• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Solusi Inovatif Syngenta Indonesia Bantu Petani Lawan Resistensi Hama

Solusi Inovatif Syngenta Indonesia Bantu Petani Lawan Resistensi Hama

  • 30 Juli 2025, 10:16 AM
  • Sayur
  • Nabila Sahma Libriyanti

Jakarta, hortiindonesia.com - Syngenta Indonesia telah menyelesaikan rangkaian kegiatan Plinazolin Maju dan Bersinar (PIJAR) di 20 kota Indonesia, acara berlangsung pada 8 Mei, 12 Juni, dan 26 Juni dan telah menjangkau lebih dari 1.600 petani dan 20 penyuluh pertanian secara hybrid.

PIJAR sendiri diadakan dengan tujuan untuk memperkenalkan kembali solusi perlindungan tanaman inovatif berbasis Plinazolin yang menawarkan pengendalian kuat terhadap hama utama, yaitu penggerek batang kuning pada tanaman padi, spodoptera exigua pada tanaman bawang merah, dan thrips pada tanaman cabai.

"Rangkaian acara PIJAR ini menunjukkan komitmen Syngenta dalam memberdayakan petani Indonesia dengan solusi inovatif," kata Tey Hui Xiang (Tracy), Portfolio Manager di Syngenta Indonesia. "Dengan menampilkan dua teknologi yaitu INCIPIO® dan SIMODIS®, kami memberikan solusi produk perlindungan tanaman yang ampuh bagi petani untuk melindungi tanaman mereka dan meningkatkan hasil panen secara berkelanjutan."

Acara PIJAR menekankan tentang pentingnya praktik aplikasi yang bertanggung jawab untuk memastikan efektivitas jangka panjang dalam pengendalian hama dan mendukung pertanian berkelanjutan. Dengan memahami pendekatan yang krusial ini, petani dapat menjaga efektivitas pengendalian hama dalam jangka panjang, mencegah kerugian panen akibat hama yang resisten, mendorong praktik pertanian yang lebih berkelanjutan, dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan akibat penggunaan produk perlindungan tanaman yang berlebihan atau tidak sesuai aturan.

Dengan demikian, edukasi tentang resistensi yang tepat dalam acara PIJAR dapat membuat hasil panen petani bertahan atau bahkan meningkat serta mengurangi penggunaan produk perlindungan tanaman yang tidak perlu sehingga menghemat pengeluaran. Strategi pengendalian hama untuk meningkatkan kualitas panen tentu akan lebih hemat.

Peningkatan pengetahuan petani mengenai pengelolaan hama ini akan memberikan dampak positif yang lebih luas, antara lain berkontribusi langsung pada peningkatan produksi pangan dalam negeri yang akan mendukung upaya pemerintah dalam mencapai swasembada pangan sebagai bagian dari Asta Cita.


Baca Juga: Persiapan Perumusan dan Harmonisasi Standar Indo-Gap

Tercapainya swasembada pangan akan mengurangi ketergantungan Indonesia pada produk pertanian impor. Dalam jangka panjang, inisiatif ini diharapkan dapat mendukung keberlanjutan sektor pertanian Indonesia, memperkuat ketahanan pangan nasional, dan meningkatkan kesejahteraan petani secara signifikan.

Dengan demikian, program PIJAR tidak hanya bermanfaat bagi petani secara individu, tetapi juga berkontribusi pada kemajuan sektor pertanian dan ketahanan pangan Indonesia secara keseluruhan.

PIJAR juga menjadi wadah peluncuran program loyalitas SETIA, sebuah inisiatif inovatif berbasis kode QR yang bertujuan mengapresiasi loyalitas petani dan melindungi mereka dari produk palsu.

"SETIA adalah jawaban atas kekhawatiran petani tentang produk palsu," tambah Tracy. "Hanya dengan memindai kode QR, maka petani akan dapat membedakan produk asli dari produk palsu. SETIA akan membantu memberikan ketenangan bagi pengguna teknologi Plinazolin. Selain itu melalui SETIA, petani dapat mengumpulkan poin loyalitas untuk mendapatkan potongan harga secara langsung."

Kegiatan PIJAR ini adalah wujud komitmen Syngenta Indonesia terhadap pertanian berkelanjutan. Suhendro, Marketing Head Syngenta Indonesia menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan visi perusahaan.

"Teknologi Plinazolin telah terbukti membantu petani dalam mengendalikan hama pada komoditas penting seperti padi, bawang merah, dan cabai. Ini adalah wujud komitmen kami terhadap pertanian berkelanjutan dan pemberdayaan petani Indonesia."

Ke depannya, Syngenta Indonesia akan fokus pada edukasi berkelanjutan tentang manfaat teknologi Plinazolin dan manajemen resistensi, serta mengoptimalkan program SETIA untuk memberikan manfaat loyalitas dan verifikasi keaslian produk Plinazolin dengan cepat.

PIJAR menjadi salah satu upaya Syngenta dalam membantu petani memperoleh akses informasi dan teknologi pertanian terkini. Hal ini sejalan dengan visi Petani MAJU Syngenta Indonesia yaitu mempercepat inovasi untuk memberdayakan petani dan memajukan pertanian di Indonesia.

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 30 Juli 2025, 10:16 AM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 30 Juli 2025, 10:16 AM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 30 Juli 2025, 10:16 AM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 30 Juli 2025, 10:16 AM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved