• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. PETROKIMIA GRESIK DUKUNG URBAN FARMING DENGAN PRODUK INOVATIF

PETROKIMIA GRESIK DUKUNG URBAN FARMING DENGAN PRODUK INOVATIF

  • 29 Januari 2021, 12:49 PM
  • Sayur, Kilas, Agribisnis

Gresik, Hortiindonesia.com

Survey yang dilakukan oleh Tim Petrokimia Gresik menunjukkan bahwa sebagian besar responden yaitu sekitar 36% pelaku urban farming memilih untuk bertanam sayuran. Karena itu sejak tahun 2016, Petrokimia Gresik telah meluncurkan produk inovasi yang digunakan untuk tanaman hidroponik yaitu Petro Ponic. Direktur Utama PT Petrokimia Gresik, Dwi Satryo Annurogo menyatakan hal ini kepada Hortiindonesia.com.

 Petro Ponic adalah nutrisi hidroponik yang mengandung unsur hara makro dan mikro lengkap yang cocok untuk tanaman sayuran, larut sempurna dalam air, dan mudah diaplikasikan.

 Untuk mempersiapkan permintaan pupuk hidroponik yang diperkirakan akan semakin tinggi, maka Petrokimia Gresik saat ini tengah berupaya untuk meningkatkan kapasitas produksi Petro Ponic, sehingga nantinya produk ini dapat diakses lebih mudah oleh konsumen.

 Selain itu untuk memudahkan konsumen urban farming dalam membeli produk, Petrokimia Gresik juga telah menyediakan pupuk non subsidi kemasan 5 kg yang sesuai untuk kebutuhan kegiatan bercocok tanam di lahan terbatas. Selama ini pupuk yang tersedia  satu zak atau 50 kg padahal mereka tidak perlu sebesar itu. Kalau disimpan tidak benar juga rusak. Pupuk non subsidi dalam kemasan 5 kg ini sangat laris di kalangan petani kota yang lahannya terbatas.

 Dan yang tak kalah penting, Petrokimia Gresik juga rutin melaksanakan pelatihan Urban Farming bagi pengunjung di momen Petro Agrifood Expo setiap tahunnya.

 Saat ini, PT Petrokimia Gresik juga sedang mengembangkan program AgroSolution yang digagas oleh PT Pupuk Indonesia Holding Company (Persero). Bertempat di lahan seluas ±500 ha, Petrokimia Gresik menggandeng pihak-pihak yang terkait dengan supply chain usaha tani untuk berkolaborasi dan bersinergi. Petrokimia Gresik menyediakan saprodi (pupuk, benih, dan pestisida) yang disebut Paket Tani kepada Distributor, serta melakukan pendampingan manajemen bisnis usaha tani dan teknologi.  

 “Kami tidak berjalan sendiri, PT Petrokimia Gresik mengajak Distributor dan Kios Tani untuk menjual Paket Tani ke petani secara kredit, perusahaan swasta maupun koperasi Gapoktan sebagai off taker untuk membeli hasil panen petani dan membayar kepada Distributor yang melakukan nett-off atas pinjaman kredit Paket Tani, ada juga Pemerintah Daerah dan Penyuluh Swadaya yang melakukan pendampingan budidaya pertanian,” kata Dwi.


Baca Juga: Banjir Peminat, Jeruk Keprok RGL Jadi Andalan Warga Lebong

 Dengan begitu,  petani tidak dibiarkan bekerja sendiri yang bahkan usahanya tidak bernilai tambah namun kami memastikan bahwa keringat petani berupa hasil panen dapat dinikmati secara maksimal oleh mereka, tanpa khawatir hasil panennya tidak terjual.

 Contohnya di Sembalun, Lombok salah satu lokasi. Dengan penggunaan pupuk Phonska Plus dan Perto Nitrat maka produksi meningkat 30-40%. Petani tidak kesulitan menjual hasil panen atau harganya menjadi lebih murah karena ada offtaker.

 Bersama Pupuk Indonesia Group program ini tahun 2021 diperluas menjadi 8.000 ha. Banyak propoprosal yang  masuk sebagian besar merupakan tanaman pangan dan hortikultura. Beberapa proposal dari petani tebu juga masuk.

 “Saya senang konsep ini kalau berjalan semakin luas, semakin banyak petani dan semakin banyak yang terlibat karena produksi pertanian akan semakin meningkat dan kesejahteraan petani juga,” kata Dwi lagi..

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 29 Januari 2021, 12:49 PM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 29 Januari 2021, 12:49 PM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 29 Januari 2021, 12:49 PM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 29 Januari 2021, 12:49 PM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved