• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Perkebunan Jeruk Sumut Diterjang Lalat Buah, Ini Rencana Pemprov

Perkebunan Jeruk Sumut Diterjang Lalat Buah, Ini Rencana Pemprov

  • 27 Agustus 2025, 11:55 AM
  • Buah
  • Adhita Diansyavira

Medan, hortiindonesia.com – Serangan hama lalat buah yang melanda perkebunan jeruk rakyat di lima kabupaten di Sumatera Utara (Sumut) mendapat perhatian khusus dari Gubernur Sumut, Bobby Alif Nasution.

Dalam rapat koordinasi (Rakor) bertajuk Produksi dan Hilirisasi Komoditas Jeruk di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Medan, Bobby menyoroti kondisi perkebunan jeruk di Kabupaten Karo, Simalungun, Dairi, Pakpak Bharat, dan Tapanuli Utara yang terdampak hama. Pertemuan ini turut dihadiri sejumlah kepala daerah, di antaranya Bupati Dairi Vickner Sinaga, Wakil Bupati Pakpak Bharat Mutsyuhito Solin, serta perwakilan kabupaten lainnya. Hadir pula Kadis Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut Rajali bersama OPD terkait.

Bobby menegaskan, ada tiga fokus utama yang harus segera dikerjakan pemerintah provinsi dan kabupaten. Pertama, penyediaan data yang akurat mengenai luas lahan dan jumlah petani jeruk. Kedua, penerapan metode pengendalian hama lalat buah berbasis teknologi dengan dukungan perusahaan yang bersedia bekerja sama. Ketiga, perhatian terhadap persoalan pendanaan petani jeruk yang saat ini cukup rumit.


Baca Juga: KEMENTAN DORONG EKSPOR ANGGREK

“Action-nya harus tepat. Data menjadi dasar kita bergerak, karena tanpa data yang valid, langkah berikutnya akan sulit. Kita akan lakukan intervensi dalam satu bulan ke depan,” tegas Bobby.

Sementara itu, Robertus Theodore dari kalangan swasta yang aktif mendampingi petani jeruk mengungkapkan, masalah terbesar yang kini dihadapi adalah soal pembiayaan. Banyak petani terlilit hutang hingga kebun mereka terbengkalai atau bahkan beralih ke tanaman lain. Ia menilai perhatian Gubernur Sumut terhadap jeruk lokal menjadi harapan baru bagi petani.

Robertus mendorong agar skema penanganan hama lalat buah yang sudah terbukti berhasil di kawasan Liang Melas Datas (LMD), Karo, bisa diterapkan lebih luas. “Penanganan harus dilakukan serentak di satu kawasan. Kalau tidak serius, jeruk Karo bisa bernasib sama seperti varietas jeruk di daerah lain yang hilang,” ujarnya.

Bupati Karo, Antonius Ginting, menambahkan bahwa saat ini luas kebun jeruk aktif di wilayahnya tinggal 4.841 hektar, jauh menurun dibanding beberapa tahun lalu yang pernah mencapai 20 ribu hektar. Ia berharap dengan metode yang tepat, produktivitas jeruk bisa kembali ditingkatkan.

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 27 Agustus 2025, 11:55 AM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 27 Agustus 2025, 11:55 AM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 27 Agustus 2025, 11:55 AM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 27 Agustus 2025, 11:55 AM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved