiologis diakibatkan oleh kandungan Ca pada buah yang rendah. Hal ini berhubungan dengan peran penting Kalsium dalam penyusunan struktur dinding sel sebagai Capektat.

Mekanisme terjadinya cemaran getah kuning akibat pecahnya dinding sel epiepthellium karena kekuranga Ca yaitu perbedaan laju pertumbuhan biji dan aril dengan perikarp menimbulkan desakan mekanis ke arah perikarp. Perubahan tekanan turgor sel karena perubahan air tanah secara tiba-tiba.

Pengendalian cemaran getah kuning dilakukan dengan menjaga kelembaban tanah yang stabil terutama setelah periode berbunga sampai panen melalui pengairan yang teratur, irigasi tetes untuk kebun komersial, membuat saluran drainase di tanah yang tergenang. Pemberian unsur hara Ca dan Bo pada fase produksi.


Baca Juga: Masifkan Pertanian Ramah Lingkungan, Petani di Bantul Kembangkan APH

Fungsi air adalah sebagai pelarut hara, pengangkut hara dari akar ke bagian atas dan sebaliknya, menjaga turgor tanaman (tekanan hidrolik), bahan jaringan tanaman (70-80% jaringan  dari tanaman). Tujuan pengairan adalah untuk menyediakan/mencukupi kebutuhan tanaman sehingga hingga kelembaban tanah berada pada posisi kapasitas lapang. Mengatasi kebutuhan air saat tidak ada hujan dalam beberapa hari dan tidak ada sumber air. Periode kritis pengairan adalah setelah pemupukan, awal perkembangan daun (flush), awal pembentukan bunga dan perkembangan buah.

Fungsi nutrisi Ca adalah penyusun dinding sel sebagai Capektat; mengatur stabilitas membran, dinding sel dan integritas tanaman; meningkatkan ketahanan tanaman terhadap cekaman lingkungan biotik dan abiotik; komponen utama yang menentukan sifat mekanis jaringan tumbuhan.Fungsi B hampir sama dengan Ca, sebagai komponen struktural sel, meningkatkan stabilitas dan ketegaran struktur dinding, kekuatan sel tanaman, meningkatkan integritas sel plasma.

Pemberian kalsium dua kali pada saat bunga mekar sempurna (anthesis) dan 28 hari sesudah pemberian pertama.  Caranya dengan disebar dibawah piringan tajuk lalu ditutup kembali dengan tanah.  Boron diberikan satu kali pada saat bunga sempurna, dicampur tanah disebar dalam piringan lalu di bawah tajuk lalu ditutup kembali dengan tanah.

Dosis anjuran dololomit (Ca) pada tanaman umur 6-10 tahun 1000 g/pohon, 10-15 tahun 1.500 gr, 15-20 tahun 2000 gr diatas 20 tahun 3000  gr. Sedang Borat umur 6-10 tahun 10 gr/pohon, 10-15 tahun 12 gr, 15-20 tahun 15 gr diatas 20 tahun 20 gr.

 

 

 

.

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 10 Desember 2021, 7:02 PM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 10 Desember 2021, 7:02 PM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 10 Desember 2021, 7:02 PM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 10 Desember 2021, 7:02 PM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved