• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Menggenjot Devisa Melalui Ekspor Anggrek Bulan

Menggenjot Devisa Melalui Ekspor Anggrek Bulan

  • 13 September 2018, 1:15 PM
  • Tanaman Hias
  • HORTI INDONESIA

Kementerian Pertanian (Kementan) tengah fokus meningkatkan volume ekspor pertanian, salahsatu diantaranya komoditas hortikultura seperti bunga anggrek bulan.

Anggrek Bulan (butefly orchid) merupakan salah satu tanaman hias yang cukup digemari di Indonesia. Berbekal dari budidaya florikultura ini, PT Ekakarya Graha Flora mengembangkan bisnisnya.

“Anggrek merah, anggrek putih lidah merah, anggrek lidah kuning, black jack, sakura, putih spot merah, black jack kupu-kupu,” kata Salah seorang pegawai Ekakarya, Cucu. di Desa Titisan, Kecamatan Sukalarang, Sukabumi.

Varietas-varietas tersebut,menurut Cucu merupakan hasil kawin silang, meski bibitnya ada yang impor. Produk Ekakarya didistribusikan ke wilayah Jakarta dan daerah penyangga Ibu Kota untuk yang telah dirangkai. Ada pula yang ke Bali dan belum dirangkai. “Jadi kita mengekspor ke Singapura. Diekspor saat tumbuh bakal bunga 25 sentimeter,” jelas Cucu.


Baca Juga: Ketua YDN: Kebijakan Ekspor Amran Sukses Angkat Pamor Durian Lokal, Neraca Perdagangan Durian Surplus  

Khusus pasar dalam negeri, menurut Cucu yaitu jenis anggrek yang dirangkai. Bahkan pasar dalam negeri seperti Jaboietabek cukup besar yaitu mencapai 400 batang per hari dan dirangkai sekitar 2.500 batang per hari. Anggrek bulan yang tidak menggunakan pot dibanderol Rp138 ribu per tangkai.  “Dalam kemasan pot keramik, dijual Rp295 ribu per tangkai,” urai Cucu.

Melihat hal tersebut, Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, Suwandi, menyambut baik. Terkebih ini menjadi inspirasi untuk menjadi pengusaha pertanian, khususnya tanaman hias. Sebab

 pihaknya yakin, bisnis florikultura cukup terbuka. Atas dasar itulah pemerintah mendorng bisnis tanaman hias tersebut.

“Ayo, jangan ragu untuk budi daya tanaman hias. Sudah banyak juga, kok, yang diekspor. Kami sebagai regulator dan fasilitator, pasti siap membantu untuk perizinan dan lainnya. Kami cuma mau kesejahteraan petani meningkat melalui ekspor, sesuai arahan Pak Menteri Amran,” pungkas Suwandi. YIN

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 13 September 2018, 1:15 PM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 13 September 2018, 1:15 PM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 13 September 2018, 1:15 PM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 13 September 2018, 1:15 PM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved