• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Siaga Pandemic Virus Corona, Mentan SYL Tetap Menjamin Pasokan Cabai Bawang Aman

Siaga Pandemic Virus Corona, Mentan SYL Tetap Menjamin Pasokan Cabai Bawang Aman

  • 20 Maret 2020, 9:42 AM
  • Sayur, Kilas

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo atau SYL memerintahkan jajaran di Kementerian Pertanian segera menentukan subyek persoalan pangan yang harus ditangani secara cepat. Langkah ini perlu dilakukan mengingat satu bulan ke depan Indonesia akan menghadapi bulan suci Ramadhan dan hari raya Idul Fitri 2020.

"Saya minta kita segera identifikasi wilayah  yang berpotensi kekurangan pasokan, lalu tentukan cara pengendaliannya. Karena itu, kita perlu menentukan metodologi yang benar agar pasar berjalan dengan baik," ujar Mentan saat menghadiri rapat Koordinasi Ketersediaan Komoditas Hortikultura Strategis 2020 di Ditjen Horti, Pasar Minggu, Jumat, 13 Maret 2020.

Rakor yang dihadiri oleh petani champion, pedagang dan pengusaha aneka cabai dan bawang merah diharapkan secara aktif selama 2 (dua) bulan ke depan dapat mengorbankan kepentingan "kita" untuk rakyat Indonesia. "Kita harus penuhi dulu kebutuhan perut rakyat," katanya.Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo atau SYL memerintahkan jajaran di Kementerian Pertanian segera menentukan subyek persoalan pangan yang harus ditangani secara cepat. Langkah ini perlu dilakukan mengingat satu bulan ke depan Indonesia akan menghadapi bulan suci Ramadhan dan hari raya Idul Fitri 2020.

"Saya minta kita segera identifikasi wilayah  yang berpotensi kekurangan pasokan, lalu tentukan cara pengendaliannya. Karena itu, kita perlu menentukan metodologi yang benar agar pasar berjalan dengan baik," ujar Mentan saat menghadiri rapat Koordinasi Ketersediaan Komoditas Hortikultura Strategis 2020 di Ditjen Horti, Pasar Minggu, Jumat, 13 Maret 2020.

Rakor yang dihadiri oleh petani champion, pedagang dan pengusaha aneka cabai dan bawang merah diharapkan secara aktif selama 2 (dua) bulan ke depan dapat mengorbankan kepentingan "kita" untuk rakyat Indonesia. "Kita harus penuhi dulu kebutuhan perut rakyat," katanya.

Sebagai catatan, ketersediaan pangan untuk Maret-Mei mendatang masih berada di level aman. Neraca kumulatif sampai dengan bulan Mei untuk bawang merah berkisar 240 ribu ton lebih. Sementara untuk cabai besar dan cabai rawit masing-masing 33 ribu ton dan 68 ribu ton.

"Jadi tidak perlu ragu berlebih dalam menghadapi hari raya. Bawang merah saya jamin, cabai saya jamin dan bawang putih Insya Allah tidak bersoal. Hari ini saya mau melihat bahwa Indonesia tidak goyang dengan krisis apapun. Intinya bulan Ramadan ini, selain kita beramal, kita harus menjamin ketersediaan rakyat aman," Lanjut mantan Gubernur Sulawesi Selatan 2 periode ini.

Di tempat yang sama, Dirjen Hortikukultura Kementerian Pertanian, Prihasto Setyanto memastikan akan melaksanakan arahan Mentan dalam memonitoring semua kebutuhan rakyat menjelang dan sesudah hari raya besar Idul Fitri 2020 mendatang.


Baca Juga: Bersama Kementan, Pertanian Maju Bersama

"Secara keseluruhan kebutuhan jelang bulan puasa dan hari raya besar lainya aman dan terkendali. Walau begitu, kami akan terus memonitoring dan mengimplementasikan arahan pak Menteri untuk menjamin kebutuhan masyarakat," tutupnya.

Masyarakat dihimbau untuk tidak panik akan harga bawang merah. Harga akan berangsur normal karena suplai bawang merah ke pasaran akan bertambah seiring dengan panen bawang merah pada akhir Maret 2020.

Berdasarkan Early Warning System untuk komoditas bawang merah terhitung aman untuk memenuhi kebutuhan nasional sebanyak 113 ribuan setiap bulannya. Begitupun aneka cabai dengan kebutuhan total 90 ribu ton per bulan. Sedangkan untuk bawang putih, Kementerian Pertanian telah menerbitkan lebih dari 200 ribu ton Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) nya. "Stock bawang putihpun masih kategori aman, asal impor segera direalisasikan. Jangan ada yang menahan atau mengulur waktu impornya" tegas Prihasto.

Pengamanan Jabodetabek tidak luput dari perhatian Pemerintah. Bawang merah siap dipasok dari 16 Kabupaten Sentra untuk memenuhi kebutuhan sebesar 13 ribu ton per bulan. Prognosa panen bawang merah pada maret 2020 untuk wilayah Brebes sebanyak 845 ton, Pamekasan 229 ton, Bima 374 ton, Cirebon 747 ton, Garut 662 ton, Nganjuk 612 ton, Bandung 1.069 ton, Malang 2.046  ton, Pati 725 ton, Temanggung 321 ton, Probolinggo 403 ton, Demak 476 ton, Lombok Timur 706 ton, Grobogan 809 ton, Kulonprogo 193 ton dan Majalengka 357 ton. Sehingga pada bulan maret 2020 ini terdapat total produksi 51.500 ton bawang merah dari 16 sentra. Untuk total kebutuhan bawang merah sebanyak 10.575 ton sehingga masih ada surplus sebanyak 40.925 ton di bulan akhir Maret.

Berdasarkan pantauan petugas informasi pasar di beberapa daerah, harga bawang merah di tingkat petani stabil dengan ratarata kisaran harga 15.000-Rp 29.000, di wilayah Tegal yaitu Rp 20.000, Brebes Rp 21.000, Solok Rp 23.000, Temanggung Rp 16.000, Bangli Rp 19.000, Tapin Rp 20.000, Bima di kecamatan Parado Rp 15.000 dan tingkat ecerannya Rp 20.000, Majene Rp 20.000 dan ecerannya Rp 25.000. Sedangkan di Pasar Induk Kramat Jati per 16 Maret 2020 harga bawang merah Rp 23.000, tidak ada kenaikan yang tajam sejak awal maret 2020 berkisar Rp 22.000-Rp 25.000.

Prihasto juga kembali mengingatkan agar ditengah ancaman wabah corona ini masyarakat tidak lantas panik dan khawatir berlebihan tidak kebagian cabai dan bawang. "Pasokan kami cukup dan harga pun masih normal, tolong jangan ada yang coba-coba berspekulasi dan ujungnya merugikan masyarakat" tegasnya. Kami bersama Satgas Pangan dan pihak lainnya terus  berkoordinasi untuk menjamin pasokan terus aman.

 

 

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 20 Maret 2020, 9:42 AM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 20 Maret 2020, 9:42 AM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 20 Maret 2020, 9:42 AM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 20 Maret 2020, 9:42 AM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved