• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Khasiat Terlupakan Jamblang, Si Ungu Kaya Senyawa

Khasiat Terlupakan Jamblang, Si Ungu Kaya Senyawa

  • 24 Juni 2025, 10:50 AM
  • Buah
  • Adhita Diansyavira

Hortiindonesia.com- Sobat Horti, siapa yang masih ingat rasa sepat manis dari buah berwarna ungu kehitaman bernama jamblang? Buah ini dulu sering kita temui di halaman rumah, pekarangan sekolah, atau tumbuh liar di pinggir jalan.

Namun seiring waktu, pamor jamblang mulai redup dan tanaman ini semakin sulit ditemukan. Padahal, di balik tampilannya yang sederhana, jamblang menyimpan segudang khasiat luar biasa yang mulai dibuktikan oleh berbagai riset ilmiah.

Jamblang atau Syzygium cumini L. merupakan tanaman tropis yang banyak tumbuh di wilayah Asia Selatan dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Di beberapa negara seperti India dan Malaysia, jamblang dikenal dengan nama jaman, jambul, atau jambolan. Di Indonesia sendiri, buah ini sering disebut sebagai duwet atau jamblang, dan dulunya menjadi camilan favorit anak-anak desa.

Kini, perhatian terhadap jamblang kembali mencuat setelah sejumlah penelitian membuktikan kandungan senyawa aktif yang dimilikinya. Dari kulit buah, daun, hingga bijinya, jamblang mengandung berbagai senyawa kimia alami seperti flavonoid, alkaloid, tanin, resin, minyak atsiri, hingga antosianin. Semua senyawa ini berperan penting dalam memberikan manfaat farmakologis, mulai dari antioksidan, antidiabetes, antihiperkolesterol, hingga antiinflamasi.

Salah satu hasil penelitian menyebutkan bahwa ekstrak kulit buah jamblang mampu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL) dalam darah. Bahkan, efektivitasnya disebut sebanding dengan obat simvastatin yang biasa diresepkan dokter.


Baca Juga: Berkenalan dengan ‘Si Buce Kalimantan’, Tanaman Air yang Digemari Negara di Asia-Amerika

Kandungan antosianin yang tinggi dalam kulit buah jamblang—sekitar 830 mg/L—menjadi kunci utama manfaat ini. Tidak hanya itu, senyawa lain seperti asam galat dan ellagic yang terkandung dalam bijinya juga memperkuat efek antioksidan yang dimilikinya.

Sobat Horti, menariknya lagi, daun dan batang jamblang pun tak kalah hebat. Senyawa kaempferol-7-O-α-L-rhamnopyranoside yang diisolasi dari daun terbukti memiliki aktivitas antiinflamasi, menjadikannya berpotensi sebagai obat herbal tradisional untuk mengatasi peradangan. Tak heran jika jamblang mulai dilirik sebagai bahan dasar fitofarmaka atau obat herbal terstandar yang bisa dikembangkan lebih lanjut dalam industri kesehatan.

Namun seperti halnya tanaman herbal lainnya, penggunaan jamblang juga perlu dilakukan dengan bijak. Meskipun belum banyak laporan efek samping, tetap disarankan untuk berkonsultasi dengan ahli kesehatan sebelum mengonsumsinya, terutama jika sobat Horti sedang dalam pengobatan atau memiliki kondisi medis tertentu. Konsumsi dalam jumlah sedang dan sesuai anjuran menjadi langkah aman dalam memanfaatkan tanaman ini sebagai alternatif pengobatan.

Kehadiran jamblang sebagai tanaman lokal yang berkhasiat tinggi mengingatkan kita akan pentingnya menjaga dan melestarikan kekayaan hayati Indonesia. Jangan sampai si ungu yang kaya senyawa ini benar-benar terlupakan dan hilang dari ekosistem pertanian kita. Barangkali, sudah saatnya jamblang kembali dipopulerkan, tidak hanya sebagai buah nostalgia, tapi juga sebagai solusi alami dalam menjaga kesehatan masyarakat.

Sobat Horti, yuk kita buka lagi halaman-halaman lama pengetahuan lokal, gali potensi tanaman seperti jamblang, dan kembangkan untuk masa depan pertanian dan kesehatan Indonesia yang lebih baik.

Sumber : Tim Peneliti dari Fakultas Farmasi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 24 Juni 2025, 10:50 AM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 24 Juni 2025, 10:50 AM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 24 Juni 2025, 10:50 AM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 24 Juni 2025, 10:50 AM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved