• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Sudah Tua, Petani Semprot Mati Lahan Cabai

Sudah Tua, Petani Semprot Mati Lahan Cabai

  • 11 Februari 2019, 10:27 AM
  • Kilas
  • Teguh

HORTIINDONESIA.COM, Jakarta - Akibat pasokan yang melimpah membuat harga aneka cabai di sentra produksi mengalami perubahan beberapa pekan terakhir. Distribusi cabai antar pulau pun terkendala imbas dari tingginya biaya ekspedisi cargo pesawat udara. Direktur Sayuran dan Tanaman Obat, Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, Moh Ismail Wahab menyikapi kondisi saat ini dan kebutuhan di masing-masing wilayah, maka pola tanam juga kita jaga sesuai kebutuhan dan permintaan.

"Jadi kalau memang sudah ada pola tanam yang sudah ditetapkan, harus kita patuhi. Seperti yang terjadi di Kulonprogo kemarin, itu sudah saya cek betul, ternyata tanaman cabai yang disemprot dengan pembasmi gulma memang sudah melewati masa produktifnya alias sudah tua," demikian dikatakan Ismail di Jakarta, Senin (11/2).

Ismail menegaskan lahan pertanaman cabai tersebut akan dipakai untuk pertanaman semangka. Ini yang dinamakan pola tanam. "Jadi tolong jangan salah persepsi, justru ini seharusnya yang benar," tegasnya.

Saat dikonfirmasi, Sukarman, petani champion cabai di Kulonprogo yang diberitakan media bahwa dia mematikan tanaman cabai miliknya, membenarkan pernyataan Ismail dan membantah mematikan cabainya. Akan tetapi tanamannya memang sudah tidak produktif, sudah melewati panen puncak, sehingga sudah waktunya diganti tanaman lain.


Baca Juga: Untuk Importir Bawang Putih, Ini Pesan Penting dari Kementan

"Memang ada pemakaian semacam herbisida, tetapi itu saya lakukan semata mata untuk menghemat ongkos tenaga kerja. Jadi bukan karena saya dan para petani disini putus asa dengan harga murah, tapi skema pola tanamnya memang harus beralih dengan komoditas lain," terangnya.

Sukarman memastikan petani masih tetap semangat menanam cabai dan siap mengamankan pasokan saat puasa dan lebaran nanti. "Kami sudah siapkan sekitar 20 hektar cabai di lokasi lain untuk persiapan memenuhi kebutuhan puasa dan lebaran nanti. Petani tetap semangat kok tanam cabai. Insya Allah pasokan tetap aman", ujar Sukarman.

Di tempat terpisah Dirjen Hortikultura Suwandi mengatakan untuk wilayah sentra cabai yang belum siap industri hilirnya yakni industri olahan, sistem dustribusi dan logistik dengan coldstorage, maka lebih tepat ikuti anjuran pola tanam guna menjaga pasokan dan harga stabil. Petani cabai sudah paham betul tentang bisnis dan pasar cabai.

Selanjutnya bagi sentra cabai yang sudah maju dan mantap aspek hilirnya silakan bertanam terus menerus, memproduksi yang banyak, sebagian besar dikeringkan dan diolah menjadi produk turunannya. "Kita terus mendorong untuk hilirisasi. Pangsa pasar produk olahan cabai sudah ada tersendiri bahkan sudah ada yang diekspor," jelasnya. Teg 

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 11 Februari 2019, 10:27 AM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 11 Februari 2019, 10:27 AM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 11 Februari 2019, 10:27 AM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 11 Februari 2019, 10:27 AM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved