• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Tak Hanya Kucurkan Bantuan Saprodi, Kementan Bekali Petani dengan Bimtek Ramah Lingkungan

Tak Hanya Kucurkan Bantuan Saprodi, Kementan Bekali Petani dengan Bimtek Ramah Lingkungan

  • 06 Oktober 2020, 4:07 PM
  • Kilas
  • HORTI INDONESIA

Probolinggo - Kementerian Pertanian sebagai garda terdepan pangan tak lengah menjamin ketersediaan pangan khususnya di tengah pandemi covid-19. Hal itu terlihat dari pertumbuhan kinerjanya yang masih menunjukkan neraca positif hingga kuartal III ini. Tak hanya itu Kementan juga terus berupaya menjaga pendapatan petani dengan memberikan bantuan dan bimbingan selama berproduksi.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo sebagai pimpinan mengajak semua ASN pertanian baik pusat maupun daerah bersinergi dan tetap bekerja keras merealisasikan semua program pembangunan pertanian. Dirinya terus mendorong jajarannya mempercepat pengadaan bantuan, memberikan bimbingan teknis serta kegiatan lain agar produksi tetap terjaga.

Direktorat Jenderal Hortikultura baru saja melakukan serah terima bantuan sarana produksi (saprodi) untuk komoditas cabai dan tanaman obat di beberapa kabupaten di antaranya Probolinggo, Banyuwangi dan Serang.

Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Tommy Nugraha, menyampaikan bahwa program Direktorat Jenderal Hortikuktura terus berjalan meskipun ditengah badai pandemi. Hal ini tak lain bertujuan mendorong petani terus bersemangat di lahan sehingga kebutuhan pangan negeri ini tetap tercukupi.

"Hari ini saya menugaskan eselon III, IV dan staf untuk serah terima bantuan saprodi cabai dan tanaman obat di Probolinggo, Banyuwangi dan Serang. Kami juga membekali petani dengan bimbingan teknis budidaya cabai ramah lingkungan," ujar Tommy saat dihubungi terpisah, Jumat (2/10).

Bantuan saprodi cabai yang diberikan berupa benih cabai dan likat kuning. Kabupaten Probolinggo dan Banyuwangi menerima bantuan pengembangan kawasan cabai seluas masing-masing 30 hektare dan Kabupaten Serang untuk 16 hektare. Sementara bantuan pengembangan kawasan tanaman obat berupa benih jahe gajah akan didistribusikan ke petani pada pekan kedua Oktober.


Baca Juga: Kementan Dukung Kota Mataram Kembangkan Kawasan Sayuran Perkotaan

Petani juga dibekali bimbingan teknis budidaya cabai ramah lingkungan yang berfaedah bagi kelangsungan lingkungan. Selain lebih sehat untuk dikonsumsi, pola tanam ramah lingkungan dapat mendorong produksi lebih optimal sehingga meningkatkan pendapatan petani. Selain itu hasil produksinya juga lebih berdaya saing.

Petani sangat menyambut baik bantuan pemerintah ini. Ketua Kelompok Tani Surya Makmur Empat, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, Sarino berterima kasih karena terpilih sebagai salah satu kelompok penerima bantuan.

Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo, Didik Tulus Prasetya turut meminta petani mampu mengadopsi teknologi baru seperti penggunaan benih hibrida termasuk menerapkan budidaya ramah lingkungan.

“Kami mengarahkan untuk melakukan pengukuran produktivitas varietas cabai yang ditanam sehingga bisa membandingkan hasilnya dengan varietas lokal. Untuk itu sangat penting petani melakukan pencatatan. Catatan yang biasa disebut log book, ini bisa menganalisis faktor mana yang penting dan menguntungkan serta mana yang perlu dikurangi untuk meningkatkan efisiensi produksi,” papar Didik.

Didik menjelaskan bahwa pertanaman cabai dilakukan Oktober-November, di luar jadwal kebiasaan tanam petani. Meskipun demikian, pihaknya memiliki alasan tersendiri memilih waktu tanam tersebut.

"Memang bulan tersebut melawan musim tanam cabai di Kabupaten Probolinggo, tapi jika petani bertanam di bulan tersebut akan menemui harga bagus di saat panen di bulan Januari-Februari nanti," tegas Didik.

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 06 Oktober 2020, 4:07 PM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 06 Oktober 2020, 4:07 PM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 06 Oktober 2020, 4:07 PM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 06 Oktober 2020, 4:07 PM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved