• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. KEMENTAN LUNCURKAN PROGRAM WIRAUSAHA MUDA YESS

KEMENTAN LUNCURKAN PROGRAM WIRAUSAHA MUDA YESS

  • 11 Oktober 2019, 3:15 PM
  • Buah, Sayur, Kilas

Kementerian Pertanian melaunching program wirausaha muda pertanian YESS (Youth Entrepreunership and Employment Support Service) yang dibiayai oleh IFAD (International Fund for Agriculture Development).

Melalui program ini generasi millenial diharapkan tetap berkecimpung dan mencintai pertanian, bahkan meningkatkan nilai tambah. “Jika keuntungan di hulu tidak terlalu besar maka melalui prosesing terjadi nilai tambah dengan keuntungan semakin besar,” katanya.

Menurut Amran generasi muda perlu diyakinkan bahwa pertanian menguntungkan. Mereka perlu diyakinkan dulu bahwa dari pertanian bisa menjadi konglomerat.

Dedi Nursyamsi, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian menyatakan kunci keberhasilan pembangunan pertanian adalah partisipasi masyarakat lewat kewirausahaan. Karena itu perlu ditumbuhkan pengusaha agribisnis yang tidak hanya menggarap pasar luar negeri tetapi ekspor juga.

Saat ini dari 10 konglomerat Indonesia, 8 diantaranya diawali dari pertanian. Artinya pertanian potensinya masih banyak untuk dikembangkan. IFAD ikut membiayai program ini untuk mendorong terciptanya pengusaha muda pertanian. Dalam pelaksanaanya bekerjasama dengan pemda, kemenkeu, bappenas supaya terorganisasi dengan baik.


Baca Juga: Jeruk Keprok Orinda Agrihorti yang Manis Asam

Idha Widi Arsanti, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian menyatakan dari program ini diharapkan lahir 320.000 generasi muda pengusaha pertanian. Pemuda yang ikut dalam program ini mendapat pelatihan untuk peningkatan kapasitas dan akses dana dari perbankan.

Ada 4 provinsi yang jadi pilot project YESS yaitu Kalimantan Selatan (Banjarbaru, Tanah Laut, Tanah Bumbu), Sulawesi Selatan (Bantaeng, Bone, Bulukumba, Maros), Jawa Barat (Sukabumi, Cianjur, Tasikmalaya, Subang), Jawa Timur (Malang, Pasuruan, Tulungagung, Pacitan).

Dalam kesempatan itu, Amran memanggil salah satu peserta program penumbuhan wirausaha muda. Dengan bantuan modal Rp30 juta saat ini sudah berbisnis kebun buah naga dan pelatihan pertanian urban   dengan omset Rp20-30 juta/sebulan dan laba Rp10 juta/sebulan. Pada pelatihan pertanian urban masyarakat perkotaan dididik menanam sayur lewat hidroponik dan aquponik juga menanam buah-buahan lewat tabulapot sehingga mampu memenuhi kebutuhan sayur dan buah sendiri. 

 

 

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 11 Oktober 2019, 3:15 PM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 11 Oktober 2019, 3:15 PM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 11 Oktober 2019, 3:15 PM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 11 Oktober 2019, 3:15 PM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved