• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. KOMBINASI TEPAT, KUNCI SUKSES MENANAM SAYUR DENGAN CARA TUMPANG SARI

KOMBINASI TEPAT, KUNCI SUKSES MENANAM SAYUR DENGAN CARA TUMPANG SARI

  • 03 Maret 2022, 1:33 PM
  • Sayur, Kilas, Budidaya

Bogor, Hortiindonesia.com

Menanam sayur secara tumpang sari harus tepat piilihan kombinasi tanaman yang digunakan. Untuk optimasi cahaya gunakan tanaman dengan tajuk berbeda sehingga semua jenis tanaman mendapat cahaya yang cukup. Prof Sobir dari Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian IPB menyatakan hal ini.

Umur tanaman harus berbeda sehingga bisa berproduksi optimum. Tanaman tambahan sebaiknya umurnya lebih cepat atau lebih lambat.

Untuk optimalisasi pemupukan maka pilih tanaman dengan pola perakaran yang berbeda, yaitu yang perakaran dalam dengan dangkal, perakaran sempit dengan lebar. Dengan cara ini maka pupuk yang terserap dibagian atas diserap tanaman perakaran dangkar sedang yang didalam diserap tanaman berakar dalam.

Bagian tanam yang dipanen sebaiknya juga berbeda yaitu antara umbi, buah dan daun. Pada panen umbi harus diusahakan tidak merusak akar tanaman yang dipanen buahnya. Selain itu harus diusahakan menanam tanaman legum untuk membantu penyerapan nitrogen.

Tanaman sayuran yang berakar dangkal  (<40 cm) adalah brokoli, kubis, kembang kol, sawi, bawang putih, bawang merah, selada dan kentang. Sedang yang berakar sedang (40-60 cm) kacang merah, melon, terung, cabai, buncis, timun, kacang panjang. Sedang yang berakar dalam (>60 cm) asparagus, okra, waluh, ubu jalar, tomat, semangka. Cabai misalnya bisa tumpang sari dengan bawang merah.


Baca Juga: Kementan Susun Kebijakan Strategis Antisipasi Dampak Perubahan Iklim

Penggunaan tanaman tumpang sari yang tepat juga akan meningkatkan potensi parasitoid bagi hama dan penyakit. Dengan lebih dari satu tanaman maka akan mengurangi populasi tanaman itu dan menngurangi status serangan OPT. Tanaman monokultur dalam skala luas paling rawan terkena OPT. Penanaman dengan family yang berbeda akan mengurangi risiko kegagalan panen.

Tanaman bisa saling berkomunikasi secara kimia. Misalnya bisa satu jenis tanaman terkena OPT dia akan mengelurakan asam salisilat sebagai antibodi. Asam salisilat ini akan menguap menjadi metil salisilat dan diserap tanaman sekitarnya untuk diubah menjadi antibodi. Adanya metil salisilat menandakan satu tanaman sedang terserang OPT sehingga tanaman lain harus bersiap.

Memilih tanaman yang tidak tepat untuk tumpang sari misalnya menjadi inang yang sama untuk OPT maka akan meningkatkan potensi serangan. Demikian juga pola tajuk yang sama dengan waktu tanam yang bersamaan akan meningkatkan kelembaban dan meningkatkan serangan OPT. Pengendalian Hama Terpadu merupakan cara yang paling tepat dalam pengendalian OPT sayur tumpang sari.

Kuncinya adalah rajin ke kebun untuk melakukan pengamatan dan identifikasi tindakan yang perlu segera dilakukan. Setelah itu tentukan alternatif tindakan yang perlu dilakukan apakah teknis budidaya meliputi penentuan waktu tanam, pola tanam, tanam serempak dan perbaikan budidaya.

Pengendalian secara fisik, mekanis, trap misalnya dengan likat kuning. Kemudian pengendalian secara biologis dengan agensia hayati. Pengendalian secara kimiawi merupakan alternatif terakhir apabila serangan diambang batas pengendalian. Cara PHT ini mampu menekan biaya pestisida sampai 70%.

 

 

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 03 Maret 2022, 1:33 PM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 03 Maret 2022, 1:33 PM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 03 Maret 2022, 1:33 PM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 03 Maret 2022, 1:33 PM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved