• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Kementan Tambah Pasokan 1,7 Ton Cabai ke Kramat Jati

Kementan Tambah Pasokan 1,7 Ton Cabai ke Kramat Jati

  • 25 Februari 2026, 2:17 PM
  • Kilas
  • Adhita Diansyavira

Hortiindonesia.com – Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) kembali menyalurkan sebanyak 1,7 ton cabai rawit merah ke Pasar Induk Kramat Jati (PIKJ), Jakarta, pada Minggu (22/2/2026). Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari strategi menjaga ketersediaan pasokan sekaligus menekan lonjakan harga di tingkat konsumen, terutama menjelang Ramadan.

Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Kementan, Muhammad Agung Sunusi, mengatakan pihaknya memastikan distribusi cabai ke pasar induk tetap berjalan dengan dukungan para champion cabai di berbagai daerah sentra produksi.

“Pasokan ke PIKJ akan terus kami jaga. Champion cabai di sentra produksi siap mengirimkan cabai rawit merah secara berkelanjutan agar kebutuhan masyarakat selama Ramadan tetap terpenuhi,” ujar Agung dalam keterangannya, Minggu (22/2/2026).

Ia menjelaskan, harga cabai rawit merah dari sentra produksi dipatok sekitar Rp50.000 per kilogram. Untuk menjaga harga tetap terjangkau, pemerintah melalui program Fasilitasi Distribusi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) memberikan bantuan biaya transportasi. Dengan demikian, harga cabai rawit merah di tingkat konsumen diharapkan tidak melampaui Rp65.000 per kilogram.


Baca Juga: Ekspor Kapulaga Terus Meningkat

Selain cabai rawit merah, harga sejumlah komoditas hortikultura lainnya terpantau relatif stabil. Cabai rawit putih berada di kisaran Rp30.000 per kilogram, cabai keriting hijau Rp25.000 per kilogram, cabai merah besar Rp40.000 per kilogram, serta cabai keriting merah Rp50.000 per kilogram. Namun, cabai rawit merah menjadi komoditas yang mengalami kenaikan harga paling signifikan dalam beberapa waktu terakhir.

Menurut Agung, kenaikan tersebut dipicu oleh tingginya curah hujan di sejumlah wilayah produksi yang menghambat proses panen. Selain itu, meningkatnya konsumsi masyarakat saat memasuki Ramadan, termasuk tradisi ziarah kubur, turut mendorong permintaan cabai.

“Curah hujan tinggi membuat petani tidak bisa melakukan pemetikan optimal. Ditambah peningkatan konsumsi masyarakat menjelang Ramadan, menyebabkan harga sempat naik. Namun dengan intervensi distribusi ini, kami optimistis harga segera stabil,” jelasnya.

Kementan di bawah kepemimpinan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menegaskan akan terus memantau kondisi harga dan pasokan cabai secara nasional. Koordinasi dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, serta jaringan distribusi terus diperkuat guna memastikan kelancaran pasokan.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas pangan nasional sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat, khususnya selama Ramadan. Pemerintah juga memastikan intervensi serupa akan terus dilakukan secara cepat apabila terjadi gejolak harga di pasaran.

Sumber : Kementerian Pertanian

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 25 Februari 2026, 2:17 PM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 25 Februari 2026, 2:17 PM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 25 Februari 2026, 2:17 PM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 25 Februari 2026, 2:17 PM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved