• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Penyakit Bercak Ungu pada Bawang Merah dan Cara Mengatasinya

Penyakit Bercak Ungu pada Bawang Merah dan Cara Mengatasinya

  • 18 Desember 2025, 10:12 AM
  • Sayur
  • Adhita Diansyavira

Hortiindonesia.com - Sobat Horti, bawang merah (Allium ascalonicum L.) adalah komoditas hortikultura andalan dengan nilai ekonomi tinggi, baik sebagai bumbu dapur maupun bahan industri pangan. Sayangnya, dalam proses budidaya, bawang merah kerap menghadapi ancaman organisme pengganggu tanaman (OPT), salah satunya dari kelompok jamur patogen. Jamur Alternaria, khususnya Alternaria porri, menjadi penyebab utama penyakit bercak ungu (purple blotch) dan bercak daun yang dapat menurunkan hasil panen secara drastis jika tidak ditangani dengan baik.

Ciri-ciri Serangan yang Perlu Diwaspadai

Sobat Horti bisa mengenali serangan bercak ungu dari munculnya bercak kecil berwarna cokelat hingga keunguan pada daun. Lama-kelamaan, bercak ini melebar, jaringan daun mati (nekrosis), dan memiliki tepi berwarna lebih gelap. Jika serangan semakin parah, bercak dapat menyatu, membuat daun menguning, mengering, lalu mati sebelum waktunya. Kondisi ini jelas mengganggu proses fotosintesis, melemahkan tanaman, dan mempercepat kerusakan daun.

Kondisi Lingkungan dan Dampaknya

Jamur Alternaria sp. tumbuh optimal pada suhu 25–30°C dengan kelembapan udara tinggi. Penyebarannya bisa melalui angin, percikan air hujan, hingga aktivitas manusia di lahan. Sisa tanaman yang sakit dan umbi bibit terinfeksi menjadi sumber utama penularan penyakit pada musim tanam berikutnya. Jika lingkungan sangat mendukung, serangan bercak ungu bahkan bisa menurunkan hasil panen lebih dari 50%. Tidak hanya jumlah panen yang berkurang, kualitas dan ukuran umbi pun ikut menurun sehingga nilai jual bawang merah menjadi lebih rendah.

Cara Pengendalian Secara Terpadu

Untuk mengendalikan penyakit bercak ungu, Sobat Horti perlu menerapkan pengendalian terpadu, antara lain:

  • Gunakan bibit sehat
    Pastikan umbi bibit bebas dari gejala penyakit agar patogen tidak masuk sejak awal.

  • Sanitasi lahan
    Bersihkan dan musnahkan sisa tanaman terinfeksi setelah panen untuk mengurangi sumber penyakit.


  • Baca Juga: Industri Teh Nasional Kurang Bergairah

  • Atur jarak tanam
    Hindari tanam terlalu rapat. Jarak ideal berkisar 15 × 15 cm hingga 20 × 20 cm, terutama di lahan lembap, agar sirkulasi udara lebih baik.

  • Rotasi tanaman
    Ganti dengan tanaman yang bukan inang Alternaria untuk memutus siklus hidup jamur.

  • Manfaatkan agen hayati
    Gunakan Trichoderma sp., Pseudomonas fluorescens, atau Bacillus subtilis yang terbukti mampu menekan perkembangan patogen.

  • Gunakan fungisida secara bijak
    Jika serangan sudah tinggi dan cuaca kurang mendukung, fungisida bisa menjadi pilihan terakhir. Perhatikan dosis, waktu aplikasi, dan lakukan rotasi bahan aktif seperti mankozeb, klorotalonil, azoksistrobin, difenokonazol, atau propikonazol agar tidak terjadi resistensi.

 

Sobat Horti, penyakit bercak ungu akibat jamur Alternaria sp. merupakan salah satu OPT penting pada bawang merah yang tidak boleh disepelekan. Dengan memahami kondisi lingkungan penyebab penyakit dan menerapkan pengendalian terpadu secara konsisten, risiko kerugian bisa ditekan dan produktivitas bawang merah tetap terjaga. Pendekatan yang tepat dan berkelanjutan adalah kunci sukses budidaya bawang merah yang sehat dan menguntungkan. 

Sumber : distan.bulelengkab.go.id

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 18 Desember 2025, 10:12 AM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 18 Desember 2025, 10:12 AM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 18 Desember 2025, 10:12 AM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 18 Desember 2025, 10:12 AM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved