• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. PROSPEK BUDIDAYA KENTANG MASIH BAGUS

PROSPEK BUDIDAYA KENTANG MASIH BAGUS

  • 22 Oktober 2020, 9:48 AM
  • Sayur, Kilas, Budidaya, Agribisnis, Benih

Bandung, Hortikulturaindonesia.com

Bertani kentang masih punya prospek baik terutama kentang untuk industri olahan karena setiap tahun Indonesia masih mengimpor kentang jenis ini 50.000-70.000 ton. Kentang sayur juga masih baik asal mampu meningkatkan produktivitasnya. Bunyan Ismail, Direktur Produksi Hikmah Farm menyatakan hal ini.

Hikmah Farm merupakan perintis produsen benih kentang juga berbudidaya. Berlokasi di Pangalengan, Kabupaten Bandung,sejak tahun 1960an berbudidaya kentang kemudian mendirikan industri benih mulai dari G0 dengan asistensi JICA, Balitsa dan IPB. Sekarang Indonesia sudah swasembada kentang sayur baik benih maupun untuk konsumsi.

“Petani milenial tidak punya alasan tidak tahu. Lewat hp semua informasi baik benih, budidaya, pupuk, pemasaran sudah ada. Banyak tutorial menanam kentang di You Tube. Di Facebook juga banyak group petani kentang dengan anggota puluhan ribu orang. Dengan bergabung dalam group ini bisa saling belajar,” kata petani milenial tamatan IPB dan Wageningen  ini.

Produktivitas nasional rata-rata masih dibawah 20 ton/ha. Hikmah Farm sendiri dengan menerapkan teknologi budidaya pada lahan yang sudah 60 tahun ditanami kentang mampu menghasilkan 40-45 ton/ha.


Baca Juga: OP Kementan Buat Petani Cirebon Semangat Tanam Bawang Berah

Konsumsi kentang di Indonesia masih rendah yaitu 4-5 kg/kapita/tahun karena dikonsumsi untuk sayur dan cemilan. Di negara-negara Eropa, terutama Eropa Timur konsumsi perkapita sudah diatas 100 kg karena kentang digunakan sebagai makanan pokok sumber karbohidrat.

Kendala utama jadi petani kentang adalah gagal panen, atau kalau panen berhasil harga rendah. Mensiasatinya petani kentang harus cerdas. Sapta usaha tani, prinsip pertanian yang diperkenalkan sejak orde baru dan sudah puluhan tahun harus tetap dipatuhi yaitu penggunaan bibit unggul, teknik pengolahan lahan pertanian, pengaturan irigasi, pemupukan, pengendalian HPT, pasca panen dan pemasaran. Petani milenial perlu menerapkan teknologi baru seperti drone dan sensor tanah cuaca.

Penggunaan bibit unggul sudah jelas dan Hikmah Farm saat ini masih menjadi produsen benih kentang sayur yang memasok kebutuhan sentra produksi di seluruh Indonesia. Pengolahan lahan untuk efisiensi Hikmah Farm saat ini dilakukan dengan mekanisasi. “Semua yang dapat dikerjakan alsintan kita gunakan, tetapi ada pekerjaan tertentu yang harus dikerjakan oleh manusia,” katanya.

Lahan yang akan ditanami kentang digenangi dulu selama 2 bulan. Setelah itu dikeringkan dan ditanam. Efeknya adalah penyakit tular tanah  Nematode Sista Kentang, layu bakteri , layu virus hilang. Produktivitas kentang Nadia mencapai 45-56 ton/ha 2-3 kali dari rata-rata nasional.

Budidaya kentang Hikmah Farm 20-30 ha. Dibangun embung sebagai sumber air dan dialirkan lewat pipa-pipa dan disiram mengunakan sprinkler. Kemampuan menyiram 1 ha sehari dengan penyiraman 4-5 jam.

Pemupukan kentang harus berimbang. Masalah sering terjadi  kentang kosong karena pupuk tidak berimbang. Pengendalian hama juga harus ikuti 5 tepat. “Informasi pemupukan dan pengendalian HPT sudah banyak di internet. Selain itu di sentra produksi kentang, banyak pegawai perusahaan pupuk dan pestisida yang aktif menawarkan produknya sekaligus melakukan penyuluhan. Kemampuan teknis mereka cukup baik jadi bisa dijadikan sumber informasi,” katanya.

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 22 Oktober 2020, 9:48 AM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 22 Oktober 2020, 9:48 AM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 22 Oktober 2020, 9:48 AM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 22 Oktober 2020, 9:48 AM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved