• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Sektor Florikultura Prospektif, Program GRATIEKS Makin Masif

Sektor Florikultura Prospektif, Program GRATIEKS Makin Masif

  • 29 Januari 2020, 11:10 AM
  • Kilas
  • HORTI INDONESIA

Jakarta - Usaha tanaman florikultura di Indonesia terus mengalami peningkatan seiring dengan meningkatnya pendapatan masyarakat. Kebutuhan tanaman florikultura terutama di kota besar bukan hanya sebagai tanaman florikultura pekarangan lagi, tetapi sudah merambah menjadi aneka keperluan seperti dekorasi dalam perkawinan, bunga tabur untuk kematian, karangan bunga, kebutuhan perhotelan dan lain sebagainya. Seiring dengan meningkatnya permintaan akan tanaman florikultura, benih yang bermutu dari varietas unggul sangat diperlukan.

Sejalan dengan program Kementerian Pertanian yang menggiatkan GRATIEKS (Gerakan Tiga Kali Ekspor) baru-baru ini Direktorat Jenderal Hortikultura kerjasama dengan PT Monfori Nusantara, eksportir yang bergerak di bidang florikultura, melakukan pelepasan ekspor benih florikultura dari hasil kultur jaringan (planlet). Adapun benih florikultura yang di ekspor yakni Dracaena, Begonia,Aglonema, Philodendron, Syngonium, Alocasia, dan lain-lain.

Setiap tahun benih kultur jaringan yang diekspor yakni sebanyak 2-2,8 juta planlet/ tahun, dengan angka ekspor sebesar 1,5 juta US dollar atau setara 21 Milyar/tahun. “Pada tahun 2019 lalu, terealisasi 2.233.726 juta planlet florikultura. Adapun produk dengan jumlah ekspor tertinggi yakni Lomandra, Dianella (sejenis Bulu Ayam) dengan total 1.563.767 juta planlet, dengan tujuan negara Australia dan Amerika,”ujar Luki, Humas PT Monfori Nusantara.


Baca Juga: OASE-KK Beri Benih Buah Ke SDN di Sumedang

Kegiatan eskpor dilakukan secara rutin, setiap minggu 2 kali, yakni di hari Selasa dan Sabtu. Negara yang menjadi tujuan ekspor benih kultur jaringan florikultura ini yakni Australia (Meulbourne dan Brisbane), serta USA (kota Los Angeles). Setiap kali pengiriman, terdapat 50 ribu – 200 ribu planlet, tergantung permintaan pasar.

“Benih kultur jaringan florikultura tersebut diproduksi sendiri di Laboratorium Kultur Jaringan kami yang sudah terstandar”, ujar Luki selaku Humas PT Monfori Nusantara. Lanjutnya, pada semester 2 tahun 2019, PT Monfori mulai melakukan kerjasama dengan petani sekitar.

Selain untuk memenuhi kebutuhan eskpor ke Amerika dan Australia, eksportir tersebut juga memproduksi tanaman florikultura yang siap tanam, untuk memenuhi kebutuhan domestik.

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 29 Januari 2020, 11:10 AM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 29 Januari 2020, 11:10 AM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 29 Januari 2020, 11:10 AM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 29 Januari 2020, 11:10 AM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved