• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Mentan Lepas Ekspor Benih, Optimis Produk Hortikultura Terus Meningkat

Mentan Lepas Ekspor Benih, Optimis Produk Hortikultura Terus Meningkat

  • 17 Desember 2019, 10:38 AM
  • Kilas
  • HORTI INDONESIA

Purwakarta - Peningkatan daya saing produk pertanian merupakan keniscayaan. Terlebih di tengah pertumbuhan penduduk Indonesia yang saat ini diperkirakan mencapai 267 juta jiwa.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, Indonesia berpotensi sebagai  pasar yang besar bagi produk sejenis dari negara  lain. Tak terkecuali untuk sektor hortikultura.

"Saya minta hortikultura ke depan harus lebih maju, mandiri dan modern," ujar dia disela-sela pelepasan Ekspor Benih Hortikultura PT East West Seed Indonesia (EWINDO) di Purwakarta, Senin (16/12).

SYL-sapaannya- memaparkan untuk menghasilkan produk hortikultura berdaya saing,
harus betul-betul memperhatikan aspek kualitas, kuantitas dan kontinuitas. Serta mampu berkontribusi dalam upaya pelestarian lingkungan.

"Dan saya yakin dengan potensi dan keunggulan bangsa kita, semua itu bisa tercapai," jelas dia.

SYL juga mengapresiasi peran swasta seperti yang dilakukan EWINDO. Menurut SYL, ekspor benih yang dilakukan perusahaan tersebut sejalan dengan visi pemerintah di sektor pertanian.

"Kita berharap pada tahun mendatang nilai ini dapat ditingkatkan 3 kali lipat sesuai dengan program yang saya canangkan, Gerakan Tiga Kali Eskpor (GERTIKS)," beber SYL.

"Saya harap tahun depan sayuran dan buah-buahannya yang diekspor," lanjut dia.

Dalam kesempatan itu, SYL juga meminta Ewindo menjadi bagian pelopor gerakan kebangsaan. Khususnya bagaimana menggerakkan sektor pertanian.

"Potensi bangsa kita amat besar. Ekspor harus terus diperluas. Sejahterakan para petani," jelas dia.
"Melakukan ekspor itu adalah bagian dari derajat kebangsaan kita. Kalau kita impor itu artinya kita lemah, berarti bangsa kita lemah. Boleh impor, tapi harus lebih banyak eskpor. Itulah jati diri bangsa kita," katanya.

Menurut Syahrul, sektor pertanian adalah solusi dari segala persoalan bangsa Indonesia karena berkaitan langsung dengan pemenuhan perut masyarakat Indonesia. Terlebih soal pembukaan lapangan kerja.

"Kalau kamu mau urus pertanian kita dengan baik, maka disitulah letak dan posisi kesejahteraan bangsa kita. Dan inilah yang harus menjadi tugas kita bersama. Kita harus menjadi pelopor dari semua gerakan kebangsaan," katanya.

Wakil Ketua Komisi IV DPR Dedi Mulyadi mendukung upaya Kementerian Pertanian dalam meningkatkan ekspor pertanian. Dukungan itu salah satunya dengan mengawasi semua kebijakan impor.

"Karena yang ada di pikiran kita harus ekspor ekspor ekspor seperti yang pak Menteri sampaikan," katanya.

Sementara itu, Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika menyampaikan terimakasih atas kunjungan menteri pertanian di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Dia berharap, kunjungan ini bisa mampu memompa semangat petani dalam menguatkan ketahanan pangan yang dicanangkan.

"Alhamdulillah pada tahun 2019 ini Kementerian Pertanian sudah membantu kabupaten kami dengan memberi alat-alat mesin pertanian yang memang disenangi kaum milenial. Sekali lagi terimaksih," katanya.

Adapun total benih yang diekspor senilai Rp 10 miliar dari total nilai yang ditargetkan sebanyak Rp 48 miliar, selama kurun waktu 2019. Negara-negara tujuannya antara lain India, Jepang, Hong Kong, Srilanka, Bangladesh, Pakistan) serta negara ASEAN (Thailand, Filipina, Malaysia, Myanmar,Vietnam).


Baca Juga: Dukung DAS Citarum Bersih dan Harum, Amran Beri Bantuan Kentang

Sementara benih yang sudah berhasil diekspor melingkupi labu, pare, kacang panjang, mentimun, oyong, labu air, cabai, semangka, bayam, terong, buncis, kangkung, melon, jagung manis, bawang merah, tomat, selada dan kembang kol.

Benih Unggul Dorong Kualitas Produk Hortikultura

Dirjen Hortikultura Kementan, Prihasto Setyanto menjelaskan, subsektor pertanian memiliki peranan penting dalam menggerakkan roda perekonomian Indonesia. Merujuk Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan PDB sektor pertanian Triwulan II-2019 meningkat 5,41%. Pertumbuhan PDB tersebut lebih besar dari Triwulan II-2017 dan 2018 yang masing-masing sebesar 3% dan 5,01%.

"Subsektor hortikultura menjadi penyumbang terbesar kedua untuk PDB sektor pertanian yakni 6,11%," jelas Prihasto.

Dikatakan Anton, saat ini pemerintah tengah merumuskan arah pengembangan hortikultura dalam lima tahun ke depan, khususnya dalam hal peningkatan daya saing komoditas hortikultura.

"Kami namakan GEDOR HORTI yang berarti gerakan mendorong produksi, daya saing, ramah lingkungan hortikultura," jelas Anton.

Dia berharap melalui GEDOR HORTI ini mampu meningkatkan persaingan di pasar internasional. Utamanya dalam menjaga kualitas dan standar mutu produk hortikultura yang berorientasi ekspor.

"Karena kualitas merupakan hal yang paling penting bagi konsumen.

Terkait ekspor benih EWINDO, Anton menambahkan bahwa kunci peningkatan daya saing usaha budidaya hortikultura adalah dukungan ketersediaan benih bermutu. Sebab benih merupakan komponen utama penunjang keberhasilan budidaya pertanian.

"Benih bermutu memiliki jaminan menghasilkan produk yang diinginkan dan mampu bersaing dengan produk manca negara. Penggunaan benih berkualitas ini adalah juga menjadi salah satu variebel utama bagi petani untuk meningkatkan produktivitas," pungkasnya.

Optimis Target 3 Kali Ekspor Tercapai

Direktur Perbenihan Hortikultura, Ditjen Hortikultura, Sukarman mengatakan, target peningkatan ekspor tiga kali lipat minimal bisa tercapai. Karena itu pihaknya mendorong terus ekspor produk pertanian, termasuk benih dari PT. EWINDO

"Kita tidak ada target berapa besarnya, tapi yang kita inginkan ekspor sebanyak-banyaknya. Jika bisa lebih besar dari tiga kali lipat, itu lebih baik," katanya.

Untuk mendorong ekspor tersebut, ungkap Sukarman, pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertanian memberikan kemudahan ijin ekspor. "Ijin ekspor sekarang prosesnya hanya 3 jam. Jadi kita lakukan secepatnya," ujarnya.

Komoditas yang pemerintah dorong untuk menembus pasar mancanegara adalah yang sifatnya komersial. Misalnya, benih sayuran.

Sementara itu Managing Director EWINDO, Glenn Pardede menjamin, produk benih yang diekspor merupakan kualitas terbaik yang dihasilkan anak bangsa, sehingga bisa bersaing di pasar luar negeri. Bahkan soal harga produk benih hortikultura Indonesia sangat kompetitif.

"Ekspor benih yang kita lakukan umumnya ke negara yang agroklimatnya hampir sama seperti, Thailand, Filipina, India, Srilangka dan Bangladesh," katanya.

Glenn berharap dengan peluang pasar benih yang terbuka di luar negeri, diperkirakan tahun 2020 mendatang ekspor bisa naik 5-10 persen. Namun demikian Glenn mengaku tetap tergantung permintaan pasar. "Peningkatan ekspor 5-10 persen saya rasa masih wajar," tutup Glenn.

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 17 Desember 2019, 10:38 AM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 17 Desember 2019, 10:38 AM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 17 Desember 2019, 10:38 AM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 17 Desember 2019, 10:38 AM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved