• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Panen Cabai Rawit di Temanggung Melimpah, Pasok Kebutuhan Idul Adha

Panen Cabai Rawit di Temanggung Melimpah, Pasok Kebutuhan Idul Adha

  • 28 Juni 2021, 5:09 PM
  • Sayur, Agribisnis
  • HORTI INDONESIA
Ngadirejo, Hortiindonesiacom - Ngadirejo adalah sentra kawasan sayuran di lereng gunung Sindoro, Kabupaten Temanggung. Di lokasi tersebut terdapat kampung cabai seluas 100 hektare, puncak panen diperkirakan akan terjadi pada Juli mendatang. Diharapkan dapat mencukupi kebutuhan masyarakat ketika Idul Adha. 
 
Kembali bergejolaknya pandemi Covid 19 belakangan ini, Mentan Syahrul Yasin Limpo mengingatkan jajarannya untuk bersatu padu menjadi garda terdepan dalam penyediaan pangan. Mulai dari petani, dinas hingga pemerintah pusat harus bersinergi agar stabilitas pasokan tetap terjaga. 
 
"Lebih lagi ini menjelang Idul Adha, kita harus pastikan pasokan cukup agar tidak ada gejolak harga yang memberatkan konsumen namun juga tetap menguntungkan petani," ucap Dirjen Hortikultura Prihasto Setyanto. 
 
Salah satu anggota Kelompok Tani Muda Sejahtera, Anton saat ditemui , Jum'at (25/06) menjelaskan bahwa kenaikan harga rawit yang terjadi beberapa hari terakhir bukan karena tidak ada panenan. 
 
"Hujan terus, jadi perubahan warna cabai dari hijau ke merah lebih lama. Biasanya pemetikan bisa dilakukan 4 hari sekali tapi jika hujan terus begini 5-7 hari sekali baru petik," ujar Anton. 
 

Baca Juga: Durian Indonesia Masih Tertinggal? Ini Strategi Agar Bisa Bersaing

Menurutnya beberapa petani di wilayahnya menanam varietas lokal sendiri yang diberi nama dalem. Cabai ini cocok lebih tahan hama patek dan busuk batang yang biasa menyerang saat musim hujan. Hingga saat ini kondisi tanaman sehat meskipun intensitas hujan tinggi. 
 
Selain itu cabai varietas dalem ini juga memiliki kualitas buah yang lebih awet umur simpannya. Dalam suhu ruang, buah ini dapat bertahan hingga tujuh hari. 
 
"Kulit buah yang tebal membuatnya lebih tahan dan tidak mudah rusak. Biji buahnya pun lebih padat sehingga kuantitas per kilonya lebih sedikit dibanding cabai rawit varietas lainnya. Jika perawatan instensif, produktivitasnya dapat mencapai 18 ton per hektare," terangnya. 
 
Mendengar varietas baru yang dikembangkan petani, 
Dirjen Prihasto Setyanto mendukung untuk didaftarkan sesegera mungkin. 
 
"Terkait varietas cabai yang ditanam petani, pada prinsipnya jika varietas tersebut banyak keunggulannya, segeralah dinas membantu mendaftarkan benih tersebut ke Balai Penelitian Sertifikasi Benih supaya dapat disertifikasi,'" pungkasnya.

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 28 Juni 2021, 5:09 PM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 28 Juni 2021, 5:09 PM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 28 Juni 2021, 5:09 PM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 28 Juni 2021, 5:09 PM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved