• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Kementan Gelar Pangan Murah di Subang, Harga Bawang Merah Berangsur Turun

Kementan Gelar Pangan Murah di Subang, Harga Bawang Merah Berangsur Turun

  • 13 Juli 2022, 4:30 PM
  • Kilas
  • HORTI INDONESIA

Jakarta, hortiindonesia.com - Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Hortikultura menyelenggarakan Gelar Pangan Murah (GPM) di Pasar Sukamandi, Subang, Jawa Barat pada Selasa (12/7). Penyelenggaraan GPM ini juga bertepatan dengan kunjungan Presiden Joko Widodo ke Pasar Sukamandi dalam rangka memantau stok pangan dan pemberian bantuan sosial.

Ditjen Hortikultura memasok 1 ton aneka cabai untuk Pasar Sukamandi. Pasokan cabai ini berasal dari sentra cabai yang tergabung dalam Champion Cabai Sumedang.

Cabai rawit merah dan cabai merah keriting dijual dengan harga sama dengan harga di tingkat petani, yakni Rp 69.000/kg. Sementara itu, berdasarkan hasil pantauan tim lapangan, harga bawang merah juga mulai berangsur turun, yakni Rp 55.000/kg.


Baca Juga: Percepat Distribusi Pangan, Kementan MoU dengan e-Commerce dan STA Cigombong


"Secara umum, harga bawang merah sudah turun. Untuk cabai, di beberapa tempat mengalami sedikit kenaikan karena adanya libur petik Idul Adha. Namun, masih terbilang stabil. Lewat GPM ini kita juga berupaya menambah pasokan sehingga mampu menekan harga di pasaran," ujar Sekretaris Direktorat Jenderal Hortikultura, Retno Sri Hartati Mulyandari selaku Plh. Direktur Jenderal Hortikultura.

Penurunan harga bawang merah sendiri juga terlihat di Pasar Induk Kramat Jati (PIKJ). Harga bawang merah di PIKJ per 12 Juli 2022 berada di angka Rp 47.000/kg.

"Menurut pemantauan, harga bawang merah di Pasar Induk Kramat Jati sekitar Rp 47.000 per kilogram. Jadi, sudah mulai turun," ujar Direktur Sayuran dan Tanaman Obat, Tommy Nugraha.

Kementan telah melakukan berbagai upaya untuk menjaga ketersediaan bawang merah dan aneka cabai di pasaran, di antaranya bekerja sama dengan Pemda dan jaringan TTIC untuk distribusi dan pemasarannya. Selain itu, juga lakukan koordinasi intensif dengan champion, asosiasi dan offtaker untuk mengambil produk langsung dari sentra produksi untuk memotong rantai pasokan; dan melakukan gerakan pengendalian OPT.

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 13 Juli 2022, 4:30 PM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 13 Juli 2022, 4:30 PM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 13 Juli 2022, 4:30 PM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 13 Juli 2022, 4:30 PM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved