• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Jelang Imlek 2026, Bali Kirim 79,5 Ton Manggis ke China

Jelang Imlek 2026, Bali Kirim 79,5 Ton Manggis ke China

  • 12 Februari 2026, 8:14 AM
  • Buah
  • Adhita Diansyavira

Hortiindonesia.com - Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek yang jatuh pada 17 Februari 2026, Bali kembali mengirim komoditas unggulannya ke pasar Tiongkok. Sebanyak 79,5 ton manggis diberangkatkan untuk memenuhi lonjakan permintaan yang rutin terjadi menjelang Imlek.

Kepala Karantina Bali, Heri Yuwono, menjelaskan bahwa kebutuhan manggis dari China meningkat dibandingkan hari biasa. Namun, jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu, volume ekspor awal 2026 ini mengalami penurunan. Pada periode awal 2025, tercatat 131 kali pengiriman dengan total volume mencapai 356,5 ton.

Penurunan tersebut dipengaruhi oleh menurunnya produktivitas manggis akibat perubahan musim dan cuaca ekstrem. Kondisi tersebut menyebabkan banyak bunga manggis berguguran sebelum berkembang menjadi buah, sehingga hasil panen tidak maksimal.


Baca Juga: BALITPALMA KEMBANGKAN TUMPANG SARI KELAPA HORTIKULTURA

Di sisi lain, tingginya permintaan dari China tak lepas dari makna simbolis manggis saat Imlek. Buah ini dipercaya melambangkan keberuntungan, kemakmuran, dan kesehatan. Warna kulitnya yang khas serta rasanya yang manis-segar menjadikannya sajian istimewa dalam perayaan Tahun Baru China.

Untuk memastikan kualitas dan keamanan produk, petugas Karantina Bali melakukan pemeriksaan ketat sebelum manggis diberangkatkan. Komoditas yang diekspor wajib memenuhi protokol teknis yang telah disepakati kedua negara, termasuk bebas dari hama seperti kutu putih, lalat buah, kutu tempurung, dan siput.

Ekspor ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses pasar global bagi komoditas unggulan Indonesia. Berdasarkan data Barantin Electronic System for Transaction and Utility Service Technology (Best Trust), hingga awal Februari 2026 Karantina Bali telah menerbitkan 42 kali sertifikasi ekspor dengan total volume 79,5 ton dan nilai mencapai Rp2,6 miliar. Sebelumnya, pada Desember 2025, tercatat satu kali sertifikasi dengan volume 9,7 ton.

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 12 Februari 2026, 8:14 AM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 12 Februari 2026, 8:14 AM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 12 Februari 2026, 8:14 AM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 12 Februari 2026, 8:14 AM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved