• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Kementan Gandeng Pemkab Grobogan Kembangkan Hortikultura

Kementan Gandeng Pemkab Grobogan Kembangkan Hortikultura

  • 12 Desember 2019, 5:39 PM
  • Kilas
  • HORTI INDONESIA

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo terus mendorong sinergi dan kerja sama dengan berbagai pihak guna mendukung program-program Kementerian yang dipimpinnya. Upaya tersebut mendapat sambutan antusias dari para kepala daerah, salah satunya Bupati Grobogan Jawa Tengah. Kabupaten yang diapit Pegunungan Kendeng Utara dan Kendeng Selatan tersebut, selain dikenal sebagai sentra jagung terbesar di Jawa Tengah juga memiliki potensi melimpah seperti bawang merah, semangka, melon, durian, klengkeng dan aneka buah lainnya.

Bupati Grobogan, Sri Sumarni, saat ditemui disela penandatanganan Nota Kesepahaman antara Direktorat Jenderal Hortikultura dengan Pemkab Grobogan di Purwodadi (12/12), menyambut baik kerja sama pengembangan hortikultura di wilayahnya.

"Kami sangat mengapresiasi Kementan khususnya Ditjen Hortikultura yang sudah melaksanakan MoU atau Nota Kesepahaman ini. Ini merupakan langkah konkret untuk mensinergikan program kegiatan pusat dengan daerah sehingga pengembangan kawasan hortikultura yang sudah dirancang bisa didukung dan dilaksanakan dengan baik," ujar Sumarni.

Dirinya menyatakan pihaknya kini tengah berkonsentrasi membangun kawasan agrowisata yang difokuskan di Kecamatan Klambu, Brati, Grobogan, Tawangharjo dan Wirosari. Kawasan tersebut memanfaatkan lahan hutan milik masyarakat dan kawasan Perhutani yang luasnya mencapai puluhan ribu hektare.

"Konsepnya sederhana saja, bagaimana mengintegrasikan kawasan hortikultura dengan sektor pariwisata dan lingkungan hidup sehingga bisa memberikan efek berantai bagi perekonomian masyarakat di Grobogan sekaligus untuk tujuan konservasi lahan. Dukungan Kementan tentu sangat membantu," jelas Sumarni.

Direktur Perlindungan Hortikultura, Sriwijayanti Yusuf yang hadir dalam acara penandatanganan nota kesepahaman tersebut mengaku senang dengan komitmen Pemkab Grobogan. Menurut wanita yang akrab dipanggil Yanti tersebut, pelibatan kepala daerah dalam pengembangan subsektor hortikultura dinilai penting agar program yang dibiayai melalui APBN bisa didukung oleh instansi terkait lingkup pemerintah daerah setempat.


Baca Juga: Tanpa Duri, Ini Rupa Si Gundul Dari Lereng Rinjani

"MoU ini menjadi bagian dari sistem pengawalan program yang dibangun oleh Ditjen Hortikultura. Dengan begitu kepala daerah dapat lebih mengetahui kegiatan hortikultura di wilayahnya," ujar Yanti.

Lebih lanjut Yanti mengharapkan kepala daerah dapat mengkonsolidasikan Satuan Kerja Perangkat Daerah terkait dukungan dan pengawalan pengembangan kawasan di daerahnya sesuai kewenangan masing-masing.

"Dengan begitu, program dari pusat bisa berjalan lancar, efektif dan efisien terutama dalam mencapai target peningkatan produksi, produktivitas, mutu dan daya saing hortikultura," tambah Yanti.

Kepala Dinas Pertanian Grobogan, Edhie Sudaryanto mengatakan bahwa komoditas hortikultura andalan Grobogan di antaranya bawang merah yang luasnya mencapai 1.293 hektare dengan produktivitas rata rata 9-10 ton per hektare.

"Bawang merah kami sudah terkenal di pasaran. Kami juga menjadi daerah pertama yang mengembangkan secara komersial bawang merah dari biji atau dikenal dengan TSS," ungkap Edhie.

Sebagai informasi, selain bawang merah, Grobogan juga memiliki kawasan aneka cabai seluas 820 hektare, semangka dan melon seluas 1500 hektare, belimbing sebanyak 9000 pohon, mangga 380 ribu pohon serta pisang 344 ribu rumpun.

"Untuk agroekowisata di kawasan Pegunungan Kendeng kami akan fokuskan pada komoditas klengkeng kateki, alpukat dan durian," tandas Edhie.

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 12 Desember 2019, 5:39 PM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 12 Desember 2019, 5:39 PM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 12 Desember 2019, 5:39 PM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 12 Desember 2019, 5:39 PM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved