• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Sinergi Lintas Stakeholders Dukung Agroindustri Hortikultura Berdaya Saing dan Berkelanjutan

Sinergi Lintas Stakeholders Dukung Agroindustri Hortikultura Berdaya Saing dan Berkelanjutan

  • 26 Agustus 2021, 7:24 PM
  • Kilas
  • HORTI INDONESIA
Jakarta, Hortiindonesia.com (26/8) – Kementerian Pertanian melakukan penandatanganan nota kesepahaman pengembangan agroindustri hortikultura yang berdaya saing dan berkelanjutan melibatkan pemerintah daerah, pelaku usaha dan perbankan. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam sambutan virtual menyebutkan upaya ini sebagai bentuk tanggung jawab akseleratif untuk harmonisasi sinergi lintas sektoral guna mengamankan pangan selama masa pandemi Covid 19. 
 
“Kepada Pemerintah Kabupaten Garut, Temanggung, Wonosobo, dan Bantul saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Ini adalah bukti kita mengawal pangan. Pertanian tidak bisa lagi dihandle dengan cara-cara seperti kemarin, harus ada tindakan akseleratif. Kita harus menemukan cara-cara baru dari hulu ke hilir, tidak hanya lingkup sektoral, tidak hanya nasional tapi terkoneksi dengan semua unsur yang ada kaitannya. Apa yang kita lakukan hari ini adalah bukti nyata,” ujar Syahrul. 
 
Dalam virtual meeting yang diiikuti 2400 peserta ini, dirinya menyebutkan pertanian harus dibangun dengan integritas penuh berbasis kecerdasan artifisial melibatkan ilmuwan dan para pakar. Pertanian dewasa ini menurutnya tidak lagi terfokus pada produktivitas. Wujud nyata dari nota kesepahaman ini adalah tercapainya kepastian produksi hortikultura yang berkualitas. Ketika produksi tercapai, petani tidak bingung untuk mencari pasar dikarenakan sudah ada off taker yang siap menerima hasil. 
 
“Di kepala saya, pertanian itu ada petik dan olah. Jadi kita harus tahu berapa serapannya, ditaruh di mana dan di mana marketnya. Jadi MoU hari ini harus ada hasilnya. Di sinilah kita harus punya paradigma yang kuat agar bisa merubah diri, tata kelolanya diperbaiki. Saya bangga, jarang saya menandatangani MoU yang melibatkan off taker,” pujinya. 
 
Nota kesepahaman yang berlangsung hari ini dilakukan antara Ditjen Hortikultura dengan Pemkab Garut, Temanggung, Wonosobo serta Pemkab Bantul. Hadir perusahaan bidang makanan olahan dan perdagangan besar, PT. Prima Sukses Sejati Abadi (Wings Food) dan PT. East West Seed Indonesia selaku perusahaan yang bergerak di bidang perbenihan hortikultura. Sementara itu dari sisi distribusi, Kementerian Pertanian menggandeng PT PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) Persero. Terkait fasilitasi permodalan, pemerintah menggandeng perbankan yakni Bank Jabar dan Banten (BJB). Sehingga ini jelas membantu petani dalam menjalankan usaha agribisnisnya. 
“Kami bersama – sama dengan Direktorat Jenderal Hortikultura menanam benih sayuran di Food Estate yang sudah disiapkan contohnya di Temanggung dan Wonosobo. Jadi petani kita diajak menanam benih dan hasilnya akan diambil oleh East West. Jadi East West Seed sebagai off takernya. Semoga acara ini tidak hanya ditandatangani saja tapi juga bisa berlangsung untuk jangka panjang sehingga petani bisa mengambil manfaatnya,” terang Direktur Utama PT. East West Seed Indonesia, Glenn Pardede.

Baca Juga: Kunjungi Brebes, Kementan Dorong Penumbuhan UMKM Hortikultura Tingkatkan Diversifikasi Olahan

 
Sementara untuk perusahaan bidang makanan olahan dan perdagangan besar PT. Prima Sukses Sejati Abadi (Wings Food) sebagai pengguna akhir memberikan apresiasi luar biasa atas kerja lintas sektoral ini. 
 
“Seneng banget ada progress yang cukup cepat dan terukur sehingga kita dapat melakukan penandatanganan MoU. Kita harapkan dengan penandatanganan ini bisa lebih jelas lagi project-nya. Semoga semuanya lancar dari proses penanaman hingga panen dan sampai di pabrik kita dengan segar,” ucap Purchasing Manager PT. Prima Sukses Sejati Abadi (Wings Food), Yulius.
 
Direktur Utama PT RNI (Persero) Arief Prasetyo Adi mengatakan bahwa RNI dan BUMN Klaster Pangan akan meningkatkan kerja sama dengan berperan pada hilir pendistribusian hasil hortikultura.
 
“Sesuai dengan arahan Menteri Syahrul Yasin Limpo, kami siap berkontribusi pada hilir sektor hortikultura untuk penguatan sektor pertanian,” terang Arief.
 
Arief menjelaskan bahwa kerja sama ini bukan sebatas penugasan pemerintah melainkan inovasi bisnis BUMN pangan pada pendistribusian sektor pertanian..
 

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 26 Agustus 2021, 7:24 PM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 26 Agustus 2021, 7:24 PM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 26 Agustus 2021, 7:24 PM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 26 Agustus 2021, 7:24 PM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved