• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Komisi IV DPR Terkait Pemotongan Anggaran Pertanian

Komisi IV DPR Terkait Pemotongan Anggaran Pertanian

  • 26 Januari 2021, 8:17 AM
  • Kilas
  • HORTI INDONESIA
Jakarta,- Anggota Komisi IV DPR RI , Sulaiman Hamzah menyesalkan adanya pemangkasan anggaran  Kementerian Pertanian (Kementan) untuk program kerja tahun 2021 khususnya refocusing anggaran untuk program ketersediaan, akses dan komunikasi pangan berkualitas. Dalam peningkatan produksi ditengah pandemik Covid-19, keterbatasan dana ini dinilai akan berdampak  pada kinerja sehingga saat ini sektor pertanian sudah seharusnya menjadi perhatian  bersama secara serius. 
 
“Refocusing dan realokasi anggaran  belanja tahun 2021 Kementerian Pertanian sebesar 6,326 triliun.Dengan keterbatasan pendanaan , tentu ini  harus benar benar jadi perhatian besar kita bersama untuk melakukan pengalokasian anggaran secara tepat guna dan tepat sasaran,”ujar Sulaiman pada Rapat Kerja (Raker) Komisi IV DPR RI bersama Kementerian Pertanian di Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, pada Senin (25/01/2021).
 
Disamping itu dalam Raker ini, Sulaiman juga turut mengapresiasi atas kinerja sektor pertanian pada tahun 2020 yang mampu tetap konsisten untuk menjaga pertumbuhan dan perkembangan sektor pertanian. Menurut Sulaiman, sektor pertanian masih mampu tumbuh positif disaat sektor lain terkontraksi karna pandemik Covid 19 seperti sektor transportasi dan pergudangan -16,7 persen, sektor konstruksi – 4,52 persen, sektor jasa keuangan -0,95 persen.
 
“Selama tahun 2020, nilai tukar petani (NTP) dan  nilai tukar usaha  pertanian (NTUP) berkembang secara fluktuatif . Kabar baiknya Kementan mampu menjaga dan terus menjaga meningkatkan NTP dan NTUP dari bulan Mei hingga Desember 2020,” ucapnya.
 
Dikesempatan yang sama, Menteri Pertanian(Mentan) Syahrul Yasin Limpo  meminta arahan dan persetujuan dari Komisi IV DPR RI terhadap penyesuaian anggaran akhir per Eselon I Kementan terdiri dari Sekretariat Jenderal Rp. 1,66 Triliun, Inspektorat Jenderal Rp. 100 Miliar,Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Rp. 3,23 Triliun.
 
Direktorat Jenderal Hortikultura Rp. 775 Miliar, Direktorat Jenderal Perkebunan Rp. 1,00 Triliun,Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Rp. 1,37 Triliun, Direktorat , Badan PPSDMP Rp. 1,09 Triliun, Badan Ketahanan Pangan Rp. 553 Miliar dan Badan Karantina Pertanian Rp. 958 Miliar.
 

Baca Juga: Surplus, Kota Wali Siap Suplai Kebutuhan Bamer Daerah Sekitar Jelang Idul Fitri

“Berdasarkan surat Menteri Keuangan No. S30/MK.02/2021 tanggal 12 Januari 2021, Kementerian Pertanian diminta melakukan penghematan belanja APBN 2021 sebesar Rp. 6,33 Triliun, sehingga total anggaran yang semula sebesar Rp. 21,84 Triliun berubah menjadi Rp. 15,51 Triliun,”ucap Mentan Syahrul.
 
Untuk mendukung upaya pemerintah dalam  mempercepat pemulihan ekonomi dan reformasi sosial, Kementan  menetapkan 5 program pembangunan sektor  pertanian sebagai strategi  pelaksanaan kegiatan 2021 diantaranya, 1)Program Ketersediaan, Akses dan Konsumsi Pangan Berkualitas, 2) Program Nilai Tambah dan Daya Saing Industri 3) Program Riset dan Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, 4) Program Pendidikan dan Pelatihan Vokasi dan 5) Program Dukungan Manajemen.
 
“Dengan berpatokan pada lima program tersebut dan memperhatikan adanya refocusing dan realokasi belanja APBN Kementerian Pertanian TA 2021, serta mempertimbangkan Kementerian Pertanian tetap harus menjalankan tugas utama menyediakan pangan bagi seluruh penduduk,”
 
“Maka telah dilakukan penyesuaian target produksi beberapa komoditas pangan utama yakni target produksi padi ditetapkan sebesar 54,70 juta ton, jagung 23,00 juta ton, kedelai 0,29 juta ton, bawang merah 1,62 juta ton, cabai 2,67 juta ton, serta komoditas strategis lainnya telah disesuaikan dengan memperhitungkan ketersediaan anggaran yang ada,”tambah Mentan.
 
Mentan Syahrul juga mengatakan bahwa  strategi Kementan 2021 tetap fokus pada menyediakan pangan utama bagi penduduk Indonesia, dan diikuti upaya meningkatkan daya saing produk pertanian agar dapat mengisi pasar ekspor.
 
Sebagai  contoh, Ditjen Tanaman Pangan 2021 akan fokus melakukan kegiatan dalam a) Peningkatan produksi padi, jagung, dan kedelai, serta pangan lokal, termasuk mendukung Food Estate 2021, b) Penguatan manajemen penyediaan benih tanaman pangan, c) Pengamanan produksi melalui pengendalian OPT dan penanganan kekeringan/banjir, dan 4) Hilirisasi, pengolahan dan penguatan ekspor.
 
“Hal ini juga dilakukan oleh eselon 1 lainnya dalam rangka melakukan pengamanan pangan sehingga pangan utama penduduk Indonesia  tahun 2021 benar-benar terjaga. Kami tentu mengharapkan dukungan dari para pemerintah daerah dan semua pihak untuk kedepan sama- sama kita bangun dan bangkitkan  kejayaan sektor pertanian,”tukas Mentan Syahrul.

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 26 Januari 2021, 8:17 AM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 26 Januari 2021, 8:17 AM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 26 Januari 2021, 8:17 AM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 26 Januari 2021, 8:17 AM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved