• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Panen Perdana Pisang Kepok Tanpa Jantung

Panen Perdana Pisang Kepok Tanpa Jantung

  • 10 Februari 2020, 2:53 PM
  • Buah, Kilas

SOLOK, Hortiindonesia.com - Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Solok dan Bank Indonesia menyelenggarakan panen perdana Pisang Kepok Tanjung dengan tema ‘Mendukung Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor Komoditas Pertanian" di Selayo Kabupaten Solok Sumatera Barat, Kamis (6/2).

Sekretaris Balitbangtan Hardiyanto mengatakan, Balitbangtan sebagai penghasil teknologi mempunyai kewajiban mengawal inovasi teknologi yang telah dihasilkan di tengah masyarakat. “Target diadakannya kegiatan ini adalah ekspor,” tandasnya.

Hardiyanto berharap pisang kepok tanjung ini terus dikembangkan sehingga dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat khususnya di kawasan Selayo.

Sementara itu Kepala Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika Ellina Mansyah mengatakan, Panen perdana Pisang Kepok Tanjung ini dilaksanakan antara lain untuk meningkatkan sinergi antar institusi di dalam dan di luar Kementerian Pertanian baik dengan pemerintah daerah juga pihak swasta dalam meningkatkan produktifitas pertanian guna lebih mensejahterakan masyarakat.


Baca Juga: Konsolidasi Internal Pelaksanaan Tusi dan Reformasi Birokrasi Lingkup Sekretariat Ditjen Hortikultura

Lebih lanjut Ellina menjelaskan, pisang Kepok Tanjung atau Pisang Kepok Tanpa Jantung merupakan hasil kekayaan plasma nutfah Indonesia yang dikemas menjadi satu varietas unggul oleh Balitbangtan pada tahun 2010.

Dalam proses pembentukan buahnya tidak terdapat bunga pisang yang tersisa (semua menjadi buah) maka dengan sifat seperti ini tanaman lebih tahan terhadap serangan penyakit khususnya penyakit layu bakteri yang biasa menyerang pertanaman pisang.

 Acara panen perdana ini dihadiri oleh sekitar 350 orang yang terdiri dari peneliti, penyuluh, jajaran pemerintah daerah kabupaten solok, kelompok tani, swasta dan penanggung jawab Kostra Tani wilayah Sumatera Barat.

 

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 10 Februari 2020, 2:53 PM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 10 Februari 2020, 2:53 PM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 10 Februari 2020, 2:53 PM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 10 Februari 2020, 2:53 PM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved