• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Semangka Lampung Jadi Andalan Baru Hortikultura Nasional

Semangka Lampung Jadi Andalan Baru Hortikultura Nasional

  • 09 Juni 2026, 10:21 AM
  • Buah
  • Adhita Diansyavira

Hortiindonesia.com – Lampung Tengah terus memperkuat posisinya sebagai salah satu sentra produksi hortikultura nasional melalui pengembangan komoditas semangka. Dengan produktivitas yang mampu mencapai 33 hingga 39 ton per hektare, komoditas ini semakin berperan dalam menopang ekonomi petani sekaligus memenuhi kebutuhan pasar buah segar di berbagai wilayah Indonesia.

Perkembangan budidaya semangka di Lampung tidak hanya berkontribusi terhadap pasokan lokal, tetapi juga menjadi bagian penting dalam rantai distribusi buah untuk sejumlah daerah di Sumatera hingga Pulau Jawa.

Peningkatan hasil produksi tersebut tidak terlepas dari penerapan teknologi pertanian yang semakin berkembang, mulai dari penggunaan benih berkualitas, perbaikan teknik budidaya, hingga pendampingan kepada petani dalam meningkatkan efisiensi usaha tani.

Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, mengatakan bahwa semangka kini telah menjadi salah satu komoditas unggulan daerah karena memiliki kualitas yang mampu bersaing serta permintaan pasar yang terus terbuka.

“Komoditas semangka dari Lampung Tengah telah terbukti memiliki kualitas yang luar biasa dan mampu memenuhi kebutuhan pasar, baik lokal maupun nasional,” ujar Komang.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah terus berkomitmen memperkuat sektor hortikultura melalui berbagai dukungan, seperti penyediaan sarana produksi, pendampingan penyuluh pertanian, serta menjaga stabilitas harga agar manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh petani.

Di tingkat petani, peningkatan produksi juga didorong oleh perubahan pola budidaya yang lebih modern. Misno, petani semangka asal Desa Simpang Agung, Lampung Tengah, mengatakan penerapan teknologi dan teknik pertanian yang lebih tepat memberikan dampak besar terhadap hasil panen.

“Dulu kami bertani lebih banyak berdasarkan pengalaman. Seiring waktu, kami belajar banyak mengenai cara budidaya yang lebih tepat dan efisien. Dengan penerapan teknologi yang lebih baik, hasil yang kami peroleh juga semakin meningkat,” katanya.


Baca Juga: TUMPANG SARI, SIASAT MENANAM SAYURAN DI LAHAN SEMPIT

Dalam kondisi budidaya yang optimal, produksi semangka Lampung dapat mencapai 33–39 ton per hektare. Selain jumlah produksi yang tinggi, kualitas buah juga menjadi nilai tambah dengan bobot rata-rata mencapai 7–9 kilogram per buah.

Keunggulan lainnya adalah masa panen yang relatif cepat, yakni sekitar 58 hingga 62 hari setelah tanam. Siklus produksi yang singkat memberikan peluang bagi petani untuk meningkatkan frekuensi panen sehingga berdampak pada peningkatan pendapatan.

Selain produktivitas, daya saing semangka Lampung juga didukung kemampuan distribusi yang baik. Karakter buah dengan kulit kuat dan daya simpan lebih lama membuat kualitas semangka tetap terjaga meskipun dikirim ke berbagai wilayah dengan jarak yang cukup jauh.

Deputy Managing Director PT East West Seed Indonesia (EWINDO), Isak Heryawan, mengatakan keberhasilan pengembangan hortikultura nasional sangat bergantung pada peran petani sebagai pelaku utama penyedia pangan.

“Petani adalah bagian yang sangat penting dalam sistem pangan Indonesia. Mereka berada di garis depan dalam memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat,” ujar Isak.

Menurutnya, peluang pertumbuhan sektor hortikultura masih sangat besar apabila didukung oleh inovasi teknologi, peningkatan kualitas benih, serta penerapan praktik budidaya yang lebih produktif dan efisien.

Dengan kombinasi antara inovasi, dukungan pemerintah, dan kemampuan petani beradaptasi terhadap teknologi, pengembangan semangka Lampung Tengah diharapkan mampu memperkuat daya saing hortikultura Indonesia sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

 

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 09 Juni 2026, 10:21 AM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 09 Juni 2026, 10:21 AM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 09 Juni 2026, 10:21 AM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 09 Juni 2026, 10:21 AM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved