• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Jahe Emprit Punya Potensi Besar bagi Industri Herbal

Jahe Emprit Punya Potensi Besar bagi Industri Herbal

  • 27 Juni 2025, 9:59 AM
  • Herbal
  • HORTI INDONESIA

Bogor, hortiindonesia.com - Indonesia memiliki kekayaan hayati yang luar biasa, termasuk yang terkait dengan tanaman jahe yang punya berbagai ragam. Ada jahe merah, ada jahe gajah, ada pula jahe yang bentuknya mungil dan sering disebut dengan nama jahe emprit.

"Di balik bentuknya yang mungil, jahe emprit atau nama Latinnya adalah Zingiber officinale var. amarum, menyimpan potensi besar bagi pengembangan industri obat tradisional di Indonesia," kata Guru Besar Fakultas Pertanian (Faperta) IPB University, Prof Sandra Arifin Aziz.

Kata Prof Sandra Arifin Aziz, seperti dikutip hortiindonesia.com dari laman resmi IPB University, Jumat (27/6/2025), jahe emprit adalah varietas jahe yang dikenal dengan rimpangnya yang kecil namun pedas, menarik perhatian kalangan akademisi dan industri herbal.

Prof Sandra Arifin Aziz menyampaikan bahwa jahe emprit memiliki karakteristik unik yang membedakannya dari jenis jahe merah maupun jahe gajah.

“Jahe emprit berwarna kuning pucat, bentuknya kecil dan keras. Rasa pedasnya paling kuat di antara jenis jahe lainnya,” tuturnya.

Ia menambahkan, kandungan zat bioaktif dalam jahe emprit seperti gingerol dan minyak atsiri sangat tinggi, menjadikannya unggul untuk pengolahan obat tradisional dan jamu.

Dibandingkan jahe merah yang juga memiliki rasa pedas dan tinggi gingerol, jahe emprit lebih umum dipilih karena kekerasan dan kestabilan kandungannya.

Sementara itu, jahe gajah cenderung digunakan untuk konsumsi segar karena teksturnya besar dan rasanya lebih lembut.


Baca Juga: Kemajuan Pertanian di Tangan Generasi Muda

Lebih lanjut, Prof Sandra mengatakan bahwa jahe emprit merupakan komoditas strategis yang berpotensi besar dikembangkan secara nasional.

Hal ini, sambungnya lagi, tidak terlepas dari kandungan bioaktifnya yang berkhasiat sebagai antiinflamasi, antioksidan, dan imunostimulan.

“Permintaan terhadap produk herbal, baik lokal maupun ekspor, terus meningkat terutama pascapandemi COVID-19. Jahe emprit bisa menjadi bahan utama untuk jamu cair, ekstrak kapsul, hingga minuman instan,” ujarnya.

Jahe emprit juga cocok ditanam di berbagai wilayah, termasuk lahan sub optimal. Keunggulan ini membuka peluang bagi petani lokal untuk terlibat dalam rantai pasok industri jamu yang bernilai tinggi.

Tak hanya untuk industri, masyarakat juga dapat memanfaatkan jahe emprit sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Prof Sandra menyarankan konsumsi jahe emprit secara rutin tapi tidak berlebihan.

“Bisa diseduh sebagai minuman herbal dengan air panas, ditambah madu atau jeruk nipis. Jahe ini juga baik dicampurkan dalam jamu rumahan bersama temulawak atau kunyit,” imbuhnya.

Meski demikian, ia mengingatkan agar penderita maag atau tekanan darah rendah berkonsultasi terlebih dahulu sebelum mengonsumsinya secara rutin.

Penggunaan jahe emprit sebagai bumbu masak atau minuman infus juga bisa membantu menghangatkan tubuh dan memperlancar pencernaan.

Dengan segala manfaatnya, Prof Sandra menjelaskan bahwa pengembangan jahe emprit perlu didukung lintas sektor, dari hulu ke hilir, agar menjadi tulang punggung industri herbal Indonesia berbasis kekayaan hayati lokal.

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 27 Juni 2025, 9:59 AM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 27 Juni 2025, 9:59 AM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 27 Juni 2025, 9:59 AM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 27 Juni 2025, 9:59 AM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved