• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Tips Mengendalikan Hama Kelelawar Pada Lengkeng

Tips Mengendalikan Hama Kelelawar Pada Lengkeng

  • 19 Juni 2020, 6:46 PM
  • Buah, Kilas
  • HORTI INDONESIA
Temanggung, hortiindonesia.com - Lengkeng (Dimocarpus longan) adalah salah satu tanaman buah tropis banyak manfaat. Di antaranya kaya kandungan antioksidan polifenol dan flavonoid yang bermanfaat bagi kesehatan manusia. 
 
Salah satu sentra penghasil lengkeng terbesar di Indonesia adalah Jawa Tengah. Tepatnya di Kabupaten Temanggung, Semarang, Magelang, Blora, Jepara, Wonogiri dan Karanganyar. 
 
POPT LPHP Temanggung, Tri Wahyuni mengungkapkan, varietas lengkeng yang banyak dikembangkan di wilayah tersebut antara lain Itoh Super, Diamond River, Pingpong dan Kateki. Hanya saja ketersediaan buah lengkeng ini sangat dipengaruhi oleh keberadaan OPT. 
 
"Terutama kelelawar yang dapat mengakibatkan gagal panen," ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/6).
 
Tri menyarankan untuk menghindari serangan kelelawar, dilakukan pemberongsongan buah dengan anyaman dari bambu. Cara lain dengan membuat jaring pengaman di sekitar kebun/di atas tanaman. 
 
"Hewan ini biasanya menyerang buah yang sudah matang di pohon saat fase penebalan daging buah, di saat warna biji sudah coklat. Serangan kelelawar dapat mengakibatkan gagal panen sehingga petani akan mengalami kerugian," beber dia.
 
Petani di Temanggung sendiri, lanjut dia, umumnya menggunakan brongsong dan ada juga yang menggunakan jaring. 
 
"Penggunaan brongsong lebih disukai petani karena memudahkan saat panen dan tidak mengganggu fotosintesis daun," lanjut Tri. 
 
Sementara, Direktur Perlindungan Hortikultura, Sri Wijayantie Yusuf menyebut ada sejumlah cara pengendalian yang biasa dilakukan petani untuk menyelamatkan buah lengkeng dari serangan kelelawar. 
 
Pertama, lakukan pemangkasan ranting atau cabang pohon yang tidak produktif yang bisa dijadikan tempat singgah kelelawar.
 
Kedua, bungkus buah dengan brongsong plastik yang diberi lubang-lubang kecil atau menggunakan anyaman bambu, kain kasa atau paranet. 
 
"Pembungkusan ini dapat melindungi buah dari jangkauan kelelawar," jelas Sri. 

Baca Juga: Antisipasi Ketersediaan Bawang Putih, Kementan Perkuat Early Warning System (EWS)

 
Langkah ketiga upayakan pengalihan aroma dengan bahan lain yang lebih tajam, seperti terasi atau ikan asin yang disebar di sekitar pertanaman lengkeng. Selain itu, gunakan belerang juga tidak disukai kelelawar karena memiliki aroma menyengat.
 
Keempat, gunakan lampu penerang. Kelelawar merupakan binatang nocturnal (aktif pada malam hari) dan tidak menyukai kondisi yang terang. 
 
"Pemberian lampu penerangan yang secara ekstra bertujuan untuk mengganggu kenyamanan kelelawar," ungkap dia. 
 
Kelima, lanjut Sri, pasang jaring jebakan yang diikatkan pada sebilah bambu dan dipasang di sekitar kebun lengkeng.
 
"Terakhir, manfaatkan suara ultrasonic guna mengganggu navigasi kelelawar. Suara ini mampumembuat kelelawar tidak nyaman berada di sekitar pertanaman lengkeng," sebut dia. 
 
Dalam kesempatan itu, Sri optimis dengan masa depan komoditas kelengkreng. Walaupun saat pandemi, petani tetap bertanam dan berjasa untuk menjamin kebutuhan pangan negeri ini.
 
"Lengkeng adalah komoditas yang banyak diminati masyarakat Indonesia. Banyaknya pengembangan budi daya lengkeng saat ini menjadi kesempatan bagi kita untuk mengelola penanamannya secara ramah lingkungan," pungkas Sri.
 
 
 
Area lampiran
 
 
 

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 19 Juni 2020, 6:46 PM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 19 Juni 2020, 6:46 PM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 19 Juni 2020, 6:46 PM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 19 Juni 2020, 6:46 PM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved