• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Panen Hortikultura Tekan Inflasi, Awal 2026 Sumatera Kompak Deflasi

Panen Hortikultura Tekan Inflasi, Awal 2026 Sumatera Kompak Deflasi

  • 04 Februari 2026, 2:29 PM
  • Kilas
  • Adhita Diansyavira

Hortiindonesia.com — Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan kabar menggembirakan terkait stabilitas harga pangan di sejumlah daerah yang sebelumnya terdampak bencana hidrometeorologi. Tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, tercatat mengalami deflasi pada Januari 2026, setelah pada Desember 2025 sempat menghadapi inflasi cukup tinggi.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, menyampaikan bahwa ketiga provinsi tersebut menunjukkan tren penurunan harga secara bulanan (month to month) di awal tahun ini.

“Khusus inflasi pascabencana pada tiga provinsi yang terkena bencana hidrometeorologi, Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mengalami deflasi di awal tahun 2026 setelah sebelumnya di Desember 2025 mengalami inflasi cukup tinggi,” ujar Ateng dalam rilis resmi BPS, Senin (2/2/2026).

Rincian Angka Inflasi dan Deflasi

Secara detail:

  • Aceh yang pada Desember 2025 mengalami inflasi 3,60 persen, berbalik menjadi deflasi 0,15 persen pada Januari 2026.

  • Sumatera Utara turun dari inflasi 1,66 persen menjadi deflasi 0,75 persen.

  • Sumatera Barat juga mencatat penurunan dari inflasi 1,48 persen menjadi deflasi 1,15 persen.


    Baca Juga: Belum Banyak yang Tahu, 3 Tanaman Ini Bisa Cegah Dampak Perubahan Iklim

Menurut Ateng, kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau menjadi faktor utama penyumbang deflasi di tiga wilayah tersebut. Ini menunjukkan bahwa pasokan pangan pokok tetap terjaga selama masa pemulihan pascabencana, sehingga tekanan harga berhasil ditekan.

“Komoditas kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang deflasi terbesar. Di Aceh, penurunan terutama dipicu harga telur ayam ras. Sementara di Sumatera Utara dan Sumatera Barat, deflasi didorong turunnya harga cabai merah,” jelasnya.

Respons Cepat Pemerintah

Penurunan tekanan harga ini tak lepas dari langkah cepat pemerintah, termasuk melalui Kementerian Pertanian. Penguatan distribusi, penyaluran bantuan pangan, serta pengamanan stok komoditas strategis dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman di daerah terdampak.

Upaya tersebut terbukti mampu meredam lonjakan harga pascabencana dan menjaga daya beli masyarakat.

Kondisi Nasional Ikut Deflasi

Secara nasional, Januari 2026 juga mencatat deflasi 0,15 persen (month to month). Indeks harga turun dari 109,92 pada Desember 2025 menjadi 109,75 pada Januari 2026.

Kelompok makanan, minuman, dan tembakau kembali menjadi penyumbang deflasi terbesar, yakni 1,03 persen dengan andil 0,30 persen. Komoditas utama yang mendorong penurunan harga antara lain cabai merah, cabai rawit, bawang merah, daging ayam ras, dan telur ayam ras.

“Pada Januari 2026 terjadi deflasi 0,15 persen secara month to month atau terjadi penurunan indeks harga dari 109,92 pada Desember 2025 menjadi 109,75 pada Januari tahun 2026,” tutur Ateng.

Faktor Musim Panen Hortikultura

BPS juga mencatat bahwa awal 2026 menjadi momentum panen bagi sejumlah komoditas hortikultura seperti cabai merah, cabai rawit, dan bawang merah. Meningkatnya pasokan di pasar turut menekan harga di tingkat konsumen.

Ke depan, pemerintah akan terus memperkuat koordinasi lintas sektor dan daerah, terutama di wilayah rawan bencana, guna memastikan stabilitas pasokan dan harga pangan tetap terjaga sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.

Sumber : Kementerian Pertanian

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 04 Februari 2026, 2:29 PM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 04 Februari 2026, 2:29 PM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 04 Februari 2026, 2:29 PM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 04 Februari 2026, 2:29 PM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved