• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Stroberi, Dari Cile Merambah Seluruh Negeri

Stroberi, Dari Cile Merambah Seluruh Negeri

  • 11 September 2018, 11:31 AM
  • Buah
  • HORTI INDONESIA

Jakarta - BUAH stroberi, bagi kebanyakan orang sudah tidak asing lagi. Buah ini mulai merambah petani Indonesia sekira enam tahun yang lalu. Itu pun masih sangat terbatas, hanya di kalangan tertentu saja. Tetapi sekarang, perkembangannya semakin pesat, ini dapat kita lihat dengan banyaknya konversi lahan sayuran ke stroberi. Hal ini dimungkinkan karena tingginya permintaan konsumen. Memang tidak dapat dipungkiri, konsumen tertarik dengan stroberi karena rasanya yang khas serta lembut tatkala dimakan.

Dalam analisis gizi disebutkan, buah ini memiliki kandungan zat yang sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia. Kandungan nutrisi per 100 gram buah terdiri dari energi (37 kalori), protein (0,8 gram), lemak (0,5 gram), karbohidrat (8,0), kalsium (28 mg), fosfat (27 mg), besi (0,8 mg), vitamin A (60 SI), vitamin B1 (0,03 mg), vitamin C (60 mg), dan air (89,9 gram).

Perkembangan jumlah permintaan konsumen ditanggapi oleh petani tradisional hanya dengan memperluas lahan untuk mendapatkan kuantitas. Sampai saat ini belum berpikir ke arah perbaikan kualitas buah dan penanganan pascapanen. Sehingga ukuran, bentuk, warna, aroma, serta ketahanan buah masih kalah dengan stroberi impor.

Bantuan lebah
Bentuk buah stroberi pada umumnya bulat lonjong, terdiri dari beberapa ruang biji (achne), yang tampak seperti “jerawat”. Masing-masing “jerawat” berisi satu biji. Apabila “jerawat” tersebut tidak terserbuki, buah tidak akan berbentuk. Ukuran dan berat buah berkorelasi dengan banyaknya “jerawat” yang diserbuki.

Beberapa jenis stroberi hanya menghasilkan bunga betina, sehingga tanpa bantuan serbuk sari dari bunga lain, buah tidak akan berbentuk. Penyerbukan silang pada akhirnya akan menghasilkan jenis yang hermaprodit. Namun demikian, bunga hermaprodit tidak selalu menyerbuk sendiri. Pada saat bunga terbuka, tepung sari menyebar dan tidak semua kepala putik dapat terserbuki. Hal ini dapat dilihat dari bentuk buahnya. Apabila semua kepala putik terserbuki, maka ukuran buahnya akan besar, di samping bentuk buahnya simetris.


Baca Juga: Cabai Kering Olahan Grobogan Siap Tembus Pasar Ekspor

Penelitian dengan menutup bunga stroberi tanpa diberi lebah serta tanaman dibiarkan terbuka di lahan menunjukkan hasil buah yang berbeda. Bunga ditutup tanpa lebah menghasilkan persentase pembentukan buah sebesar 55 persen, sedangkan dengan lebah pembentukan buah sebesar 65,5 persen. Jumlah buah abnormal juga berbeda, tanpa lebah sebanyak 48,6 persen, sedangkan dengan lebah sebesar 15,4 persen.

Jika buah yang terbentuk dari bunga pertama normal, kemudian tidak terbentuk buah pada bunga terakhir, hal ini disebabkan karena sterilisasi tepung sari. Sedangkan apabila bunga pertama tidak terbentuk, kemudian bunga terakhir terbentuk normal, hal ini disebabkan oleh pertumbuhan buah yang kurang normal sebagai akibat penyerbukan yang tidak sempurna.

Lebah telah terbukti paling efisien dan tidak merusak bunga. Namun, tanaman stroberi kurang memberi daya tarik bagi lebah. Selain itu, aktivitas lebah bergantung pada cuaca. Untuk mendapatkan hasil penyerbukan terbaik, maka seharusnya bunga dikunjungi oleh lebah dengan frekuensi minimal 16-20 kali dan frekuensi optimal sebesar 21-25 kali. Bunga stroberi reseptif selama 7 hari.


Sistem hidroponik
Hidroponik adalah istilah yang digunakan untuk menjabarkan beberapa cara mengenai tanaman yang dapat tumbuh tanpa menggunakan tanah. Prinsip dasar hidroponik telah dikenal sejak 100 tahun yang lalu. Adalah suku bangsa Aztek, dari Amerika Tengah, yang pada awalnya menerapkan prinsip hidroponik dengan rakit-rakit yang disebut “chinampa”, memuat sayuran, bunga-bunga, bahkan juga pohon di atasnya.

Tetapi, baru 45 tahun terakhir ini, orang menyadari arti pentingnya sebagai metode bercocok tanam. Sampai tahun 1936, menumbuhkan tanaman-tanaman dalam air dengan zat-zat makanan yang berbentuk larutan, merupakan cara penanaman praktis yang terbatas pada skala laboratorium. Pada tahun tersebut, Dr. W.F. Gericke yang bekerja pada laboratorium Universitas California, berhasil menumbuhkan tanaman tomat dalam media air.

Sistem semi hidroponik di dalam green house dengan media arang sekam ditujukan untuk menghilangkan serangan hama dan penyakit tanaman yang timbul dari tanah, serta menghasilkan kualitas buah yang tinggi karena penyerapan unsur hara yang optimal dan penggunaan air yang relatif sedikit. Penyertaan lebah dalam proses penyerbukan dan penanganan pascapanen dengan cool storage untuk memperpanjang masa simpan, merupakan cara yang tepat untuk mendapatkan kuantitas serta kualitas terbaik. Berani mencoba? (DG)

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 11 September 2018, 11:31 AM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 11 September 2018, 11:31 AM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 11 September 2018, 11:31 AM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 11 September 2018, 11:31 AM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved