• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Siapa Sangka? Andaliman Bisa Tumbuh di Kaki Gunung Patuha!

Siapa Sangka? Andaliman Bisa Tumbuh di Kaki Gunung Patuha!

  • 12 Maret 2025, 2:36 PM
  • Herbal
  • HORTI INDONESIA

Bandung, hortiindonesia – Andaliman, rempah khas Sumatera Utara yang dikenal dengan cita rasa pedas-getirnya, kini sukses tumbuh subur di tanah Sunda! Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras Andreas Panjaitan, seorang petani sekaligus alumnus Universitas Sumatera Utara (USU), yang telah membuktikan bahwa tanaman ini dapat berkembang di luar habitat aslinya.

Andaliman termasuk dalam keluarga jeruk-jerukan (Rutaceae) dan memiliki tampilan serupa dengan lada atau merica, sehingga sering disebut sebagai "merica Batak". Di habitat aslinya, tanaman ini tumbuh liar di kawasan Bukit Barisan, meliputi daerah Toba Raya, Simalungun, Tapanuli Utara, dan Dairi. Dengan kebutuhan suhu berkisar 15–18 derajat Celsius dan ketinggian 1.200–1.500 mdpl, budidaya andaliman di luar wilayah ini sebelumnya dianggap sulit.

Namun, Andreas berhasil membudidayakan tanaman ini di kaki Gunung Patuha, Bandung Selatan. Tim Media Perkebunan berkesempatan mengunjungi kebunnya dan menyaksikan ribuan pohon andaliman yang tumbuh subur di tengah hamparan kebun teh yang menyejukkan.

Kecintaan Andreas terhadap andaliman dimulai sejak tahun 1996 saat ia masih menjadi mahasiswa Fakultas Pertanian. Ia terinspirasi dari sebuah artikel yang membahas keberhasilan petani dalam membudidayakan tanaman ini. Setelah berdiskusi dengan dosennya, ia semakin yakin untuk mengembangkan metode budidaya andaliman yang lebih sistematis.

Pada tahun 2016, Andreas memperoleh bibit andaliman dari Pematang Raya, Sumatera Utara, dan mulai melakukan uji coba penanaman di Bandung. Berbagai metode seperti biji, stek, dan cangkok telah dicobanya hingga akhirnya ia menemukan formula hormon yang tepat untuk mempercepat pertumbuhan tanaman melalui metode cangkok. Keberhasilan ini membuka peluang bagi pengembangan andaliman dalam skala industri.

Penelitian dan Potensi Industri Andaliman di Bandung


Baca Juga: Banjir Permintaan Tanaman Hias : Omzet Hingga 1 Miliar

Keberhasilan budidaya andaliman di Bandung menarik perhatian para peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Penelitian yang dilakukan menemukan varian baru andaliman yang memiliki rasa getir lebih kuat dibandingkan dengan yang berasal dari habitat aslinya. Tak hanya itu, seluruh bagian tanaman ini, mulai dari buah, daun, batang, hingga akar, memiliki potensi untuk dikembangkan dalam industri farmasi, termasuk sebagai bahan antiseptik dan anti-aging.

Saat ini, Andreas tengah mengembangkan dua varietas andaliman unggulan yang dinamai APJ 1 dan APJ 2, singkatan dari Andaliman Patuha Juara. Ia juga bekerja sama dengan BRIN hingga 2026 untuk menjadikan kebunnya sebagai pusat penelitian dan pengembangan andaliman di luar Sumatera Utara.

 

Berbeda dengan cara panen tradisional yang tidak berkelanjutan, Andreas mengembangkan budidaya andaliman dengan sistem perkebunan yang tertata rapi agar produksi tetap stabil. Saat ini, ia telah menanam lebih dari 2.000 pohon andaliman yang sudah produktif, dengan target pengembangan hingga 15.000 pohon dalam waktu dekat.

“Andaliman ini istimewa karena selalu berbunga dan berbuah jika ada tunas baru. Kunci keberhasilan budidayanya adalah teknik pruning yang tepat,” ujar Andreas.

Dengan harga pasar andaliman yang berkisar antara Rp150.000 hingga Rp250.000 per kilogram, budidaya rempah ini memiliki potensi besar sebagai komoditas unggulan nasional. Harapannya, andaliman tidak hanya dikenal sebagai rempah khas Batak, tetapi juga sebagai bagian dari kekayaan rempah Nusantara yang dapat berkembang di berbagai daerah di Indonesia.

Keberhasilan budidaya andaliman di Bandung membuktikan bahwa inovasi dalam pertanian dapat membuka peluang baru. Dengan pengelolaan yang baik, bukan tidak mungkin andaliman akan menjadi salah satu produk ekspor unggulan Indonesia di masa depan!

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 12 Maret 2025, 2:36 PM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 12 Maret 2025, 2:36 PM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 12 Maret 2025, 2:36 PM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 12 Maret 2025, 2:36 PM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved