• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. POTENSI PACET SEBAGAI WILAYAH PENGEMBANGAN KAWASAN BAWANG PUTIH NASIONAL

POTENSI PACET SEBAGAI WILAYAH PENGEMBANGAN KAWASAN BAWANG PUTIH NASIONAL

  • 13 September 2020, 1:48 PM
  • Sayur, Etalase, Kilas, Budidaya, Agribisnis

Mojokerto, Hortikultura Indonesia.com

Bagi orang di luar Jawa Timur, nama Pacet Mojokerto sebagai penghasil bawang putih mungkin terdengar asing. Meskipun demikian, faktanya, sejak 1974 wilayah Pacet adalah penghasil bawang putih lokal. Varietas bawang putih yang umum ditanam adalah Lumbu Hijau. 

Kondisi buruk memang pernah terjadi pada 1996 ketika membanjirnya bawang putih impor. Hal ini berakibat pada tertekannya harga bawang putih lokal. Akibat dari persaingan tersebut, petani bawang putih  Pacet sedikit demi sedikit mulai beralih ke komoditas lain yang diusahakan, seperti ubi, bawang merah dan komoditas lainnya.

Bawang putih Pacet dikenal memiliki kualitas terbaik dengan aroma khas yang sangat pedas. Sebagai satu-satunya kecamatan penghasil bawang putih di Mojokerto, usaha tani bawang putih di Pacet awalnya merupakan salah satu andalan petani sebagai sumber penghasilan yang  menjanjikan untuk memberikan kehidupan yang lebih.

Hal ini sejalan dengan arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo bahwa tujuan program pertanian di antaranya meningkatkan kesejahteraan petani. Rencana mengangkat kembali bawang putih lokal untuk mengurangi impor menjadi angin segar petani setelah lebih dari dua dekade petani tidak bertanam bawang putih secara luas.

"Komoditas bawang putih telah menjadi salah satu komoditas hortikultura yang berkontribusi terhadap inflasi nasional selain cabai dan bawang merah. Kebergantungan terhadap bawang putih impor akan menjadi hal yang sangat mengkhawatirkan pada masa datang," ujar Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto.


Baca Juga: MANGGA GEDONG GINCU, DARI PEKARANGAN DI INDRAMAYU MEMASOK BERBAGAI KOTA

Menurutnya, usaha pengembangan bawang putih nasional akan terus dikembangkan untuk mendorong substitusi impor dan mengantisipasi terjadinya inflasi.

Pelan namun pasti, sentra bawang putih baik yang telah ada maupun yang baru mulai tumbuh dan berkembang termasuk juga di Pacet Mojokerto. Adanya kebijakan tanam bawang putih membakar semangat  petani untuk mengembangkan usaha tani bawang putih kembali. Pada 2020 ini di Kecamatan Pacet terdapat pertanaman seluas 109 ha. Sebagian besar dikembangkan secara swadaya bekerja sama dengan penangkar bawang putih.

“Pertanaman bawang putih di Pacet tersebar di 6 desa yaitu Desa Sajen, Pasukan, Claket, Petak, Cepokolimo dan Kemiri. Areal pertanaman bawang putih saat ini mencapai 109 ha dengan pertanaman terluas di Desa Pacet yaitu seluas 32,05 ha dan disusul Desa Petak seluas 27,10 ha," ujar Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto, Teguh Gunarko.

Dirinya menyampaikan bahwa hingga saat ini lebih kurang 27 ha bawang putih di wilayahnya telah dipanen dan sisa sebanyak 82 ha lainnya diperkirakan terakhir panen pada Oktober 2020 dengan produktivitas berkisar 12 – 14 ton per ha.

“Saya optimis dengan kondisi seperti saat ini dan dukungan dari pemerintah provinsi dan pusat, pertanaman bawang putih di Pacet dapat bertambah luas,” paparnya bangga.

Hal yang istimewa pada pertanaman di Pacet Mojokerto ini adalah bahwa sebagian besar pertanaman dilakukan di lokasi dengan ketinggian rata-rata 450 – 600 mdpl. Selain itu, didukung pengairan yang tiada henti dan dengan pertimbangan musim yang tepat.

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 13 September 2020, 1:48 PM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 13 September 2020, 1:48 PM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 13 September 2020, 1:48 PM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 13 September 2020, 1:48 PM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved