• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Program Makmur Tingkatkan Produktivitas Semangka Hingga 117%

Program Makmur Tingkatkan Produktivitas Semangka Hingga 117%

  • 16 November 2021, 1:22 PM
  • Buah, InovTek, Agribisnis

JEMBER, Hortiindonesia.com – Program Makmur PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) berhasil meningkatkan produktivitas petani semangka di Jember hingga mencapai 117%. Dalam panen perdana di lahan seluas 25 hektar (Ha) itu, produksi semangka mencapai hingga 40 ton/Ha yang sebelumnya maksimal 30 ton/Ha.

Direktur Keuangan dan Umum Pupuk Kaltim Qomaruzzaman, mengungkapkan selain mendorong peran petani milenial, program Makmur PKT senantiasa mendorong peningkatan penggunaan pupuk non subsidi untuk mengurangi ketergantungan petani akan pupuk subsidi.

Program Makmur Pupuk Kaltim dengan target luasan lahan yang jauh lebih besar yang  menjangkau lebih banyak petani Indonesia pada berbagai komoditas. Adapun penggunaan pupuk non subsidi Pupuk Kaltim yakni NPK Pelangi, Urea Daun Buah dan pupuk hayati Ecofert, dengan rata-rata berat semangka 9-10 kg per buah.

 

Qomaruzaman menyebutkan, dari total target 12.000 lahan di tahun 2021, Pupuk Kaltim telah merealisasikan sekitar 13.000 Ha lebih di seluruh wilayah tanggung jawab Perusahaan, dengan persentase mencapai 115%. Sedangkan khusus di Jawa Timur, Program Makmur Pupuk Kaltim terealisasi seluas 2.800 Ha dan Jember sekitar 1.500 Ha. 

Program Makmur, lanjut Qomaruzzaman, sebagai kesinambungan upaya Pupuk Kaltim bersama Pupuk Indonesia, untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendorong kesejahteraan petani dengan memfasilitasi beragam kemudahan.

“Hasilnya bisa kita lihat pada panen kali ini. Kami menargetkan 60.000 hektare bisa terealisasi di seluruh wilayah tanggungjawab Pupuk Kaltim pada 2022, sehingga seluruh sektor pertanian masyarakat dan kesejahteraan petani lebih meningkat,” terang Qomaruzzaman.

Komisaris Utama Pupuk Kaltim Momon Rusmono, mengatakan produktivitas hasil pertanian dan kesejahteraan petani menjadi fokus pengembangan program Makmur, yang ditopang kemudahan akses dan teknologi bagi petani Indonesia. Program ini menjadi langkah awal untuk pengembangan korporasi pertanian, agar mampu memberi manfaat yang jauh lebih besar bagi petani dalam menopang perekonomian nasional. 

Apalagi selama pandemi COVID-19, kata Momon, hanya sektor pertanian yang mampu tumbuh secara positif, dibuktikan dengan jumlah pelaku pertanian yang sebelumnya berkisar 33 juta orang menjadi 35 juta orang. Hal ini menjadi faktor penunjang sektor pertanian untuk terus berkembang, karena didukung peningkatkan sumberdaya yang memiliki potensi menggarap lahan dengan lebih luas.

“Sektor pertanian kini juga bisa menjadi peluang bagi generasi muda untuk terus produktif dan lebih aktif berperan dalam mengembangkan sektor pertanian Indonesia,” papar Momon. 

Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Jember Imam Sudarmaji, mengapresiasi keberhasilan program Makmur Pupuk Kaltim dalam mendorong peningkatan produktivitas pertanian di Kabupaten Jember.


Baca Juga: Segar & Sehat: Cara Bikin Teh Bunga Telang di Rumah

Selain semangka, program Makmur sebelumnya juga telah menunjukkan kontribusi terhadap peningkatan komoditas padi yang kini terus dikembangkan petani bersama Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Jember.

“Hasil yang didapat jauh lebih tinggi dan biaya produksi bisa ditekan dengan penggunaan pupuk non subsidi. Itu sudah dibuktikan untuk komoditas padi yang meningkat hingga 5 ton per hektare dari program Makmur Pupuk Kaltim sebelumnya,” terang Imam. 

Ketua KTNA Jawa Timur Sumrambah, menyebut program Makmur memberi dampak signifikan terhadap pengembangan potensi pertanian masyarakat, guna mendorong terwujudnya korporasi pertanian di Jawa Timur.

Sejak bermitra dengan Pupuk Kaltim pada 2019, KTNA telah menjadi katalisator pertanian sekaligus bertindak sebagai offtaker pada berbagai komoditas, seperti padi, jagung, hingga semangka, dengan produktivitas yang terus meningkat.

Sumrambah berharap, Pupuk Kaltim bersama Pupuk Indonesia dapat terus membangun ekosistem pertanian yang terintegrasi di Jawa Timur, sehingga korporasi pertanian bisa terealisasi dengan baik sesuai harapan petani.

“Hasil pertanian Jember sudah menunjukkan produktivitas yang luar biasa dari program ini. Semoga cita-cita korporasi ini bisa segera kami jawab dengan dukungan kemitraan Pupuk Kaltim bersama Pupuk Indonesia melalui program Makmur,” harap Sumrambah.

Program Makmur Pupuk Kaltim mendorong kehadiran petani milenial demi menciptakan petani yang maju dan modern. Tidak hanya meningkatkan volume produktivitas, kehadiran petani milenial mampu memacu sektor pertanian, karena keberadaan mereka menjadi harapan bagi petani-petani generasi selanjutnya.

Di Jember, Program Makmur PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) senantiasa digawangi petani milenial Jember untuk mengajak para generasi muda kembali bertani dan melirik pertanian sebagai sektor potensial untuk dikembangkan. Nyatanya, minat petani milenial tersebut cukup tinggi.

Program Makmur PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) Panen perdana komoditas semangka di Desa Mayangan, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, Jawa Timur pada Rabu (20/10) lalu.  Panen perdana tersebut dilakukan bersama dengan Direksi dan Dewan Komisaris Pupuk Kaltim, KTNA Jawa Timur dan Pemkab Jember. (YR)

 

 

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 16 November 2021, 1:22 PM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 16 November 2021, 1:22 PM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 16 November 2021, 1:22 PM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 16 November 2021, 1:22 PM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved