• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Teknologi Nuklir Jadi Senjata Baru Hadapi Lalat Buah

Teknologi Nuklir Jadi Senjata Baru Hadapi Lalat Buah

  • 24 Agustus 2025, 3:49 PM
  • Buah
  • Adhita Diansyavira

Hortiindonesia.com - Sobat Horti, kabar baik datang dari dunia riset pertanian! Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) resmi sepakat menjalin kerja sama riset di bidang perlindungan tanaman.

Fokus utama kolaborasi ini adalah pemanfaatan teknologi nuklir untuk mengendalikan lalat buah, hama yang kerap menjadi momok utama dalam komoditas hortikultura. Seperti kita tahu, hama ini sering menghambat akses buah Indonesia ke pasar ekspor.

Dikutip dari situs resmi Universitas Gadjah Mada (UGM), Dr. Suputa, S.P., M.P., Ketua Program Studi Magister Ilmu Hama Tanaman Faperta UGM, menegaskan bahwa penelitian ini diarahkan untuk meningkatkan daya saing buah lokal, terutama salak pondoh yang menjadi ikon Yogyakarta.

Ia mengingatkan kasus tahun 2016, ketika ekspor salak ke Australia ditolak dan dimusnahkan karena adanya belatung lalat buah. Sejak saat itu, Australia menutup pintu impor salak DIY. Padahal, menurutnya, dengan teknologi nuklir, telur maupun larva lalat buah dapat dieliminasi sehingga buah layak diterima di negara tujuan ekspor.


Baca Juga: MANGGA GEDONG GINCU SUMEDANG TEMBUS RUSIA, KEMENTAN DORONG PENGEMBANGAN KAWASAN

Lebih jauh, Suputa menyampaikan harapan besar agar kolaborasi ini mampu mendongkrak devisa negara lewat ekspor sekaligus menjaga keberlangsungan buah lokal. Ia menekankan pentingnya kerja sama lintas disiplin dan menanggalkan ego sektoral demi tujuan yang lebih luas yaitu kemaslahatan bersama, khususnya kesejahteraan petani.

Langkah strategis ini juga diyakini bisa membuka jalan bagi penerapan fitosanitari dan Teknik Serangga Mandul (TSM) berbasis nuklir yang bermanfaat bagi keamanan pangan dan daya saing hortikultura Indonesia.

Dari sisi BRIN, Murni Indarwatmi menjelaskan potensi besar teknologi nuklir dalam perlindungan tanaman, terutama untuk memenuhi standar ekspor melalui perlakuan pascapanen.

Ia mencontohkan, iradiasi mampu menembus hingga ke dalam buah, membunuh telur maupun larva lalat buah yang tidak terlihat mata. Menurutnya, metode ini sangat efektif untuk menjaga kualitas sekaligus memenuhi syarat fitosanitari internasional.

Namun, Murni juga mengakui masih ada tantangan berupa persepsi negatif masyarakat terhadap kata “nuklir” yang sering dikaitkan dengan bom atau kecelakaan reaktor. Padahal, jelasnya, iradiasi dalam perlindungan tanaman sama sekali tidak meninggalkan residu radioaktif pada produk. Dosisnya rendah, aman, dan justru memastikan buah ekspor benar-benar terbebas dari hama. (*)

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 24 Agustus 2025, 3:49 PM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 24 Agustus 2025, 3:49 PM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 24 Agustus 2025, 3:49 PM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 24 Agustus 2025, 3:49 PM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved