• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Si Glowing, Bawang Merah Ramah Lingkungan yang Wanginya Menyengat

Si Glowing, Bawang Merah Ramah Lingkungan yang Wanginya Menyengat

  • 21 Juni 2021, 3:06 PM
  • Kilas, Sayur
  • HORTI INDONESIA
Jakarta, Hortiindonesia.com - Dalam kurung waktu 2021 ini, Kementerian Pertanian (Kementan) dinilai publik sukses dalam menjaga produksi bawang merah nasional.  Dikutip dari rilis resmi Sekretariat Kabinet (Setkab), tercatat Produk Domestik Bruto (PDB) pertanian pada kuartal IV-2020 tumbuh sebesar 2,59 persen. Hal ini menunjukkan bahwa sektor pertanian tumbuh positif selama triwulan ke IV-2020. Dalam rilis tersebut juga disebutkan bahwa peningkatan sektor pertanian didukung oleh pertumbuhan komoditas hortikultura sebesar 7,85 persen.  Hal ini terjadi  karena meningkatnya permintaan buah-buahan dan sayuran selama pandemi COVID-19.
 
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) terus membuat berbagai terobosan baru untuk masa depan pertanian yang lebih maju, mandiri dan modern.
 
Menidaklanjuti arahan Menteri Pertanian SYL, Dirjen Hortikultura Prihasto Setyanto mendorong sistem pertanian hortikultura yang ramah lingkungan. Dirjen yang juga ahli di bidang agroklimat dan pencemaran lingkungan itu akan menitikberatkan pengembangan bawang merah Glowing (Gede, Lebih Original dan Berwawasan Lingkungan) Semi Organik yang ada di Nawungan, Selopamioro, Imogiri, Bantul-Yogyakarta. "Kemarin saya sudah menerjunkan tim untuk mengecek pengembangan bawang merah Glowing, dan bertemu dengan jajaran Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul. Saya yakin bawang merah Glowing akan laku keras di pasaran, sebab ini ramah lingkungan, yang tentunya sangat diminati masyarakat" ungkapnya pada pewarta.
 

Baca Juga: Blacklist 74 Importir Bawang Nakal, Mentan Amran Dapat Pujian dari Petani Champion

Bawang merah Glowing asal Bantul ini memiliki ukuran yang lebih besar, dengan warna merah bening sehingga sangat menarik jika dibandingkan dengan bawang merah yang lain. Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul Yus Warseno juga menuturkan bahwa bawang merah Glowing ini lebih orisinil. "Iya betul, bawang merah Glowing ini dibudidayakan menggunakan pupuk organik yang tinggi dan pengendalian OPT dengan pengendalian hayati secara maksimal. Ini murni kita kembangkan berbasis kearifan lokal karena dibudidayakan berwawasan lingkungan, jadi saya rasa sejalan dengan program  Gedor Horti (Gerakan Mendorong Produksi, Meningkatkan Daya Saing dan Ramah Lingkungan Hortikultura) dan Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor (Gratieks)", tuturnya.
 
Selain ukurannya yang lebih besar dan warnanya yang merah terang, bawang merah glowing juga memiliki cita rasa yang sedap, wangi lebih menyengat, lebih tahan simpan dan tentunya harganya lebih tinggi dibandingkan bawang merah yang lain. Melihat hal ini, petani Bantul sangat antusias menanam bawang merah Glowing, sebab mereka meyakini bahwa pasaran bawang merah khas kabupaten Bantul ini memiliki permintaan pasar yang tinggi, baik dari sekitar Bantul maupun dari luar propinsi seperti Nganjuk dan Brebes.
 
Dalam pesan Whatsapp (WA), Kepala Bidang Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Bantul, Imawan Eko Handriyanto menyebutkan bahwa luas lahan bawang merah Glowing (Gede, Lebih Original dan Berwawasan Lingkungan) ini mencapai 800 hektar yang tersebar di  kecamatan Imogiri. Produtivitas bawang merah budidaya semi organik ini mencapai 13 - 15 Ton/ha, dengan kisaran harga saat ini yaitu Rp.18 ribu sd Rp.25 ribu per kg.
 
Ketua kelompok tani Pasir Makmur Sumarno juga tak menampik jika petani di daerahnya sangat membanggakan bawang merah Glowing, sebab ini akan menjadi brand bawang merah petani Imogiri Bantul. Di lain sisi Sumarno juga mengapresiasi Tim Kementan yang selalu hadir membersamai petani. "Bawang merah Glowing akan menjadi ciri khas, saya melihat teman-teman saya begitu bersamangat menanam, apalagi kalau nanti si Glowing ini jadi dikembangkan dalam bentuk food estate seperti yang saya lihat di berita, jadi harapan saya semoga terwujud. Terimakasih Pak Mentan, Pak Dirjen Horti telah memperhatikan petani Bantul, kami harap beliau datang saat panen bawang merah glowing nantinya", tutupnya.

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 21 Juni 2021, 3:06 PM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 21 Juni 2021, 3:06 PM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 21 Juni 2021, 3:06 PM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 21 Juni 2021, 3:06 PM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved